AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 80


__ADS_3

"Dari pemeriķsaan yang dilakukan,Ibu Arumi hamil sudah tujuh minggu.Jadi mual muntahnya juga lemasnya karena Ibu Arumi hamil.Nanti kalau infusnya sudah habis boleh pulang tapi obatnya dan vitaminnya jangan lupa diminum."Ucap Dokter yang bernama Aisyah itu membuat senyum mengembang di wajah Fatih dan senyum kaget di wajah Arumi.


Arumi menatap Fatih mencoba menegaskan apa yang didengarnya dari Dokter Aisyah.Fatih mengangguk dengan senyum merekah di bibirnya.


"Kamu hamil Sayang.Makasih sudah memberikan hadiah paling istimewa untukku.Aku mencintaimu Arumi".Ucap Fatih sambil mencium kening Arumi lembut.


Arumi juga ikut tersenyum,dirinya bahagia akan ada yang hadir dan melengkapi kebahagian keluarga kecil mereka.


"Sayang,karena Dokternya tadi bilang,karena kamu masih di trimester pertama dan kamu pasti rentan,jadi gak apa-apa aku membatasi kamu bekerja.Soal restoran,aku akan mengawasinya secara langsung.Kamu di rumah aja ya menyambut aku dan Lia.Di rumah juga akan aku tambah ART di rumah.Aku gak mau kamu kecapekan.Kamu mau kan Sayang ?"Tanya Fatih dengan wajah menatap penuh cinta ke arah Arumi.


"Gak apa-apa Mas.Aku tahu ini untuk kebaikan aku dan anak kita.Makasih ya Mas sudah menjaga ku sebaik mungkin."Sahut Arumi mengelus pipi Fatih dengan lembut.


Meski pernah hamil dan melahirkan Lia,pengalaman hamil Lia terasa berbeda dengan kehamilannya saat ini.Dulu hamil Lia,Arumi sama sekali tak pernah merasakan mual dan muntah,nafsu makan Arumi juga biasa saja.Tapi saat ini Arumi selalu merasa mual dan muntah,nafsu makannya juga terasa turun.


"Kamu gak ada yang ingin kamu makan atau yang kamu inginkan ? Biar aku cari atau aku beli Sayang ?".Tanya Fatih


Arumi menggeleng,saat ini dirinya tak ingin apa-apa hanya ingin ditemani Fatih saja di sini.


...****************...


Fatih menuntun Arumi dengan hati-hati menuju rumah.Beberapa mobil terlihat parkir di halaman,sepertinya banyak orang yang datang ke rumah.


"Kok ramai Kak ? Apa ada acara ?".Tanya Arumi penasaran melihat mobil-mobil yang terparkir.


"Nanti kamu akan tahu setelah kita ke dalam Sayang.Ayo kamu masih harus istirahat loh".


Arumi dan Fatih kembali masuk ke dalam rumah,terdengar di teras rumah banyak suara yang terdengar.


"Kamu gak apa-apa Rumi ? Semua ornag kaget mendengar kamu masuk rumah sakit".Tanya Tante Rosa pertama kali menyadari kehadiran Arumi dan Fatih.


"Gak apa-apa Tante.Hanya tadi aku sedikit pusing Tante."Jawab Arumi mengedarkan pandangannya.

__ADS_1


Arumi menatap ke sekeliling rumahnya,terlihat keluarga besar Dinata dan Ghani berkumpul.Oma Fatih bahkan terlihat hadir di sini.


Arumi di tuntun ke arah sofa yang juga ditempati Oma dan Mamah Fitri.Arumi duduk di apit oleh dua lanjut usia itu.Fatih duduk di samping sofa yang ditempati oleh ketiga perempuan itu.


"Jadi apa yang terjadi kepada Arumi hingga dia masuk rumah sakit ? Semua orang mau ke rumah sakit,tapi tiba-tiba kamu melarang untuk datang ke sana dan malah menyuruh ke sini."Tanya Mamah Widya yang duduk di seberang Arumi.


Arumi menatap Fatih,meminta suaminya itu yang akan menjelaskannya.Fatih mengangguk mengerti dan menatap semua orang yang sekarang sudah mendekat penasaran apa yang sebenarnya terjadi.


"Jadi,Arumi tadi saat aku ke restoran wajahnya pucat.Arumi bilang dia mual dan muntah.Kami ada meeting dan setelah meeting Arumi tiba-tiba pingsan dan saat di bawa ke rumah sakit.Arumi...."Fatih menatap ke semua orang yang hadir tampak makin penasaran menunggu kelanjutan ucapan Fatih.


Fatih berusaha menahan tawanya melihat semua keluarga besar dengan wajah penasaran itu.


"Dan Arumi hamil".Tiba-tiba Arga mengambil pembicaraan.


Fatih melirik sinis ke arah Arga yang merebut perhatian semua orang.Arga terkekeh melihat


Fatih yang kesal padanya.


"Hah ?".Ucap semua orang kompak,selain Arga,Fatih juga Arumi.


Ucapan syukur terdengar dari semua orang yang hadir di rumah itu.Arumi seudah dipeluk dan dicium bergantian oleh Mamah Fitri,Oma,Mama Widya dan tante-tantenya yang lain.


"Oma senang sekali akan mendapat cicit dari Fatih yang bandel.Oma senang Fatih mendapat istri kamu".Ucap Oma Fatih yang dipanggil Oma Lisa itu.


Fatih mencebikkan bibirnya mendengar Omanya yang menistakannya di depan Arumi.


"Kamu istirahat aja Rumi,muka kamu masih pucat.Gak apa-apa kamu ke kamar aja."Ucap Mama Widya.


"Tapi di sini masih banyak orang Ma,Rumi gak enak kalau ke kamar duluan"Ujar Arumi.


"Apa sih kayak siapa aja.Ini kan rumah kamu,kita juga keluarga kamu.Kamu ke kamar aja,biar istirahat jaga cicit Oma dengan baik ya.Fatih bawa istri kamu ke kamar biar dia bisa istirahat"Suruh Oma ke arah Fatih.

__ADS_1


Fatih gegas mengenggam tangan Arumi,menuntunnya ke kamar mereka.


"Apa gak apa-apa aku di kamar aja Kak ?".Tanya Arumi saat dirinya sudah berbaring di atas kasur.


"Gak apa-apa Sayang.Semua ornag ngerti kok kondisi kamu.Kamu istirahat aja.Nanti kalau kamu pengen sesuatu kamu kasih tahu aku ya".


Arumi mengangguk,kemudian Arumi memejamkan matanya.Fatih mengelus kepala


Arumi dengan lembut,sesekali Fatih mencium kening istrinya itu.


Setelah memastikan Arumi sudah tertidur,Fatih kembali ke bawah untuk menemui keluarga besar yang masih berkumpul.Keluarga besar Dinata dan Ghani terlihat kompak,apalagi yang perempuannya sangat kompak menggibahi Fatih.


...****************...


"Jadi karena Arumi hamil,dan aku gak akan tega melibatkannya dalam kesibukan mengurus resepsi pernikahan kami selain memilih desain juga gaun pernikahan kami.Jadi aku di sini meminta saran dari semuanya untuk apa yang harus aku siapkan ? Meski semuanya pasti dikerjakan oleh pihak WO tapi tentu saja aku yang harus turun tangan langsung."Ucap Fatih


"Tanggal berapa rencana kalian melaksanakan resepsi kalian ?".Tanya Oma Lisa.


"Tanggal ulang tahun aku Oma.Resepsi dan kehamilan Arumi sudah menjadi kado terindah untukku."Jawab Fatih ke arah Omanya itu.


"Baiklah,tapi kamu harus memastikan Arumi tidak akan kecapekan.Apalagi saat ini dia masih hamil muda".


"Iya Oma,Fatih akan selalu memastikan Arumi baik-baik saja apalagi ada cicit Oma di sana."


"Fatih,Tante dengar dari Kiki kamu membatalkan WOnya yang mengurus persiapan pernikahan kalian ? Apa yang terjadi ?".Tanya Tante Rosa kepada Fatih.


Kiki owner WO yang datang ke restoran Arumi memang menghubungi Rosa,kenapa Fatih dan Arumi membatalkan pihak mereka yang akan mengurus persiapan pernikahan Arumi dan Fatih.


Kiki merupakan menantu sahabat Tante Rosa,dan Tante Rosa yang merekomendasikan WO nya kepada Fatih.


"Ada perempuan yang merupakan adik tingkatku jaman kuliah.Arumi tidak suka,jadi aku memutuskan untuk tidak melanjutkannya".Jelas Fatih

__ADS_1


"Pasti perempuan itu cari perhatian ya sama kamu sampe Arumi cemburu."Ucap Mama Widya.


Sebelum Fatih menjawab ucapan Mamanya itu,Rifki yang juga hadir di sana tampak berlari setelah mendapat telepon.Wajahnya tampak cemas menyiratkan ada sesuatu yang terjadi.


__ADS_2