AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 31


__ADS_3

"Baiklah,saya ingin lihat bukti keseriusan mu terhadap Arumi.Jangan membuat saya kecewa nanti nya".Ucap Abah saat mendengar perkataan Fatih.


Ketiga pria itu pun mulai membicarakan beberapa hal,sampai waktu tengah malam Arga dan Fatih berpamitan pulang.


...****************...


Keesokan hari nya


Abi berjalan di lorong rumah sakit tempat Arumi di rawat inap.Di tangan nya ada buket bunga yang di beli nya khusus untuk Arumi.Ini pertama kali nya Abi memberikan bunga kepada mantan istri nya itu.Dari pertama kali menjalani hubungan,Abi sama sekali belum pernah memberikan buket bunga.Bahkan dia tidak tahu bunga apa yang disukai Arumi,jadi dia tadi beli bunga mawar merah karena setahu Abi semua perempuan suka bunga mawar.


Abi hari ini berpenampilan rapi,dia ingin terlihat tampan oleh istri nya itu.Setelah dia dan Arumi bercerai,Abi memang malas untuk merapikan diri.Kumis dan jenggot sudah tumbuh subur di wajahnya,jadi Abi tadi pagi merapikan kumis dan jenggot nya.


Abi juga sudah potong rambut,kemarin rambutnya sudah gondrong.Arumi tidak suka dengan pria berambut panjang.


Abi sekarang sudah berdiri di depan ruang rawat Arumi.Tampak pintu ruangan itu tertutup rapat biarpun hari sudah siang.Abi ingat kalau Arumi saat sakit dan dirawat di rumah sakit,tidak mau pintu ruang rawat nya terbuka.Arumi selalu mau pintu nya tertutup entah alasan nya apa.


Abi mengerutkan dahi nya saat mendengar suara yang terdengar berisik di dalam ruangan yang dimana Arumi dirawat.


'Apa itu Abah ya ? Aduh kenapa jadi gugup gini'.


Abi gugup saat mendengar suara Abah yang tertawa keras.


'Apa aku pulang aja ya ? Tapi nanti juga kalau Arumi mau rujuk denganku pasti harus ketemu Abah.Biarlah aku ketemu Abah saat ini'.


Dengan memperkuat tekad nya Abi pun mengetuk pintu ruang rawat itu.Abi ingin bersikap sopan dengan mengetuk pintu tidak seperti kemarin yang asal masuk saja.


Terdengar suara langkah kaki mendekat dan membuka pintu itu.Terlihat saat pintu itu dibuka berdiri di depan nya pengacara yang menjadi saingannya mengejar cinta Arumi.

__ADS_1


Kedua pria itu saling bertatapan sengit,Abi dengan tatapan menantang,Fatih dengan tatapan tajam nya.


"Abi ngapain kamu kesini ? Punya nyali juga ya kamu muncul di depan ku ?".Suara Abah terdengar ketus saat melihat mantan menantu nya itu muncul di ruangan ini.


Abi mengalihkan tatapannya ke arah Abah yang menatap kearahnya dengan tajam.Abi semakin merasa gugup melihat tatapan itu.


"I....iya Bah...A...aaa..ku kesini i...ingin menjenguk Arumi".Abi dengan gagap nya berbicara kepada Abah.


Abah tidak membalas ucapan Abi tersebut,Abah malah menatap Fatih yang berdiri di sampingnya,menaruh tangan besarnya ke arah pundak Fatih.Menuntun Fatih untuk kembali ke sofa ruang rawat itu.Tidak memperdulikan kehadiran Abi.


Abi yang melihat keakraban mantan mertua nya itu dengan pesaingnya merasa cemburu dan cemas.Abi cemburu karena selama kenal Arumi dan menjalin hubungan sebelum menikah juga setelah menikah dia sama sekali tidak pernah diperlakukan seperti itu.Dan dengan kehadiran pria yang baru itu,Abah malah akrab dengan dengan nya.


Abi cemas karena Abah pasti akan mudah merestui Arumi dengan pengacara songong itu.


Abi pun masuk ke dalam ruang rawat itu.Kehadirannya bahkan tidak di pedulikan oleh orang-orang yang berada di dalam ruangan itu.Arumi asyik makan,Mamah Fitri sedang asyik menonton,Abah dan pengacara itu sedang mengobrol dengan akrab.


Abi berjalan ke arah kursi samping tempat tidur Arumi.Duduk di kursi itu dengan tatapan nya ke arah Arumi yang masih asyik dengan makanan nya.


Abi menyerahkan buket bunga itu ke pangkuan Arumi.Abi melakukan itu agar Arumi berbicara pada nya.


Arumi yang melihat buket bunga yang sama sekali tidak di sukai nya.Arumi memang tidak terlalu suka bunga.


Arumi menaikkan alis nya sebelah ke arah Abi.Bertanya apa maksud buket bunga itu.


"Hm ini aku memberikan bunga itu untuk mu.Aku belum pernah memberikan bunga pada mu,tapi tadi aku beli untuk mu.Maaf Mas gak tahu bunga apa yang kamu sukai,tapi mawar bukan nya semua perempuan suka ya ? Jadi mas beli bunga itu untuk mu".Panjang lebar Abi menjelaskan tujuan nya yang memberikan bunga itu.


Arumi menghela napas pelan,dia menaruh piring makan nya itu ke meja yang berada disampingnya.

__ADS_1


"Maaf ya Mas,tapi gak usah buang-buang uang untuk beli bunga.Tapi terimakasih bunga nya meski aku gak suka bunga".Ucap Arumi.


"Kamu gak suka bunga ? Maaf Mas gak tahu kirain kamu juga suka bunga seperti wanita lain".Kata Abi dengan suara pelan.Dia merasa malu tidak tahu apa yang menjadi kesukaan dan ketidak sukaan mantan istri nya itu.


"Iya".Jawab Arumi singkat.Mata nya pun beralih ke arah televisi.


Abi merasa canggung dengan tanggapan dingin Arumi.Tadi saat di mobil dia sudah berpikir akan melihat Arumi yang tersenyum senang jika di beri bunga.


"Rumi,Lia mana ? Mas ingin bermain bersama nya.Mas kemarin merasa bersalah saat tidak mau menuruti keinginan Arumi.Sekarang Mas akan menuruti semua apa yang ingin disuruh Lia".Ucap Abi mencoba mengajak bicara Arumi.


"Dia belum pulang sekolah".Jawab Arumi dengan mata nya yang masih fokus melihat tv.


Abi pun menepuk pelan dahi nya,dirinya lupa putri kecil nya itu sudah sekolah.Memang masih jam 10 pagi,sedangkan jam pulang sekolah Lia jam 11 siang.


"Oh iya Mas lupa.Kamu kapan pulang dari rumah sakit ?".Tanya Abi lagi.


"Nanti".Jawab Arumi lagi dengan singkat.


Sebelum Abi berbicara lagi,terdengar suara pintu yang terbuka.Ada Arga yang baru masuk ke dalam ruangan itu.


Arga kaget melihat mantan suami sepupu nya itu disini.Arga masih marah kepada Abi yang dulu mantan bawahannya yang dengan berani nya menggelapkan dana perusahaannya sehingga mengalami kerugian hampir 500 juta.


Dia ingin sekali memasukkan Abi ke dalam penjara,tapi Arumi mencegahnya dengan alasan kasihan dengan Lia.


Abi yang melihat tatapan tajam Arga ke arahnya menundukkan kepala nya ke bawah.Dia masih merasa malu kepada sepupu mantan istrinya itu.


Syukurlah dia tidak dijebloskan penjara sehingga dia masih bisa menghirup udara bebas.

__ADS_1


Arga mengalihkan tatapan nya,tidak mau lama-lama menatap b*jingan itu.


__ADS_2