Aku Kamu Dan Masa Itu II

Aku Kamu Dan Masa Itu II
Tamu II


__ADS_3

Baru saja Ailee akan menjangkau kopi dan gula di lemari kecil atas kepalanya tapi gadis itu sepertinya kesulitan, ah dia tidak pernah membuat minuman sendiri, biasanya Domi selalu membuatkan untuknya


Yosep menoleh mendapati gadis itu sedikit kesulitan menjangkau toples kaca di atas kepalanya dia berinisiatif untuk bangun dan membantu, akan berbahaya jika gadis itu terus lama bertumpu pada ujung kakinya, begitulah pikiran Yosep, sepertinya dia sudah sangat mengkhawatirkan gadis cantik itu


" kenapa Domi menaruh nya di dalam sih ! " gerutu hati Ailee kesal karena kesulitan menggapai isi lemarinya


tangan gadis itu masih berusaha menjangkau tatkala tangan panjang Yosep sudah lebih dulu meraih toples di dalam sana, pria itu memang memiliki tinggi badan yang luar biasa, dia lebih dari seratus delapan puluh centi sepertinya


Ailee tak mampu menoleh menyadari pria yang dia taksir berada tepat di belakang punggungnya


deg... deg... deg...


dada gadis itu terus bergetar hebat, dia tak mampu mengangkat kepala atau sekedar melirik pria yang membantunya, Ailee hanya menyentuh dadanya berlahan, mencoba untuk meredakan detak jantung yang terus saja berpacu cepat


bahkan kini dia bisa merasakan tubuh tegap dibelakangnya yang menutupi badannya itu, wangi parfum yang sangat berbeda dengan aroma Ailee, wangi seorang pria, mereka begitu dekat sehingga Ailee bisa merasakan gesekan diantara baju mereka


begitupun Yosep


dia hanya berniat baik membantu gadis itu, tapi dia tak menyangka akan mampu berdiri di belakang punggung Ailee, bahkan dia bisa melihat tengkuk gadis itu yang mengintip di balik blus nya


Yosep juga bisa melihat deru nafas cepat Ailee yang membuat gerakan gerakan berat di pundaknya, pria itu menahan senyum malunya, dia membayangkan bisa menyentuh bahkan mencium tengkuk gadis di hadapannya ini, membuat wajahnya merona merah


dada keduanya bergetar hebat, nafas yang menyentuh kulit membuat desiran desiran kecil dan melena kan, beberapa saat Yosep tak langsung mengangkat toples di tangannya dia terlalu terpesona akan Ailee


" bahkan dari belakang pun kau begitu menggoda.. " bisik hati Yosep tak mampu menahan pesona Ailee


Ailee yang tertunduk dengan sentuhan tangan di dadanya , mencoba meredakan emosi cinta yang terus terdesak


Yosep yang merentangkan tangan di atas kepala Ailee tapi matanya tetap tertuju pada gadis di bawah tangannya, dia tak bisa berhenti menatap dengan jantung yang berdetak cepat


" ah sepertinya aku mengganggu ! " suara seorang laki laki mengagetkan keduanya


dengan segera Yosep menurunkan toples


" ah ini, biar aku saja yang buat.. " pinta Yosep kikuk, Ailee pun mengangguk saja dia juga salah tingkah, keduanya merona merah tak mampu saling menatap dan mengangkat wajah

__ADS_1


" aku akan datang lain kali ! " suara pria itu lagi !


Ailee dan Yosep mulai tersadar jika ada sosok laki laki yang berdiri diantara pintu masuk, mereka kompak menoleh, dan memasang wajah heran


seorang pria yang datang tersenyum lebar dengan kotak di tangannya, Yosep memandang Ailee heran dan masih dengan tatapan sedikit malu malu


Ailee mencoba membalas tatapan Yosep sekilas, dia tersenyum cepat supaya Yosep tak menyadari salah tingkah nya


" sepertinya ada tamu " gumam Yosep


" ah, i, iya... " Ailee segera berlari meninggalkan Yosep yang akan membuat minuman, gadis itu menghampiri tamu pria yang wajahnya cukup dia ingat


pria itu masih tersenyum lebar sementara Ailee malah memasang wajah heran


" kau ? "


" ah hallo Ailee, kita bertemu lagi.. " sapanya ramah menjawab kebingungan Ailee


" aku hanya ingin memberikan ini, sekarang kita tetangga ! " seru pria itu girang, Ailee mengerutkan dahi semakin heran dengan kalimat pria di hadapannya


Yosep datang dengan dua gelas minuman hangat


" ah bukan ! " jawab Yosep cepat


" aku hanya dokter Ailee.. " jelas Yosep lagi, dia tidak ingin ada salah paham disini


" ah, apa kau sakit ? " pria itu yang tadi tersenyum lebar langsung berubah memasang wajah cemas


" ah, aku tidak apa apa, aku sudah sehat.. " Ailee melangkah mundur mendapati pria itu maju mendekat hendak memeriksa dahi Ailee


" Yosep sudah merawatku, jadi aku baik baik saja ! " ujar Ailee cangguh


suasana apa ini ? perasaan Ailee tiba tiba jadi tidak enak


Yosep memandang datar pria yang terlihat begitu dekat dengan Ailee, bukankah dia pria malam itu ? apa hubungan keduanya hingga pria ini bisa langsung masuk dan begitu mencemaskan keadaan Ailee

__ADS_1


mungkinkah hanya teman atau rekan kerja ? perasaan Yosep jadi bimbang, sorot matanya terlihat ingin tahu banyak, Yosep semakin penasaran dengan pria di hadapannya ini


" ah Zian, terimakasih oleh olehnya, kau repot repot sekali .. " Ailee mencoba mencari topik untuk mencairkan suasana yang langsung berubah lain bagi nya


" ah ga kok, aku kan tetangga baru jadi anggaplah itu salam perkenalan ! " seru Zian dengan senyuman ramah khas nya


Ailee hanya membalas dengan garis senyum memaksa


" ah perkenalkan namaku Zian.. " uluran tangan Zian ke arah Yosep langsung di sambut oleh Yosep


kedua lelaki itu saling berjabat tangan di hadapan Ailee, walau tangan mereka terlihat erat tapi tatapan keduanya tidak se erat itu, seperti ada bau persaingan diantara jabat tangan itu


" aku Yosep " jawab Yosep singkat dengan ujung bibir di tarik, pria ini membalas sinis senyum ramah Zian


" suasana apa ini ? " hati Ailee bertanya tanya, sepertinya bukan suasana yang menyenangkan, gadis itu tiba tiba merasa merinding


" kita akan sering bertemu, selain menjadi tetangga aku juga baru saja tanda tangan kontrak di agensi yang sama dengan mu.. " ucapan panjang Zian membuat Ailee melotot tak percaya


" apa kau juga artis ? " tanya gadis itu polos, membuat wajah Zian yang ceria dan ramah berubah menjadi kaku seperti batu


" ah.. kau pasti tidak tahu karena aku pendatang baru.. hehe.. " Zian mencoba menepis rasa nyelekit di hatinya dengan tawa kecil yang dipaksakan


sialan gadis ini bahkan tidak mengenali ku ?! upat Zian dalam hati


Yosep tersenyum kecil, entah mengapa percakapan dua orang di hadapannya membuat dia tergelitik senang


" aku personil Naoh band " jelas Zian di jawab anggukan kecil Ailee


" ah aku pernah mendengar nama itu.. " gumam Ailee seadanya


Ailee mempersilahkan kedua tamu pria nya malam ini untuk duduk, Zian menyambut hangat segelas kopi buatan Yosep


Yosep berinisiatif membuatkan segelas lagi


Ailee terus saja menatap punggung Yosep, dokter itu sungguh menawan hati Ailee bukan hanya parasnya yang tampan, tingkahnya pun membuat hati Ailee meleleh

__ADS_1


" aku seneng banget kita bisa sering ketemu, semoga nanti banyak hal yang bisa kita selesaikan bersama, aku menanti kerjasama kita.... "


suara riang Zian yang terus saja bicara tak sedikit pun mencuri pandangan gadis itu, dia enggan mengalihkan pandangannya yang terus tertuju pada Yosep, dan dokter itu tersenyum kecil, hatinya sangat senang mendapat perhatian lebih dari mata cantik Ailee


__ADS_2