
Azka membuat wajah sinis, tangannya segera mengambil beberapa botol minuman bersoda dari kantung belanjaannya, Ailee menyibakkan rambutnya salah tingkah begitupun dengan Yosep, pria itu segera menggeser duduknya yang tadi begitu rapat dengan posisi duduk gadis satu satunya di situ
" cih, apa yang kalian lakukan di rumah ku ! " hardik Azka dengan wajah kesal, dia paham betul makna dari semburat wajah sejoli ini
" apa kalian berpacaran lagi ? " tanya Azka
" tidak ! "
" iya ! "
Ailee dan Yosep saling menatap dengan mata kesal karena jawaban mereka tidak kompak, Yosep menyahut iya dengan cepat sementara Ailee menggeleng dengan nada ketus
alis Ailee berjingkrak meminta pengertin Yosep, dia tidak akan bilang berpacaran di depan Azka, dia tak mau temannya itu terluka
Yosep memasang wajah polos
" kau mencium ku seperti itu dan bilang tidak berpacaran.. " bisik Yosep protes dengan suara pelan
" ck.. kau tidak paham juga ya " balas Ailee dengan suara mengeram
dia menahan suaranya supaya Azka tak bisa mendengar percakan mereka
Azka menatap mereka bergantian sekali lagi, dengan cepat dia mengambil satu kaleng soda dan meneguknya cepat, dia mengangkat kaleng lalu melirik ke arah Yosep, kepalanya menggeleng menandakan kalau dia sedang sangat kesal saat ini
" hey ! kau bilang berpacaran lagi dengan Ailee, kau lupa tanggung jawab mu ya ! " ketus Azka seperti mengingatkan
Yosep mengeryit kan dahi, dia memasang mata membulat terhadap pria di hadapannya, kalimatnya itu sungguh sengaja membuat Yosep kembali memikirkan bebannya
" maksud mu apa ? kau bilang kau akan membantu ku " balas Yosep tak kalah sengit
" aku belum memutuskan pasti kok, wanita itu tidak terlalu mengenal ku, dia hanya percaya pada mu ! " balas Azka masih dengan nada ketus
Yosep merebahkan punggungnya malas, matanya kembali sayu, membuat Ailee menatap bingung
" kalian sedang membicarakan apa ? " tanya Ailee menyelidik
Azka menatap Ailee dengan wajah serius, dia seolah ingin memberi tahu apa yang kini sedang di pikirkan Yosep, tapi raut wajah lesu Yosep mengurungkan niat Azka
" tanya pada nya ! " tunjuk Azka dengan dagu nya
Yosep mengusap wajahnya dengan cepat, melihat tingkah gamang pria itu membuat Ailee kesal juga, dia segera bangkit dari duduk dan berniat meninggalkan dua pria menyebalkan ini
__ADS_1
" kau mau kemana ? " tanya Azka menyadari temannya akan keluar dari rumah
" gara gara kau ! " ketus Yosep kesal, Azka mengeryit tak terima, mereka saling melotot tak mau kalah
Ailee menggelengkan kepala dan segera memasuki mobilnya, dia sedikit kesal dengan pertemuannya hari ini
ah, tapi bibirnya tersenyum kecil, sepertinya gadis itu tidak begitu menyesal sepenuhnya, dia masih bisa terlihat menggaris senyuman indah
" apa dia bilang, berpacaran lagi ? " gumam Ailee mengangkat bahu ringan, dia segera melajukan kemudinya dengan suara radio mobil yang berirama
suara ponsel Ailee berdering, dengan cepat tangannya menekan tombol di layar ponsel, terlihat jelas wajah kedua wanita di seberang sana
" ah.. coba lihat siapa itu, kau sedang dimana ? " tanya Bey dengan panggilan Video
" aku dari rumah Azka " jawab Ailee sambil melambaikan tangan
" ah lihat itu tante mu ! dia lebih mengutamakan ke rumah pria dari pada ponakannya ! " sindir Fika dengan wajah ponakannya yang muncul di layar ponsel
" aku kesana sekarang ! " balas Ailee cepat
gadis itu segera memutar kemudi dan mengambil arah lain, ah dasar ya.. semenjak jadi ibu muda mulut mereka berdua sering sekali bersuara sumbang dan terkenal panas di telinga
" apa setiap ibu ibu pasti begitu ? " duga Ailee bergidik ngeri
" untung dia melepas salah satu nya hahahaaa.... " Ailee tertawa geli, bayangan suara cempreng Fika dan tingkah manja Bey, kalau harus di hadapi oleh satu pria, pasti sangat melelahkan
Ailee tak menyadari kalau menghadapi tingkah nya juga sama melelahkannya, bahkan dua pria pun belum bisa menaklukan hatinya dengan benar
gadis itu segera melenggang mendapati lambaian tangan dari kedua ipar nya dari teras rumah, Ailee segera berlari dan mengambil si bayi lucu
" ooh my baby.. how are you ? " tanya Ailee dengan suara gemas nya
Fika merangkul Bey dan menuntunnya masuk ke dalam rumah
" apa kau baik baik saja ponakan ku ? apa gendang telinga mu masih oke ? " tanya Ailee dengan suara berbisik, dia melirik sinis di belakang punggung kedua ibu muda itu
Bey duduk bersandar di kursi meja makan dengan sepiring camilan nya, sementara Fika menyiapkan beberapa makanan lainnya
Ailee mengambil duduk di sofa bersama ponakan lucu kesayangan nya, gadis itu asyik bermain dengan berbagai mainan unik yang bertebaran dimana mana
" kau tadi ke rumah Azka ? " tanya Bey menyelidik
__ADS_1
Ailee mengangguk pelan tanpa menoleh, matanya masih tertuju pada bayi mungil di pangkuannya
" apa keadaanya semakin baik ? " tanya Bey lagi
Ailee menoleh dan memberi raut tidak dimengerti, Ailee sendiri bingung harus menjawab apa, dia melihat fisik Azka sangat sehat, tapi dari yang dia dengar mental illness itu memang terlihat sehat dan bisa melakukan apapun dalam kegiatan sehari hari, hanya saja ada saat tertentu mereka menjadi begitu rapuh
" maksud mu Azka teman Reo ? " tanya Fika ikut bergabung mengambil cemilan di meja
Ailee dan Bey mengangguk kompak
" itulah mengapa jauhi bully, kadang baik yang di bully ataupun yang membully memiliki efek mental kedepannya nanti " lanjut Fika menjelaskan dengan wajah serius
" betul, kalau belum meminta maaf bebannya tuh di sini ! " balas Bey menunjuk dadanya
jika Bey dan Fika sangat saling mengerti dengan topik omongan mereka tidak dengan Ailee, gadis itu terlihat bingung dengan arah pembicaraan mereka
dahinya seketika semakin berkerut saja karena mencoba mencerna percakapan tanpa henti kedua ibu muda itu, Azka, bully, mental illness, itu apa hubungannya sih ! gerutu batin Ailee heran
" hei ! kenapa kau bingung begitu ? " wajah Bey heran menatap Ailee
" jangan bilang kau tak tahu ! " tebak Fika
Ailee menggeleng pelan dengan raut wajahnya yang tak mengerti, gadis itu memang sangat tidak paham dengan omongan mereka saat ini
Bey dan Fika saling menatap dengan wajah heran dan terkejut, kedua nya menatap Ailee kompak
" jangan bilang kau tak tahu dengan wanita bernama Claudia ? " selidik Bey tak percaya
" kau juga tak tahu kalau Yosep sudah praktek ? " lanjut Fika dengan wajah heran tak percaya nya
jawaban Ailee mengundang sorot mata tak percaya dari kedua wanita yang menatap Ailee miris
" kau juga tak tahu kalau Yosep selalu penuh jadwalnya oleh wanita muda ? " lanjut Fika membuat mental Ailee down
" kau tak tahu wanita bernama Claudia ? kau tak tahu Yosep sangat populer di rumah sakit sana ? " lanjut Bey dengan tatapan mata berbinarnya tapi semua kalimat mereka semakin membuat Ailee merasa rendah diri dan bukan siapa siapa
" ckck.. dia tidak tahu kalau Yosep ataupun Azka sangat perhatian pada Claudia " bisik Fika pada Bey
walau berbisik jelas suara mereka terdengar panas di telinga Ailee
" lama lama aku bisa gila beneran ! " gerutu Ailee menatap kesal kedua wanita yang memasang wajah polos tanpa dosa atas ucapan mereka pada nya
__ADS_1
" mereka partner gosip yang kompak ! " kesal Ailee menggerutu pada baby di tangannya
wajah Ailee jelas tak terima dengan kedekatan kedua wanita di hadapannya saat ini, bagaimana bisa mereka jadi sedekat ini dengan masa lalu mereka? batin Ailee protes