AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 54


__ADS_3

Abi mendekati Arumi yang sedang bersama Lia.Fatih sedang pergi bersama Arga,ini kesempatan bagus untuk Abi meminta penjelasan Arumi.


"Rumi ".Panggil Abi saat berada di belakang Arumi.


Arumi dan Lia menoleh ke belakang.Lia tersenyum senang melihat Ayahnya itu,Lia memang merasa rindu kepada Ayahnya yang selama sebulan ini tidak bertemu dengannya.


"Ayah ! Ayah kenapa gak pernah ketemu sama Lia ? Lia kangen sama Ayah."Ujar Lia sambil memeluk paha perut Abi.


"Ayah juga kangen sama Lia.Maaf ya Ayah sibuk belakangan ini sampai gak sempat ketemu Lia."Balas Abi mensejajarkan tubuhnya dengan Lia.


Arumi terdiam melihat adegan Ayah dan Anak yang berpelukan saling melepaskan diri.Arumi berusaha tak menganggu waktu Lia untuk menghabiskan waktu dengan Abi.


"Rumi ".Panggil Abi saat menyadari Arumi yang akan beranjak pergi.


Arumi kembali menoleh ke belakang saat namanya dipanggil Abi.


"Lia,bisa Ayah bicara dengan Umma dulu,ada yang ingin Ayah bicarakan dengan Umma.Nanti kita main lagi,Ok ?."Tanya Abi kepada putrinya itu.


"Baik Ayah.Tapi Ayah janji ya nanti main sama Lia."Sahut Lia.


"Iya sayang Ayah janji ".


Lia masuk ke dalam rumah meninggalkan Abi dengan Arumi.


"Ada apa Mas ?".Tanya Arumi saat Abi tidak kunjung berbicara.


"Kamu beneran sudah menikah dengan pengacara kamu itu ?".Tanya Abi menatap lekat Arumi.

__ADS_1


"Iya benar.Mas kan dengar apa yang diucapkan Arga di depan tadi."Sahut Arumi dengan tatapan dingin ke arah Abi.


"Ta..tapi kenapa kamu mau menikah dengan dia ? Kamu mencintai dia Arumi ?".Tanya Abi lagi.


"Apa urusan Mas untuk tahu aku mencintai suamiku atau tidak.Ingat Mas kita hanya mantan.Urusanku bukan lagi urusan Mas ?".Ujar Arumi.


"Tapi kamu bisa menolak kalau kamu tidak mencintai pengacara kamu itu Arumi ? Mas gak mau kalau kamu terpaksa untuk menikah dengannya.Mas tahu kalau kamu hanya ingin memenuhi permintaan terakhir Abah untuk menikah".Ucap Abi.


"Terus kenapa ? Kalau itu yang ingin Mas tanyakan aku akan jawab,aku mulai mencintai suamiku.Dia selalu ada untukku,dia membuatku nyaman.Dia tahu semua tentangku,bahkan hal kecil yang Mas tidak ketahui tapi Kak Fatih tahu.Dan aku yakin setelah pernikahan kami ini,aku akan semakin mencintai Kak Fatih.Aku sama sekali tidak terpaksa menikah karena Kak Fatih memang yang terbaik untuk menjadi suamiku".Ucapan Arumi menggoreskan luka di hati Arumi.


"Ka...kamu benar-benar sudah melupakan Mas Rumi ? Kamu sudah tidak mencintai Mas lagi ?".Tanya Abi berusaha menahan air matanya yang jatuh.


"Ck harus berapa kali aku untuk memberitahu kamu Mas,kalau aku sudah tak mencintai kamu saat aku tahu perselingkuhan kamu dengan Friska.Sebenarnya aku malas untuk terus berhubungan dan bertemu sama kamu Mas,tapi aku gak mau egois ada Lia diantara kita.Jadi apapun urusan aku kamu gak perlu tahu dan ikut campur begitupun kamu segala apa pun yang terjadi sama kamu aku gak akan peduli.Cukup untuk urusan Lia saja kita terus berhubungan.Kamu jaga perasaan Friska yang menjadi istri kamu dan aku jaga perasaan Kak Fatih yang sekarang menjadi suamiku.Sudah ya Mas,aku sibuk mengurus tahlilan untuk nanti malam".Ujar Arumi meninggalkan Abi yang sekarang termenung.


'Ya Allah aku gak kuat ya Allah.Kenapa kamu biarkan aku tergoda dengan Friska ya Allah,padahal aku memiliki Arumi sebagai istriku.Sekarang Arumi sudah menjadi istri orang lain,apa yang harus ku lakukan ?'.Batin Abi.


Acara tahlilan untuk malam pertama telah berjalan lancar.Meski badan Arumi merasa lelah,tapi dia berusaha bertahan.Dia berusaha


untuk terlihat kuat.


Orang-orang yang datang untuk tahlilan sudah pulang.Mereka berusaha menguatkan Arumi.Mamah Fitri tidak ikut keluar,mungkin Mamah Fitri masih lemas.


"Ayo makan ! Kamu belum makan dari tadi pagi loh.Jangan sampai sakit Rumi ".Tiba-tiba sepiring nasi telah ada di depan Arumi.Mata Arumi menatap Fatih yang sekarang berdiri disampingnya.Senyum kecil disematkan pria itu kepada Arumi.


Arumi merasa tersentuh,untuk pertama kalinya ada seorang pria selain Abah yang selalu memperhatikannya.Bahkan Abi yang menjadi suami selama tujuh tahun dengannya sama sekali tidak pernah memperlakukan Arumi seperti ini.


"Kok kamu melamun ? Apa mau aku suapin ? Kakak dengan senang hati menyuapi kamu ".

__ADS_1


Fatih sekarang duduk di samping Arumi.Dia mulai menyendokkan nasi ke arah mulut Arumi.Arumi dengan wajah terharu membuka mulutnya untuk menerima suapan dari Fatih.


"Kak Fatih sudah makan ? Maaf aku belum jadi istri yang baik untuk Kak Fatih aku bahkan lupa untuk menyiapkan makan untuk Kak Fatih ".Arumi menunduk,air matanya keluar saat mengingat dia bahkan sama sekali tidak berpikiran apakah pria di sampingnya yang baru sehari menjadi suaminya sudah makan apa belum.


"Kita makan ini sama-sama.Aku ngerti kalau kamu sibuk hari ini.Kamu sedang berduka,lagi pula kamu tetap jadi istri yang terbaik karena kamu istri aku satu-satunya.Jadi jangan nangis,aku gak suka kalau kamu menangis.Aku ingin kamu terus bahagia bersamaku.Itu janjiku kepada Abah."Sahut Fatih menghapus air mata dari Arumi.


Arumi tersenyum kearah Fatih,tak menyangka pria yang diawal bertemu dengannya selalu bersikap ketus dan dingin kepadanya sekarang selalu bersikap lembut dan selalu ada untuknya.Meski dirinya baru mengetahui kalau pria ini sebetulnya sudah mengenalnya selama dua belas tahun.


Tak menyangka pria yang dimasa lalu menjadi ketua osis di sekolah mereka,menjadi salah satu cowok idaman seperti yang diucapkan Nia sudah mencintainya selama ini.


"Makasih Kak,aku harap Kakak jangan berubah.Tolong jangan khianati aku".Ucap Arumi.


Meski sudah tak mencintai Abi,tapi pengkhianatan Abi tetap saja membuat luka hati yang dalam untuk Arumi.


"Aku akan membuktikan Arumi kalau aku bukanlah pria pengkhianat.Aku mencintai kamu,kamu cinta pertama kamu.Dan aku gak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah


Allah berikan untukku memiliki kamu.Dan aku harap kamu juga mencintai aku ".


"Ya kak,aku juga mencintai Kak Fatih ".Ucap Arumi mengeluarkan isi hatinya.Arumi menunduk malu.


Fatih melotot kaget mendengar Arumi membalas perasaannya.


"Kamu serius sayang ? Coba kamu ulangi sekali lagi,biar aku tahu kalau aku bukan sedang bermimpi ".Ucap Fatih.


Arumi terkekeh melihat wajah lucu Fatih yang berusaha membujuknua untuk mengulangi ucapannya tadi.


"Aku juga mencintai suami ku ini.Terima kasih sudah mencintaiku sedalam ini.Aku harap suamiku ini akan selalu mencintaiku sampai aku telah menjadi nenek dan sampai maut memisahkan".Ucap Arumi lagi dengan tatapan lekat kearah Fatih.

__ADS_1


__ADS_2