AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 33


__ADS_3

Setelah tiga hari dirawat di rumah sakit,Arumi sekarang berada di rumahnya.Arumi sedang duduk bersama keluarga nya juga ada Fatih,Arga,Mama Widya juga Abi.


Abi sesuai dengan ucapan nya yang akan mengantar Arumi ke rumah nya.Meski Arumi berada di mobil lain bersama kedua orang tua nya tapi Abi senang bisa ikut mengantar Arumi.


"Umma jangan sakit lagi.Aku gak bisa tidur sama Umma.Tapi aku senang di rumah Oma Widya,Oma beliin aku banyak mainan barbie juga rumah barbie yang sangat besar.Umma aku mau lagi tidur di rumah Oma Widya".Ucap Lia.


Arumi tersedak saat minum mendengar ucapan Lia.Dia bahkan sampai batuk-batuk sampai Fatih menyerahkan air putih untuk Arumi.


"Makasih Kak".Ucap Arumi.


"Iya".Balas Fatih singkat.


Abi yang melihat adegan itu tentu saja merasa cemburu,apalagi mendengar ucapan putrinya.Almarhumah Mama nya bahkan belum sempat melihat putri Abi lahir ke dunia.


"Boleh kan Umma ? Aku senang di rumah Oma Widya,di sana banyak orang yang ajak aku bermain,gak kayak disini hanya berdua sama Umma kalau Kakek dan Nenek pulang.Ayo Umma kita tinggal di rumah Oma Widya aja".Ucap Lia lagi yang membuat semua orang di ruang tamu itu terkejut.


Arumi yang di tanya seperti itu oleh putri nya,wajah nya memerah malu.


'Aduh Lia ini malah bikin Umma nya malu'.Gumam Arumi dalam hati.


Fatih tersenyum lebar mendengarnya berbeda dengan Abi yang wajahnya menyiratkan kemarahan.


"Lia mau tinggal sama Oma ? Sama Om Fatih juga ? Tapi tunggu sebentar lagi ya sayang,Umma belum bisa tinggal sama Oma sama Om Fatih".Balas Oma Widya yang melihat semua orang terdiam mendengar ucapan Lia tadi.


"Kenapa belum bisa Oma ?".Tanya Lia lagi dengan polosnya.

__ADS_1


"Umma belum bisa nikah sama Om Fatih.Nanti kalau Umma nikah sama Om Fatih maka kalian bisa tinggal sama Oma sama Om Fatih".Jawab Abah yang malah membuat Arumi terbatuk mendengarnya.


Di depan nya ada dua gelas yang disodorkan oleh dua pria,yaitu Abi dan Fatih.Arumi meraih gelas yang disodorkan Fatih membuat


ekspresi berbeda di wajah kedua pria itu.Abi yang merasa cemburu dan kecewa sedangkan Fatih dengan wajah senangnya.


"Nikah itu apa ? Apa seperti Umma dan Ayah dulu ? ".Lia masih terus bertanya.


"Lia sayang kamu mau Om Papa tinggal sama kamu dan Umma ? Om Papa juga,tapi saat ini belum bisa.Tunggu sebulan lagi ya,tapi tolong


kasih tahu Umma ya agar menerima Om Papa".Sekarang jawaban Fatih itu yang membuat Arumi kembali batuk.


Abi yang mendengarnya juga marah,ingin mengusir pengacara br*ngsek itu dari sini tapi dia gak ada hak lagi di rumah ini.Apalagi terlihat Abah dan Mamah Fitri yang seperti nya menerima kehadiran Fatih dengan senag hati.


"Lia gak mau tinggal sama Ayah lagi ? Ayah kangen sama kamu dan Umma.Kamu kan putri Ayah,Ayah sayang sama kamu jadi kamu pilih tinggal sama Ayah dan Umma aja ya.Memang nya Lia gak mau tinggal lagi sama Ayah ?".Kata Abi yang membuat wajah semua orang di sini merasa tak suka dengan ucapan nya juga kehadiran Abi.


"Sayang,maaf ya.Tapi Umma gak bisa tinggal sama Oma sama Om Fatih.Rumah Umma disini,tapi nanti kalau Lia memang mau nginap di rumah Oma boleh kok tapi harus minta izin sama Oma sama Om Fatih dulu apa bisa nginap di rumah Oma ?".Kata Arumi setelah dia mulai tenang dari segala keterkejutannya mendengar ucapan polos Lia.


"Baik Umma".Sahut Lia saat mendengar ucapan tegas dari ibunya itu.


Setelah itu pembicaraan pun beralih,membuat hati Arumi tenang.Sungguh hal yang berhubungan dengan Fatih membuat hati Arumi selalu berdesir.Arumi mengerti tentang hal itu,seperti nya dia mulai merasakan ada yang berbeda di hati nya tentang Fatih.


Tapi dia tidak mau terburu-buru,masa iddahnya saja belum selesai.Untuk memulai ke jenjang pernikahan dengan waktu cepat juga belum ada di pikiran nya.Dia masih merasakan trauma di selingkuhi.


Apalagi urusan nya dengan Friska belum selesai,dia tahu Friska juga mengincar Fatih.Arumi ingin setelah urusan nya dengan Friska dan ibunya selesai barulah dia akan membuka hati nya.

__ADS_1


...****************...


Flashback saat SMA


Arumi sedang berjalan di koridor sekolah menuju perpustakaan.Saat ini sedang jam istirahat,sehingga dia memutuskan akan ke perpustakaan seperti biasa nya.


"Rumi !".Panggil seseorang dari belakangnya.


Arumi menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang memanggilnya.Terlihat ada seorang cowok yang beberapa hari ini mendekatinya.Raja nama nya,satu angkatan dengan diri nya tapi berbeda kelas.


"Apa ?".Sahut Arumi sàat Raja berdiri di depan nya.


"Nanti sepulang sekolah aku antar ya ? Aku mau ajak kamu ke suatu tempat".Ucap Raja dengan pandangan mesum nya ke arah Arumi.


Arumi yang mengerti arti pandangan Raja yang di arahkan padanya membuat Arumi merasa muak.


"Sorry aku gak bisa.Nanti aku di jemput Abah ku.Dan aku gak di bolehin kemana-mana kalau pulang sekolah".Sahut Arumi dengan jujur.Dirinya tidak berbohong,Abah nya memang sangat over protektif padanya.


Dia bahkan tidak boleh keluar dari rumah setelah pulang sekolah apalagi bersama laki-laki.Tapi Arumi juga tidak keberatan dengan sikap Abah nya itu.


"Apa kamu gak bisa minta izin sama Abah kamu ? Tempat nya indah banget,rugi kalau kamu gak lihat.Ayolah Rumi,nanti pulang sekolah sama aku aja ya".Bujuk Raja tidak mau menyerah.


Arumi memutarkan mata nya malas.


"Gak,kamu kalau berani minta izin sendiri sama Abah ku.Kan kamu yang ajak,kamu dong yang minta izin apalagi kamu cowok.Sudah ya,aku mau ke perpustakaan".Arumi segera beranjak dari hadapan Raja,malas lama-lama berbicara dengan cowok playboy itu apalagi tatapan dari siswa dan siswi lain membuat Arumi makin malas.

__ADS_1


Setelah ini pasti akan ada gosip kalau dia pacaran dengan Raja.Dan sudah dipastikan setelah ini,diri nya pasti akan dilabrak sama cewek-cewek yang menjadi pacar Raja.


Arumi berjalan ke perpustakaan tak menyadari ada sepasang mata yang menyiratkan kecemburuan saat melihat Arumi yang yang sedang berbicara akrab dengan seorang laki-laki.Dia memang tidak mendengar apa yang dibicarakan oleh Arumi tapi tetap saja dia cemburu.


__ADS_2