
Di dalam ruang sidang mediasi antara Arumi dan Abi terjadi perdebatan sengit.Arumi yang kekeh untuk bercerai dari Abi dan juga Abi yang tidak mau bercerai.
"Saya tidak mau bercerai Pak.Saya cinta dan sayang pada istri saya.Sa..saya hanya khilaf melakukan perselingkuhan itu.Dan saya tidak ingin bercerai dari istri saya.Saya akan meninggalkan selingkuhan saya Pak".Jelas Abi tanpa sadar mengakui perselingkuhannya.
"Berarti Bapak mengakui perselingkuhan itu ?."Tanya petugas mediator kepada Abi.
"I...iya saya mengakui itu.Tapi saya mencintai istri saya."Sahut Abi.
"Mana ada cinta dan sayang tapi bermain hati dengan perempuan lain dibelakang istri.Tidak ada kata cinta jika menyakiti."Ucap Arumi geram melihat Abi yang masih terus berusaha mempertahankan rumah tangga mereka berdua.
Petugas mediator pun manggut-manggut mendengar ucapan Arumi.Benar bukan tak ada kata cinta jika menyakiti pasangan kita.
"Tapi Mas memang masih mencintaimu Arumi."
"Terus kenapa kamu selingkuh jika kamu mencintaiku?Apalagi kamu tahu aku paling benci perselingkuhan".Pertanyaan dari Arumi itu membuatnya terdiam.
Abi pun tak tahu apa alasannya saat dia memutuskan untuk berkhianat dari istrinya itu.Arumi istri sholehah,biarpun bekerja Arumi masih menyempatkan waktu untuk Abi dan putri mereka.Urusan rumah pun,dia yang mengurusnya sebelum berangkat bekerja.
Sidang mediasi itupun terpaksa dihentikan dan akan dilanjutkan dua minggu kedepan.Arumi pun menghela napas pelan.Sungguh capek sekali ini harus berdebat dengan Abi yang masih terus merayunya untuk tidak bercerai.
Diluar ruangan sidang pun,Abi masih terus membujuk Arumi untuk menggagalkan niatnya untuk bercerai.
"Kamu dengar Mas ! Kalau kamu masih mau bekerja di perusahaan Arga jangan buat ulah lagi di persidangan selanjutnya.Atau aku akan meminta Arga untuk memecatmu.Kamu gak lupa kan Arga sepupu paling dekat denganku.Dan Arga pasti dengan senang hati menurutiku seperti dulu aku memintanya untuk memasukkan dirimu ke perusahaan."Ancam Arumi.
__ADS_1
"Ta...pi gak ada alasan Arga untuk memecatku."Bantah Abi.
"Yakin Mas ? Kamu kira aku gak tahu gaji kamu tiap bulan.Kamu pikir aku gak tahu yang biayai itu j*lang dan Mama nya itu kamu Mas.Aku punya bukti kamu melakukan penggelapan uang perusahaan.Dan Arga tahu hal itu,tapi dia masih mandang aku sebagai sepupu tersayangnya,hingga dia diam saja selama sebulan ini.Aku akan memberitahunya akan perceraian kita dan Arga akan langsung melaporkan kamu ke polisi dengan tuduhan penggelapan uang.Jadi kalau kamu gak mau dipenjara turuti keinginanku untuk tidak buat ulah dipersidangan selanjutnya.Dan terima saja dengan lapang hati perceraian kita.Ok kita lihat keputusanmu dua minggu lagi.Kamu diam atau masuk penjara".Setelah berbicara panjang lebar Arumi pun melangkahkan kaki meninggalkan Abi yang terdiam.
'Arumi tahu hal itu ? Gawat ! Aku gak mau masuk penjara,tapi aku juga gak mau bercerai.Arrrgggggghhhh Sial ! Gara-gara perempuan ******* itu hidupku hancur.Baiklah aku akan menceraikan Arumi dan menikah dengan Friska untuk membalaskan dendamku padanya.Setelah aku membuat hidup Friska hancur,maka aku akan merebut hati Arumi dan Lia lagi hingga kami bertiga akan berkumpul lagi.Iya itu ide yang bagus'.Gumam Abi dalam hati.
...****************...
Arumi sedang makan siang bersama Rania,Bimo juga Fatih di sebuah restoran.Mereka berkumpul untul membicarakan proses persidangan pertama Arumi yang menguras emosi.
"Gila si Br*ngsek itu masih aja bikin emosi.Kamu dulu Rumi berpikir apa sih hingga mau nikah sama itu laki."Umpat Rania dengan emosi yang menggebu-gebu.
"Mas Abi dulu baik Nia,aku juga heran kenapa dalam beberapa bulan ini dia berubah sikap."Arumi membalasnya dengan santai.
"Berarti karena perempuan murahan itu yan sampai si Abi berubah."
"Terus kamu kok santai aja si Rumi melihat Abi yang masih ingin mempertahankan rumah tangga kalian."Ucap Rania masih dengan emosi.
"Aku gak diam saja Nia,tunggu saja persidangan dua minggu lagi,pasti dia akan diam dan menerima perceraian kami."Sahut Arumi dengan santai.
"Kok kamu yakin banget kalau si Babi akan menerima perceraian kalian ? sedangkan tadi aja dia masih merayumu Mi."
"Aku sudah ancam dia,jika dia membuat ulah Arga akan melaporkan penggelapan uang perusahaan Arga yang dilakukan Abi."
__ADS_1
"Arga ? Siapa Arga ?".Suara berat itu terdengar ketus membuat perhatian Arumi,Nia dan Bimo ke arahnya.Fatih yang sedang menatap dengan mata tajamnya ke arah Arumi.Membuat hati Arumi bergetar sehingga Arumi pun kembali mengalihkan perhatiannya ke arah makanan didepannya
Rania dan Bimo tersenyum menggoda saat sadar suara itu menyiratkan cemburu.
"Dia...."Belum juga Arumi menjelaskan siapa Arga,suara Rania memotong ucapan Arumi.
"Dia itu pria yang paling sayang Arumi setelah Abah dan Kahfi,pria yang paling dekat denan Arumi selain Abah dan Kahfi,bahkan mereka sudah kenal dari jaman masih dikandungan.Pria yang akan selalu meneruti semua keinginan Arumi."Rania dengan lebaynya menjelaskan hubungan Arga dan Arumi.
Sebenarnya apa yang diucapkan Rania itu benar,tapi orang yang mendengarnya tanpa mengetahui hubungan Arumi dan Arga pasti akan memiliki pemikiran lain.Seperti Fatih yang terus mengernyitkan dahinya.
Rania dan Bimo yang melihat ekspresi sang pengacara menahan tawa.Sedangkan Arumi hanya menggelengkan kepalanya.Arumi juga tidak berniat untuk meluruskannya.Toh yang dibilang Rania benar,tapi hanya berlebihan saja.
Tiba-tiba suara dering ponsel terdengar.Suara itu berasal dari ponsel yang ada di tas Arumi.Arumi pun segera membuka tasnya untuk mengeluarkan ponselnya yang terus berdering.
"Assalamualaikum Arga....Ya,aku sudah gugat
Abi,tapi kamu tahu lah Abi masih gak mau cerai.Terpaksa aku ancam dia seperti yang kamu bilang.Ok Ga,besok kita ketemu ya,aku ajak Lia juga,Lia juga sudah kangen sama kamu."
Arumi masih terus berbicara dengan lawan bicaranya melalui telepon itu tanpa menyadari ada seseorang yang sedang menahan rasa cemburunya di dalam hati.Orang itu adalah Fatih yang duduk di depan Arumi.
Fatih tentu saja cemburu melihat Arumi yang tersenyum senang bertelepon dengan orang yang bernama Arga itu.Dia sudah menahan perasaan cintanya kepada Arumi selama 12 tahun ini.
Fatih yang merupakan ketua osis di SMA di tempat Arumi bersekolah.Tapi Arumi tidak tahu,atau tidak ingat.Entahlah
__ADS_1
Arumi saat remaja merupakan siswi yang pendiam,dia bahkan jarang bersosialisasi dengan siswa lainnya.Temannya hanya dua orang,Rania dan juga Yuni.Arumi bahkan tidak tertarik mengetahui siapa saja anggota osis.
Apalagi Fatih saat menjabat jadi ketua osis,Arumi merupakan siswa baru kelas 10.Padahal dulu mereka berdua sering papasan di lorong sekolah,tapi Arumi tak ingat.Hahaha nasib Fatih