
AILEE
Aku masih tidak mengerti apa yang dimaksud tante Wita, itu adalah pertemuan pertama ku padanya, tapi kalimat yang dia ucapkan pada ku sungguh snagat mengganggu pikiran ku
" ada apa sebenarnya ? " aku hanya bisa mengerutkan dahi tak mengerti, kenapa semuanya seperti teka teki, aaaakkhhh... rasanya ingin berteriak kencang membuang semua rasa penasaran di dalam sini ! di dalam otak ku
kalau aku terus saja menyimpan perasaan ingin tahu ini sendiri takutnya akan membuat kerutan di wajahku, apa kata pacar ku bila nanti kami bertemu
aku menggelengkan kepala tidak bisa membayangkan wajah heran Yosep melihat perubahan wajah ku yang menua
" jangan sampai hal itu terjadi "
bagaimana pun saat ini aku ingin menemui Azka , aku ingin semuanya menjadi jelas
kenapa juga tante Wita memintaku tidak menemui anaknya? mulut nya berkata seperti itu tapi wajahnya menyiratkan aura yang kontras
dia ingin aku menemui Azka kan ? ada apa
Aku berkali kali menghubungi nomer handphone teman ku itu, tapi tak sekalipun dia mengangkatnya, kau kemana sih ! kenapa orang hobby sekali menghilang, itu sangat mengesalkan untukku tahu !
aku rasa ini karena kesalahan masa lalu ku, bermain main dengan hubungan dua insan, aku pernah mencoba mencegah pertemuan antara dua cinta anak manusia
yaa.. aku memisahkan Bey dan Daniel waktu itu, mereka harusnya bisa bertemu dan mungkin cinta mereka tidak akan serumit itu
" aku sedang di hukum " gumam ku menyesali perbuatan masa lalu itu
sekarang aku jadi ikut merasakan bagaimana di tinggalkan, bagaimana harus menahan diri dengan jarak dan waktu
rindu itu memang berat ! aku benci itu, tapi aku yakin suatu saat cinta ku juga akan indah seperti Bey dan Daniel, aku berharap sekali seperti itu
" aku pasti bisa ! Ailee bisa ! " teriakku seperti orang gila di dalam mobil
aku sedang menyemangati diri sendiri, aku harus yakin kalau aku sudah dewasa dan mampu menjalani semua ini ! ayolah Ailee..
Aku memutar kemudi memasuki parkiran, pria itu kemana sih ? sampai aku harus mengunjungi rumah nya, hadeh !
Azka tidak mengangkat satupun panggilan ku, dan dia pun tidak membalas satu pesan ku, bahkan belum di baca ! damn ! pria itu sedang apa sih
Aku memasuki rumah berukuran sedang dengan parkiran dua mobil, rumah Azka sangat biasa biasa saja , dia menyukai rumahnya yang penuh dengan dinding kaca
Aku mengintip dari balik gordeng yang tersingkap, sepi..
" kemana dia ? "
aku sengaja berkunjung ke rumahnya untuk menuntaskan rasa penasaranku tapi kemana pria itu ? dia tidak di bar dan sekarang rumah nya pun sepi dan sunyi
sekali lagi aku mencoba meneliti, terdengar lenggang
aku berusaha menekan bel lagi dan diselingi dengan ketukan pintu
" dia sungguh tidak di rumah " sesal ku
entah kenapa aku merasa kecewa, aku mengintip untuk memastikan lagi, aku coba meraih handle pintu dan..
terbuka..
aku sedikit terkejut ternyata pintu itu tidak terkunci
" dia ceroboh sekali "
__ADS_1
akus edikit kaget dnegan kelalaian tak biasa Azka, tapi pemandangan di depan mata ku ini lebih emngejutkan lagi
ada apa dengan temanku itu, kenapa rumah minimalis ini begitu berantakan dan jorok
bantal dan selimut juga baju kotor tercecer di lantai
bungkus cemilan dan botol kosong yang berserakan di meja
bau minuman beralkohol
ada apa ini ? apa sesuatu hal buruk terjadi ?
dada ku bergetar.. ada rasa cemas dan takut menghampiri ku seketika
" Azka... " panggil ku ragu tapi tak ada sahutan
aku melangkah berlahan memasuki rumahnya, berjalan di lantai yang sesekali membuat suara karena aku menginjak kulit camilan kering yang masih tersisa di dalam plastiknya
aku mencari sosok teman ku itu
dengan ragu aku masuk menuju kamar nya, aku melongok sebentar sebelum melaju masuk ke dalam, tak ada orang, sepertinya..
aku mulai memasuki kamar nya
cklek !
pintu kamar mandi terbuka
seorang pria menggelengkan kepala kencang mengibaskan rambut nya yang basah
dia menunduk mencari cari sesuatu di atas ranjang
" Azka.. " panggil ku pelan
pria itu menghentikan rabaannya di atas kasur, dia berdiri tegak mengangkat rambutnya yang basah dan menutupi matanya
mata kami bertemu
dia menatap ku dengam mata yang membulat
aku membuat wajah heran, kenapa ? aku menurunkan pandangan
OH MY GOD !!!
" AAAAAAAKKKKKKKKKGGG..... !!!! "
aku menutup mata sambil berteriak kencang, azka kau itu ! dia tidak memakai apapun saat ini !
kenapa aku baru menyadarinya saat pandanganku tepat menatap itu, aaakhh... mata ku ! mataku rasa nya sakit ! wajahku seketika memanas
aku segera kabur menuju ruang depan kembali ke pintu utama
tapi karena banyak sekali sampah disini, entah apa yang kuinjak itu membuat keseimbangan badan ku roboh
aaaakkkhhh...... aku tidak siap dengan lelucon yang aku dapatkan hari ini !!! aku cuma bisa memejam menerima semuanya dengan pasrah
tapi... tidakk..
aku tidak mendengar suara bruk terjatuh ataupun rasa sakit di panggul ku, dengan berlahan aku memberanikan diri membuka mata
__ADS_1
wajah Azka tepat berada di depan mata ku
tangannya yang kokoh menopang punggung ku, aku tidak jadi terjatuh ! aaah...
aku segera bangun dan berdiri
aku membelakangi nya, apa dia menangkap ku dengan badan polos nya ? aku tak berani menoleh dimana pria itu berdiri di belakang punggung ku
tapi dia mulai melangkah di depan ku, ternyata dia sudah memakai celana pendek saat ini, aku bisa bernafas lega.. fiuuh..
jadi aku bisa melihat ke arahnya kan ?
wajah kami yang bertemu membuat perasaanku berdebar hebat, wajahku semakin panas, aku salah tingkah sendiri
aku salah tingkah di depan Azka ? apa tidak salah kami sudah terbiasa bertingkah konyol tapi..
tapi kali ini jelas berbeda
sekonyolnya aku belum pernah kulihat dia sepolos tadi, ah bayangan itu mengganggu ku
bayangan ototnya yang kuat, rambutnya yang basah dan menitikkan air dari rambut, wangi sampoo nya yang menyeruak bersama kibasan air yang menerpa ku.. hingga butiran sisa air yang membasahi tubuhnya semua bayangan itu terlihat.. indah
semua itu .. ya semuanya seperti perpaduan yang menggoda ku
dan..
aku tak bisa lagi harus berkata apa, ini semua membuat kinerja otak ku mendadak blank
" kau tidak apa apa ? " tanya nya cemas dengan wajah yang masih menyisahkan rona merah
aku menggeleng cepat, duh... jantung tolong lah untuk tenang, aku tidak ingin dia sadar akan salah tingkah dan cangguh ku saat ini
aku mohon jantung ku.. mari kita berkompromi !
Azka mengambil sampah yang berantakan di hampir seluruh ruangannya, dia berusaha membersihkan dengan cepat
aku hanya bisa berdiri kaku, aku tak tahu harus melakukan apa, apa aku harus membantu nya ? tapi itu membuat ku jijik untuk menyentuh sampah sampah ini
dengan sigap Azka meraih sapu dan pengki, dia terlihat sangat cekatan itu membuat ku tersenyum
aku terus memperhatikannya yang membersihkan ruangan dan aku hanya memperhatikan saja sambil mendaratkan duduk di sofa
aku menopang dagu, ternyata dia bisa membersihkan semua ini dengan cepat, sekarang aku mengerti kenapa dia memilih sebuah rumah untuk tinggal, itu karena dia husband material banget ! ah apa sih pikiran ini..
Azka yang sekarang sungguh beda dengan anak manja sombong yang dulu akrab dengan kakak ku, dia sudah menjadi pria dewasa dengan sigap dan
aaahh.. aku menutup wajah malu
aku bisa melihat jelas otot kencang dan senjatanya, aku semakin percaya jika kini kau sudah benar benar dewasa !
aku mikirin apa sih !
sesuatu itu mengganggu pikiran ku dan membuat imajinasi kotor !
----
kamu tim Azka atau tim Yosep, jawaban mu emnentukan eps selanjutnya !!
kasi vote/tip buat novel ini ya plssss
__ADS_1