
Ailee melepaskan ciumannya berlahan, Azka hanya tersenyum kecil melihat tingkah Ailee, dia paham betul karakter gadis yang sudah lama di kenalnya itu
" kenapa kau tertawa " bisik Ailee sedikit geram
" kau menggigitku tahu ! " balas Azka berpura pura marah
Ailee menutup wajahnya, agaknya ciuman tadi jauh dari kata mesra
Ailee tak berani menatap lurus ke depan dimana Yosep berada
" aku pulang dulu, sepertinya kau lebih sehat.. " bisik Azka sambil membalikkan badan
pria itu kaget mendapati pandangan melotot Zian
Azka menghentikan langkahnya, Ailee menoleh ke belakang, dia bisa melihat tatapan Zian, gadis itu menahan rona merah di wajahnya, duh malu nya !
" hadehh.. kenapa semua ada di sini sih ! " Ailee berbisik kesal sendiri
Azka tersenyum kecil lalu melanjutkan langkah, pria itu menepuk pelan pundak Zian
" kami biasa mengucapkan salam begitu.. " bisiknya di telinga Zian, membuat lelaki itu menoleh kesal, Azka hanya tertawa kecil, dia menyukai tatapan dendam Zian
" dasar bocah ! " ujar Azka pelan
" kau baru segitu saja sudah emosi, kau tidak pernah seperti ku yang bertahun tahun terjebak friendzone.. " gumam Azka sendiri sambil memasuki lift dan meninggalkan mereka semua
" syukurlah bukan bocah itu.. " gumam Azka terakhir kali sambil tersenyum lega
Ailee menutupi wajahnya dengan tangan, gadis itu salah tingkah sendiri dan kikuk
dia terburu buru berjalan menuju pintunya, tidak peduli dengan tatapan aneh Yosep
Ailee segera membuka pintu ruangannya, tapi lengan Yosep dengan segera mencegahnya untuk masuk, pria itu menahan laju Ailee
Zian memperhatikan dengan seksama
" a, apa.. ke, kenapa.. " tanya Ailee gugup, tangannya juga sedikit gemetar merasakan telapak Yosep yang hangat
" aku minta waktumu sebentar saja.. " mohon Yosep
Ailee tak mau menatap balik pria di sisinya
" aku mohon Ailee.. " pinta Yosep sekali lagi
Ailee mencuri lirik, dia bisa menangkap jarak dekat dirinya dan Yosep, gadis itu juga menangkap tatapan tajam jauh disana
" sebentar saja, ayo masuk ! " Ailee segera masuk diikuti Yosep
gadis itu menutup pintu, dia tak ingin Zian terus memperhatikan tingkah mereka yang cangguh
" waktu mu lima menit ! " ujar Ailee membelakangi Yosep
pria itu terdiam sesaat
BRUUUKK .. !!!
Yosep menjatuhkan diri di atas lututnya, sampai terdengar suara duk !! dari pertemuan lutut dan lantai rumah Ailee
Ailee segera membalikkan badan kaget
apa apaan ini ! seru hati Ailee bingung
" Ailee... aku menyesal dengan keputusan ku, aku minta maaf padamu.. "
__ADS_1
Yosep berlutut dan tertunduk dalam, pria itu menangis, hah dia menangis ?
Ailee tak bisa berkata kata
pundak pria itu terlihat bergetar, suaranya terdengar tercekat, Yosep berkali kali meminta maaf
Ailee menggigit bibirnya, gadis itu menahan panas di sudut matanya, kau ini apa apaan sih ! gerutu hati Ailee kesal
Yosep tertunduk dalam
" aku minta maaf telah menyakitimu.. aku sangat bodoh.. " ucap Yosep sekali lagi, dia terlihat sangat terguncang dan menyesal
Ailee berusaha kuat, tidak mudah luluh, pliss Ailee jangan mau dibodohi lagi, dia itu sedang pura purakan !
dengan ragu Ailee menyentuh pundak Yosep
" kau... kau... " Ailee tak tahu harus bicara apa, suaranya jelas sudah sedikit bergetar, gadis itu cepat luluh
Yosep berlahan mengangkat kepalanya, wajahnya terlihat sendu dan memelas, seperti anak anjing yang meminta elusan lembut dari majikannya
" ahh.. kenapa wajah itu begitu menyebalkan " bisik hati Ailee sudah tak tahan, benteng sok kuatnya ternyata begitu lemah, gadis itu luluh hanya dengan sorot lembut mata Yosep
" jangan begini, bangunlah.. " pinta Ailee
Yosep menggeleng
" ayolaaah.. " pinta Ailee lagi
Yosep masih menggeleng
" aku akan terus berlutut sampai kau memaafkan ku.. " ucap Yosep pelan
Ailee kembali membelakangi Yosep, gadis itu bertolak pinggang dan kesal
pada akhirnya dia tetap saja akan memaafkan pria ini dengan mudah, Ailee memang terlalu menyukainya, walau sempat sakit tapi tingkah Yosep saat ini cukup membuatnya terpesona lagi
Yosep segera bangun dan melonjak girang
" serius ? " tanya Yosep tak percaya, dia segera berlari ke hadapan Ailee
" iya ! " ucap Ailee singkat lalu kembali membelakangi Yosep
" kau serius memaafkan ku ? " Yosep masih enggan percaya, dia pindah posisi kehadapan Ailee lagi
" iya, iya... " jawab Ailee sedikit jengkel, kenapa pria ini terus terusan berada di depannya sih !
Yosep berusaha mencari pandangan Ailee, pria itu ingin melihat wajah apa yang dibuat gadis cantik itu
" kau serius ? " tanya Yosep serius kali ini
Ailee berusaha mengangkat wajahnya, menatap lurus bola mata Yosep, mereka saling bertatapan lama
" iyaa.. " jawab Ailee dengan wajah datar, gadis itu berusaha menahan dadanya yang terus bergetar hebat
Yosep menggaris senyum lembut, beberapa detik Ailee bertahan akhirnya gadis itu membalas senyuman Yosep, mereka tertawa kecil
" kau itu bodoh tau !! " maki Ailee kesal sambil mendaratkan diri di pelukan Yosep
pria itu segera merangkul hangat tubuh Ailee, dia mengelus lembut punggung wanitanya sambil beberapa kali mendaratkan ciunan kecil di rambut Ailee
" maafkan kebodohan ku.. " balas Yosep berbisik
" kau tahu ada banyak pria yang menginginkanku, dan kau malah membuangku.. kau bodoh... bodohh... booodooooh... " gadis itu mulai terisak di dalam pelukan nya, dia semakin merapatkan wajahnya diantara kemeja Yosep
__ADS_1
Ailee masih membuang kekesalannya, dia terus mengupat sampai hatinya merasa lega dan lebih ringan
Yosep hanya mendengarkan sambil sesekali mengelus pundak Ailee dan mencium hangat kepala gadis itu
" kenapa diam ? " tanya Yosep ketika upatan Ailee tak terdengar lagi
" kau masih mau aku kata katai yaa.. " ujar Ailee masih sedikit kesal
" aku sangat menyukai mu Ailee.. " bisik Yosep
" kau harus mengingat kata kata mu sendiri.. " pinta Ailee manja
mereka enggan melepaskan pelukannya sementara malam berlalu dan fajar akan segera tiba
" siapa pria tadi ? " tanya Yosep
" dia teman kampus ku " jawab Ailee
wajah gadis itu merona malu mengingat kelakuan konyolnya pada Azka tadi
" kau tidak tahu cara mencium dengan cinta ya ? " tanya Yosep menggoda
pria itu memegang wajah Ailee dengan kedua tangannya
Ailee memonyongkan bibirnya, dia paham betul kalimat ejekan Yosep
gadis itu berniat memanas manasi Yosep dengan mencium Azka, tapi daripada ciuman itu tadi terlihat seperti apa ya ? pertunjukan komedi , mungkin..
ah.. pantas aku belum bisa jadi aktor hebat, akting ku sungguh payah ! Ailee sangat kecewa pada dirinya sendiri
" jika kau mencium seseorang, kau harus menatapnya dalam, karena sorot mata itu lah yang berbicara "
Yosep dan Ailee saling bertatapan, mereka berdua tersipu malu
" kau belajar dari mana ? " tanya Ailee menyelidik
" aku ? " Yosep jadi bingung sendiri harus jawab apa
" aku belajar dari kita.. " jawab Yosep tersipu malu
" ?? " Ailee mengerutkan dahi tak mengerti
" bukan kah kau menikmati saat berciuman dengan ku ? bukan kah kau akan menutup berlahan matamu dan menggerakkan lembut bibirmu.. "
Ailee mendadak merah mendengar penjelasan detail Yosep
" kau juga akan memainkan tangan mu dengan menyentuh leherku hingga turun ke sini " lanjut Yosep sambil memegang dadanya
" kau harus ya bicarakan itu ? " tanya Ailee kesal, rona wajahnya semakin jelas, dia tak bisa menatap wajah Yosep lagi, yanga da gadis itu fokus ke bibir seksi pacarnya
" kenapa ? kau tak percaya ? " wajah Yosep jelas sedang menggoda
" kalau begitu.. coba kau ingat lah dengan jelas.. "
Yosep meraih berlahan bibir Ailee, dengan sebentar saja gadis itu membalas pergerakan lembut dari pria di hadapannya, mereka menikmati setiap gerakan bersama
bibir lembut keduanya, kehangatan yang seketika melelehkan hati mereka, Yosep terus menikmati santapannya, Ailee mengaitkan kedua tangannya di leher Yosep, sesekali tubuhnya menggeliat geli
telapak lembut Ailee mulai meraba lembut setiap bagian kulit leher Yosep, gadis itu berlahan menurunkan sentuhannya hingga menetap di atas dada bidang Yosep
tangan Yosep terangkat, telapaknya menahan punggung tangan Ailee yang mendekap dadanya, pria itu menepuk nepuk tangan Ailee yang sudah berada tepat di atas dadanya
kenyataan itu membuat Ailee tersenyum, kau benar sekali pak dokter, bahkan kau pun jago mendiagnosis pergerakan pacar mu, dia bisa membedakan ciuman yang asli atau yang palsu..
__ADS_1
Zian menyandarkan diri di pintu Ailee
pria itu terduduk di lantai, bibirnya tersenyun kecut..