Aku Kamu Dan Masa Itu II

Aku Kamu Dan Masa Itu II
Jalur lain


__ADS_3

Ailee mengerjapkan matanya dan mendapati ruangan yang sangat dia kenal, dia segera beranjak dan tak percaya dengan penglihatannya


" kamar ku ! " serunya semakin heran


" iya, kau fikir dimana ! " Domi masuk dengan nampan berisi sarapan


" Azka mengantar mu tadi malam, kau bahkan tak bergerak sama sekali seperti mayat hidup ! " ledek Domi dengan wajah sinis nya


Ailee mengeryit tak percaya


" masaa... " gumamnya


Domi mengangguk mengiya kan, pria itu segera membereskan kopernya


" kau lupa ya, hari ini kita berangkat " Domi berusaha mengingatkan, tapi seperti nya Ailee tidak lupa, dia segera mengangguk


gadis itu mengambil sarapan di atas meja yang barusan di bawa Domi, ada selembar surat dan kotak kecil di sana


Ailee segera meraih nya


tulisan Azka..


*Teman...


aku tahu kau adalah wanita yang indah dalam hidup ku, kau membuat hati ku merasakan banyak impian dan usaha


aku tahu kau dan aku akan selalu bersama dalam waktu yang panjang dan semakin lama


aku juga tahu jika kau dan aku selamanya hanyalah sebatas teman


aku yang mencintai mu, dan kau yang menyukai ku, itu tak sama


kau tak perlu memaksa untuk membuat nya sama


anggaplah apa yang ku rasakan malam tadi adalah hadiah terbaik dari kesabaran ku menunggu mu


karena kau tak mungkin menyadari cinta mu selama ini, kau bahkan bisa jatuh cinta kurang dari lima menit pada pria lain ! aku mendengar itu *tertawa


jadi.. biarkan aku menata ulang hati yang berkeping keping ini, kau jangan cemaskan aku, aku sudah membuang obat obatan itu, aku akan mengulang terapi ku


saat kau kembali temui aku lebih baik lagi, mari kita mulai kisah baru lagi..


ini aku, teman mu


* aku mengembalikan sesuatu yang bukan milikku, aku akan membalas apa yang telah ku lakukan tanpa harus mendapatkan imbalan, katakan itu padanya*..


Ailee tak percaya saat membaca tulisan tangan Azka, dia juga meninggalkan selembar sketsa dirinya, Ailee beralih pada kotak kecil di depannya


dia meraih dan mulai membuka nya


sreet !


Ailee terperanga semakin tak percaya tatkala yang menjuntai itu adalah kalung yang dia kenal


" bukannya ini punya Yosep ! " Ailee semakin tak mengerti


di kepalanya penuh dengan tanda tanya, ada apa gerangan ini ?


apa hubungan Yosep dan Azka, kenapa benda ini ada di tangan Azka ? lalu kemana Yosep berada


dia bahkan seperti menghilang di telan bumi


aku harus segera mencari tahu sendiri ! pikir Ailee dengan wajah penasaran


" Domi.. kita berangkat lebih awal ! " ucap Ailee sembari melahap sarapannya

__ADS_1


Domi menoleh bingung, pria itu menepuk dahinya tak percaya


**********


Azka memperhatikan tiket di tangannya, kakinya tak berhenti bergerak sekedar untuk menghilangkan rasa cangguh nya, ada perasaan ragu dalam dada nya saat ini


dia akan meninggalkan Indonesia sekali lagi ? pergi menghindar lagi ? dia sendiri seperti tak percaya dengan tingkah pengecutnya


Azka menyentuh bibir nya, dia mengingat kejadian manis malam tadi


dia mengingat wajah yang Ailee buat malam tadi


ketika hatinya seperti bom yang akan meledak, ketika hasrat nya semakin lepas kendali, ketika ciuman panas mereka semakin menjadi


tangan Azka mulai berani membuka kancing blus Ailee


tapi wajah yang kau buat tak sepercaya tadi


kau tak berani ? atau kau tak ingin ?


Azka tertawa getir, harusnya dia sadar memang Ailee hanya kasihan padanya, gadis itu hanya ingin membantu nya sebagai seorang sahabat


Azka mengancingkan kembali blus Ailee, dia segera meminta Ailee berbaring di kamar nya sementara dia melanjutkan menonton televisi, dia bukan ingin menonton, dia hanya ingin merenungi malam itu sendiri


dia semakin sadar jika dia dan Ailee hanyalah teman, tak akan pernah menjadi lebih


walau hatinya sakit, tapi tak sesakit dulu, ada perasaan lega karena Azka sudah meluapkan semua rasa terpendam nya


Azka memaksakan senyum, dia ingin melepaskan semua rasa yang terpenjara di dalam hatinya..


seorang wanita bule terlihat bingung didepan sana, dia dengan perutnya yang membesar, wanita itu terlihat kepayahan dan cemas


Azka segera bangkit dan berniat membantunya


pria itu berpenampilan rapi dengan tiket di tangannya, dia bukanlah seperti orang jahat


Azka mempersilahkan wanita itu duduk, dia meletakkan koper di depan wanita itu, dan sorot matanya segera mencari swalayan


Azka melihat nama swalayan di sebelah sana, dia berniat beranjak segera


tapi tangan wanita di hadapannya seperti mencegah


" no.. tidak terima kasih.. " ucap nya tersenyum tipis


" aku akan istirahat sebentar, kau tak perlu repot " lanjut wanita itu seolah mengerti akan niat baik pria di hadapannya


" kau bisa bahasa ? " tanya Azka kagum


" ya, my hubby ajarkan ku bahasa " jawab nya dengan wajah ramah


" kau tunggu di sini, aku akan membelikan minuman " Azka tetap memaksa, membuat wanita itu pasrah saja


" kenapa pria Asia begitu baik ? " tanya wanita itu tak percaya dengan sorot mata sendu di belakang punggung Azka


tak berapa lama berselang Azka membawa sekantung belanjaan, dengan senyuman ramah dia meletakkan belanjaan itu di kursi


dengan cepat Azka meraih sebotol air mineral dan membuka nya, dia segera memberikan pada wanita itu


" aku Claudia " wanita itu memperkenalkan diri


" nama ku Azka " balas Azka sembari mengulurkan air mineral


wanita itu segera meneguk nya


" ah boleh aku bertanya ? " ujar wanita itu lagi, dia segera membuka layar ponselnya, dia mencari cari satu catatan di sana

__ADS_1


" apa kau tahu rumah sakit ini ? " tanya Claudia pada Azka, pria itu segera mendekatkan kepala ke arah ponsel Claudia


karena terlalu sigap keduanya tidak menyadari akan menatap layar bersama, kedua kepala itu beradu kecil membuat mereka mengelus hasil benturan itu dan tertawa bersama


" rumah sakit swasta Big.. " ucap Azka dijawab anggukan cepat Claudia


sorot mata Claudia penuh harap


Azka menatap wanita di hadapannya ini, dia sadar jika wanita muda ini sedang dalam keadaan hamil besar, pantas saja dia menanyakan rumah sakit pikir Azka menduga


" aku tahu itu, aku bisa mengantar mu " tawar Azka berbaik hati


tapi lagi lagi wanita itu menolak


" tidak usah, aku akan panggil taksi saja " ucap nya


" apa kau tahu cara memesan taksi ? " tanya Azka curiga


" oh iya, aku juga boleh bertanya itu ? " Claudia memasang wajah merona, ah dia merasa malu


" baiklah aku akan mengantar mu, kau tidak boleh menolak tawaran baik ku, anggap saja aku menjadi malaikat baik hari ini " kalimat Azka membuat Claudia tertawa


" kau mebgingat kan ku pada suami ku " suara Claudia pelan membuat Azka menangkap nya samar


" suami mu ? maaf aku lancang pada mu Claudia... di mana suami mu ? " Azka ragu menanyakan pertanyaan yang terdengar tidak sopan pada orang asing, tapi dia penasaran mengapa wanita hamil ini pergi sendirian dengan membawa banyak barang


" ah.. dia.. aku sedang mencarinya " jawab Claudia dengan mimik wajah sedih membuat Azka menyesal telah menanyakan hal itu, pria itu jadi bingung sendiri


" apa kau ke rumah sakit mau.... " Azka ragu lagi, tapi dia harus menanyakannya


" melahir kan ? " dengan wajah aneh Azka menyelesaikan kalimat pertanyaan nya


Claudia menggeleng, dia tertawa kecil


" tidak, tidak.. aku belum waktu nya, aku hanya butuh sedikit informasi ke rumah sakit " Claudia menutup mulut nya, dia seperti kelepasan menjawab rasa ingin tahu Azka, seharusnya dia tak memberi tahu pria ini, lihatlah sekarang Azka membuat wajah semakin ingin tahu


apa aku harus memberi tahu nya juga ? Claudia masih berpikir ragu


ah tapi mungkin kami tak akan bertemu lagi.. jawab hati Claudia berusaha menenangkan diri


" aku mencari tahu tentang ayah anak ku, semua orang merahasia kan nya "


jawaban Claudia membuat Azka terperanga


dia sudah tak bisa berkata kata lagi apalagi untuk bertanya


raut wajah sedih didepannya sungguh menyentuh hati nya


Azka mencoba menenangkan, tapi dia bingung dengan cara apa, pria itu tak berani menyentuh wanita asing ini


Claudia merapatkan telapaknya di wajah, dia terisak kecil dan berusaha menyudahi nya


Azka terlihat bingung mendapatkan beberapa pandangan memperhatikan mereka, dan beberapa di antaranya mulai bergumam tak jelas


seorang pria yang berdiri dengan wajah bingung


dan seorang wanita hamil yang duduk dengan wajah cemas bahkan menangis


entah apa saja pendapat orang orang yang berbisik dan lalu lalang, Azka semakin bingung


-----


siapa Claudia ? wanita ini memiliki hubungan khusu di masa lalu dengan Yosep lihat episode mantan !


jangan lupa Vote

__ADS_1


__ADS_2