Aku Kamu Dan Masa Itu II

Aku Kamu Dan Masa Itu II
Kubilang aku membenci mu


__ADS_3

Ailee menanti dengan harap harap cemas, kenapa Yosep tak kunjung muncul juga sih, mulutnya sedikit bedecak semakin khawatir


Ailee mulai berjongkok di tepi kolam, jangan jangan dia tenggelam ! apa dia kram ? Ailee semakij cemas, apa dia harus terjun ke air dan menyelamatkan nya ?? Ailee berpikir sekali lagi seperti adegan di film film


" tapi itu sepertinya terbalik ! " seru Ailee tak percaya kalau dia harus melakukan penyelamatan itu, dia masih menanti


Yosep sudah tak mampu menahan nafas di dalam air, matanya melihat kepermukaan air dimana Ailee masih menunggu dan mencari cari diri nya


" Huaaaahhh !!! " Yosep tak tahan lagi nenahan nafas, dia akhirnya terpaksa keluar dari dalam air dengan wajah terengah engah


wajah cemas Ailee berubah jadi heran


keduanya saling menatap sesaat


" kau.... " seru Ailee dengan wajah cemasnya, dia akan menanyakan keadaan Yosep apa akan baik baik saja, tapi sorot mata pria itu mengingatkan kenangan buruk mereka saat di bandara


" kau kenapa ada di sini ! " hardik Ailee dengan wajah masam nya


Yosep segera menepi dan naik ke tepi kolam, dia berjalan santai menyusuri tepi kolam menuju tempat Ailee berjongkok


Ailee membelalakkan mata mendapati pria itu semakin mendekat, gadis itu segera berdiri dan melangkah mundur


Yosep semakin dekat dengan keberadaan Ailee, membuat jantung gadis iru berdegup kencang, apa apaan ini ! gerutunya sendiri


" aku ganti baju dulu.. " ujar Yosep membuat mata Ailee semakin membesar mendapati dada Yosep yang sedikit terbuka dan handuk kimononya yang basah semakin mempertegas lekuk otot otot kencang milik Yosep


Ailee melengos, gadia itu tak menjawab dia segera kembali ke ruang tamu Azka


" Azka kemana sih ? " tanya Ailee bingung sendiri, dia masih berniat menunggu Azka


Yosep kembali dengan masih mengeringkan rambut dengan handuk kecilnya


langkahnya berhenti mendapati Ailee yang tertidur dengan naskah di pangkuannya


" apa dia masih menunggu ? " Yosep tak percaya dengan gadis yang terlelap di kursi


dengan segera pria itu mencari selimut dan menyelimuti Ailee berlahan, dia mengambil duduk di sebelah Ailee


matanya tak lepas dari wajah cantik yang tenang itu, Yosep tersenyum dengan banyak arti


kedua telapaknya menangkup di wajah ada raut dengan perasaan bercampur di sana, Yosep sepertinya sangat letih saat ini


" apa kabar mu ? apa kau baik baik saja ? " tanya Yosep pelan


dia menoleh dan mendapati gadis itu masih pulas

__ADS_1


" apa kau cukup tidur ? cukup makan ? dan istirahat ? " Yosep menoleh lagi lalu tersenyum simpul


" pasti kau kelelahan akhir akhir ini, kau sampai terkantuk di sini.. " Yosep masih berbicara sendiri


" kau tahu.. aku ingin bertanya banyak hal padamu, mengatakan banyak hal pada mu, menceritakan banyak hal pada mu, tapi aku tak bisaa.. " lanjut Yosep dengan suara pelan dan bergetar


" rasanya beban di pundak ku semakin berat saja, dan aku tak mau kau ikut merasakan itu, aku ingin kau bisa menjalani hidup mu dengan baik, aku ingin kau bahagia.. " Yosep menoleh lagi dan tersenyum


wajah tenang Ailee membuat senyum nya tak bisa lepas, dengan memandang Ailee seperti ini saja membuat perasaanya sedikit lega


" Ailee aku ingin minta maaf padamu karena telah melukai perasaan mu, telah mengingkari janji ku, dan pergi begitu saja dari hidup mu.. kau pasti sangat membenci ku "



" aku tak bisa berdiam diri melihat keadaan Claudia dan kini Azka, semua nya jadi serumit ini.. " suara parau dan bergetar Yosep menelisik telinga Ailee


gadis itu tanpa Yosep sadari mengeryitkan dahi


" aku tak tahu kalau Azka menyimpan luka lama yang mengganggu mental nya, dan semua itu berhubungan satu sama lain.. " Yosep tertawa getir


" kau boleh membenci ku yang mencintai mu.. " ucap Yosep menoleh berlahan ke arah wajah Ailee


gadis itu jelas sudah membuka matanya, membuat tatapan mereka bertemu


dengan segera Yosep bangkit dari duduknya, dia akan pergi lagi, dia akan menghindar lagi


" kau bilang apa tadi ? " pinta Ailee dengan sorot tajam nya


dia jelas menatap wajah lelah Yosep, dia juga bisa melihat jelas beban yang pria itu pendam dalam kantung mata nya yang menebal



gadis itu mengangkat tangannya dan membantu kancing baju Yosep, membuat tatapan mata pria itu semakin nanar


dia tak mampu berpaling dengan wajah gadis di hadapannya


" apa kau tidak baik baik saja Yosep ? " tanya Ailee


" apa kau sama seperti ku ? " tanya nya lagi


" apa kau merindukan ku ? " tanya Ailee lagi


" apa kita masih saling mencintai ? " selidik Ailee dengan wajahnya yang kian memelas dan mulai mengharu


Yosep tak mampu menjawab

__ADS_1


ingatannya tentang Yosua membuat matanya memerah, mata letih itu mulai meneteskan air mata, Ailee bertambah cemas


" apa kau baik baik saja Yosep ? " tanya Ailee sekali lagi, dia sungguh mengkhawatir kan keadaan pria di hadapannya ini


dengan cepat Yosep menyeka airmatanya dan membuang pandangan


dia masih tak bisa menjawab pertanyaan Ailee, sementara sorot mata gadis itu kian tajam mengupas hati Yosep untuk mencari jawaban jujur



" kau tahu aku sangat membenci mu, aku sangat ingin melupa kan mu, aku tak ingin lagi melihat wajah mu " lanjut Ailee dengan wajah kesal nya yang sendu


Yosep kembali menatap wajah gadis di hadapannya, suara gadis itu kian melemah dan mulai gemetar


" sudah ku bilang pada diri ku bahwa aku membenci mu Yosep ! " ucap Ailee sekali lagi seolah menegaskan perasaan nya sendiri,


mata gadis itu mulai naik turun memperhatikan tiap detail wajah pria yang hanya terdiam saat ini


Yosep hanya bisa terpaku mendengar celotehan Ailee


kau tak tahu semua rasa bergejolak di dalam sini, di dalam hati ku ! teriak batin Yosep


kau pun tak tahu bagaimana kepala ku yang selalu berpikir dengan semua keraguan langkah ku, hingga aku tak sanggup lagi berpikir jernih


" kenapa kau mencampakkan ku dengan mudah, apa kau merasa hebat dengan sikap mu ! " tuding Ailee kasar sambil mengacuhkan telunjuk didepan mata Yosep


gadis itu terkekeh sinis


" kau membuat gadis ini seperti orang gila.. " gumamnya semakin tak jelas dengan pandangan matanya yang terus meneliti wajah Yosep


" aku membenci muu... " kedua telapak tangan Ailee menarik wajah Yosep dan menyambarnya dengan segera


gadis itu memaksakan sebuah ciuman yang telah lama dia rindukan


Yosep masih bengong tak percaya


hingga sentuhan lembut yang hangat itu meresap masuk kedalam hatinya, seketika menghangatkan hati dan pikiran pria itu


Yosep mengangkat tangannya mendekap punggung Ailee, pria itu menutup berlahan matanya dan membalas pergerakan bibir Ailee


dekapan mereka semakin kuat seiring dengan perasaan yang sudah lama terpendam



" ku bilang aku membenci mu.. "

__ADS_1


---------


terus bantu Vote, like dan komennya ya guys..


__ADS_2