
Ailee sedang mencoba pesanan sepatu terbaru yang hari ini menepi di kamar apartmen nya
" woooo... cunky louboutin emang dabes ! " kagum Ailee pada heel dengan hak kecil 14cm di tangannya, dia mencium cium sepatu mahal itu wajahnya jelas sangat bahagia
dia sedang mencoba mengenakan heel barunya itu tatkala panggilan dari Domi datang, gadis itu dengan enggan meraih ponsel nya
" ada apa Domi sayang, ini masih pagi .. " jawab Ailee malas tapi berbeda dengan suara cempreng di luar sana
" Ailee.. kamu ngapain semalem ? ohmaigod oh my... eike jadi puyeng nek, hobi banget sih masuk lambe turah ! " cerocos Domi kesal
" apa sih ? " Ailee tidak mengerti
" buka akun gosyip deh, itu lakik siapa sih cint ? itu mah bukan dokter keles itu mah anak band beb... oh my hod Aileee.... " Ailee menjauhkan ponsel dari kupingnya, dia tidak mengerti dengan kalimat panjang omelan Domi dan dia memang tidak peduli
" ini kan bukan kali pertama namaku masuk trending pencarian, aku sudah biasa.. " jawab Ailee santai
gadis itu membiarkan Domi terus menggerutu kesal dari ponsel yang telah tergeletak di atas meja, gadis itu lebih peduli dengan sepatu barunya
dia mulai berdiri dan mencoba berjalan dengan hil barunya
" AIIILEEEEE... !!!! "
teriakan Domi yang cempreng mengganggu konsentrasi langkah Ailee dia pun terjatuh dengan hil barunya itu
" Aaaaaahhhhhhk !!!! " teriak gadis itu
" Ailee... Aileee ??? " suara Domi yang tadi jengkel berubah jadi khawatir mendengar teriakan Ailee
******
AILEE
Ini semua gara gara Domi yang cerewet, aku jadih cedera kan ! aduh pergelangan kaki ku sungguh nyeri
" ko bisa si Ailee.. hadeeh mana jadwal padet lagi.. " Domi terus saja mengomel mengetahui artisnya kena cidera karena sepatu baru
" ini kan gara gara kamu tau ! " hardik Ailee pada Domi
aku hanya merengut saja melihat wajah kesal Domi, pria itu sibuk menjawab panggilan telpon yang terlibat pekerjaan dengan ku, kadang kadang aku memang ceroboh dan merepotkan orang, tapi ini bukan sepenuhnya salah ku kan ?!
Aku duduk di kursi pasien di ruangan yang kosong, masih sepi mungkin karena masi pagi, pikir ku
seseorang dengan pakaian santai masuk ke dalam ruangan
aku terkejut tak percaya, pria itu.. dia pria yang ku kenal
__ADS_1
" Yosep ? " aku memastikan pria yang baru saja mendaratkan diri di hadapan ku, alisnya berjingkrak mendapati pasien pertamanya adalah gadis yang cantik seperti ku, aku tersenyum ramah
" ah, aku akan memeriksa mu " ujarnya datar
apa dia tidak ingat aku ? mendengar suaranya yang datar membuat perasaan ku sedih, apa dia tidak mengenal ku ? masa dia lupa sama aku sih !
" hai Yosep, ini aku Ailee.. kita sudah bertemu beberapa kali.. " aku mencoba mengingatkan dengan senyum paling menawan
dia mengangkat wajahnya, hanya sekilas, lalu berjongkok di ujung kaki ku, dia mulai memperhatikan cedera ringan di kaki ku
aku hanya bisa merengut menahan perasaan kecewa
" ah, ini tidak apa apa, aku akan memberikan beberapa obat nyeri untuk mu, dan jangan banyak bergerak dulu ya.. " ucapnya biasa saja, aku mengangguk pelan dengan raut wajah kecewa
" baik lah .. " jawab ku singkat mencoba berdiri dan meninggalkan ruangan Yosep
" aaaah.... !! "
rasa nyeri yang sangat menyergap kaki ku membuat rasa ngilu dan sakit tak tertahankan
Yosep segera menangkap bahuku, dia menopangnya dengan tangannya, aku bisa melihat wajahnya dengan sangat dekat seperti hari yang lalu
aah... kau selalu saja membuat dada ku bergetar hebat, membuat perasaan ku tak menentu, membuat darahku mengalir hangat, Yosep apakah kau tahu kalau aku sudah jatuh cinta padamu ?
apa dia tidak menyukai wajah cantikku ? kenapa dia segera membuang pandangan ketika bertatap mata dengan ku ? rasanya aku ingin segera pergi saja dari sini, pria ini sungguh tidak tertarik oleh pesona ku, membuat hatiku hancur dan putus asa, hiks..
pria itu berdiri membelakangi ku dan memegang ujung hidungnya, dia bahkan sekarang membelakangi ku ? ya ampun apa kau membenci ku Yosep ?!
" aku akan antar kau ke mobil " ucapnya pelan
" ah, tidak usah ! aku akan telpon asistenku .. " jawab ku cepat
dia hanya basa basi kan ! dia saja sepertinya muak melihat wajah ku dan berpura pura menawarkan untuk mengantar ku ? kau tidak perlu pura pura baik padaku, kau membuat hatiku semakin terluka saja
padahal aku sungguh menyukai mu pak dokter, tapi kau..
***********
YOSEP
aku tidak percaya jika sepagi ini kedatangan tamu istimewa dalam klinik kecil keluarga ku
seorang gadis yang tadi malam mampir dalam mimpi ku, dia benar Ailee kan ?
wajahnya yang cantik dan penuh pesona membuat aku tak mampu mengangkat wajah, gadis ini sungguh di luar jangkauan ku, dia sungguh cantik
__ADS_1
sifatnya yang ceria, tingkahnya yang terkadang terlihat konyol tapi itulah pesonanya, gadis ini sungguh mudah membuat orang menyukainya, termasuk diriku
ah, tapi dia memang cepat dekat dan ramah pada siapapun, seperti kedekatannya pada pria malam tadi, mereka sepertinya menikmati malam yang panjang
apa kakinya terluka karena terlalu lama berdansa ? apa dia menghabiskan waktu panjang sepanjang malam bersama pria itu ?
aku segera menggeleng membuang pikiran yang mengganggu konsentrasi ku
lihatlah kulitnya yang putih bersih, sendinya terlihat memerah karena memar, untunglah ini cidera ringan, apa yang sebenarnya kau lakukan hingga pagi hari ? sampai kaki mu lelah seperti ini
wajahnya sedikit meringis saat kucoba menyentuh pergelangan kakinya, kau tahu tingkah polos mu itu membuat konsentrasiku pecah, membuat dadaku bergetar hebat, membuat wajahku memerah bahkan aku tak sanggup untuk membalas sorot mata cantik mu itu
" aku antar kau ke mobil " tapi kau dengan tegas menolak tawaran baikku
ah Yosep apa yang kau harapkan, wanita secantik dan penuh pesona seperti Ailee pasti sudah memiliki orang spesial di hati nya, aku jangan bermimpi terlalu tinggi, sangat sakit jika nanti terjatuh
aku menuntun tubuh rampingnya melangkah berlahan, sampai asistennya yang ramah menyambut tubuhnya, dia bersiap meninggalkan ku
" Ailee.. apa ada orang yang kau sukai ? " tiba tiba kalimat itu meluncur saja dari mulut ku
membuat Ailee dan temannya itu menatap heran ke arah ku, aduh ! aku konyol sekali bertanya tiba tiba seperti itu
dia tersenyum lebar hingga deretan giginya kelihatan jelas
" tentu saja ada.... " jawabnya dengan suara renyah
kalimat pendeknya terus terngiang ngiang di telinga ku, membuat ku sekali lagi mentertawakan diri sendiri
" tentu saja dia sudah punya kekasih.. " ujar ku sendiri sambil menahan senyum kecut
walau kau menjawab seperti itu, aku tetap tak bisa berpaling melihat sosok nya yang kian menjauh dari pandangan ku
rasanya ada yang berdenyut sakit di sini, tapi aku tetap tersenyum karena masih mampu melihat sosok mu yang berlalu
aku menyentuh dada ku
********
" kenapa kau terus tertawa begitu, ngeri tau ! " hardik Domi dengan wajah jengkel
" hahaa.. aku sedang senang .. " jawab ku sambil terus menarik senyum
Domi menggeleng tak mengerti dan kembali fokus menyetir, sementara aku masih terus terbayang wajah dokter tampan itu
" aaah... sepertinya aku ada harapan ! "
__ADS_1