AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 76


__ADS_3

Dahlia mematung mendengar bentakan dari Rifki.Air matanya terus saja mengalir.Matanya terus saj menatap ke arah Friska yang tertutup kain.


"Mas tolong biarkan aku melihat Friska untuk terakhir kalinya.Aku Mamanya Mas,aku juga berhak untuk melihat Friska.Aku minta maaf atas segala yang telah ku lakukan".Isak Dahlia jatuh terduduk di depan jenazah Friska.


Rifki menarik tangan Dahlia menuju pintu keluar.Para pelayat hanya menatap adegan itu .Arumi berusaha menahan Rifki untuk tidak berbuat seperti itu.


"Om jangan seperti ini.Kita masih suasana berduka Om.Friska pun akan sedih jika melihat Papa dan Mamanya seperti ini.Ayo ke dalam Om,biarkan saja Bibi mau berbuat apa saja".Ujar Arumi menahan tangan Rifki.


Rifki menarik napas dengan keras,dirinya sadar telah ditatap oleh para pelayat yang datang.Rifki kemudian berbalik ke depan tak mempedulikan Dahlia yang sudah duduk di depan teras yang ramai orang.


Dahlia bersimpuh menangis,dirinya kembali bangkit untuk melihat jenazah Friska.


"Nak,kenapa kamu pergi dengan cepat.Jangan tinggalkan Mama Fris,Mama sama siapa kalau kamu pergi.Mama hanya punya kamu di dunia ini.Maafkan Mama Fris,Mama janji gak akan menuntut kamu apa-apa lagi.Bangun Fris,Bangun !".Ucap Dahlia memeluk tubuh kaku Friska.


Orang-orang menatap ke arah Dahlia dengan tatapan kasihan.


Arumi menatap Dahlia kasihan,biar bagaimana pun perilaku Dahlia yang diluar batas,tetap saja Dahlia seorang Ibu.Kehilangan anak pasti pukulan yang sangat hebat.Arumi mengerti itu,karena dirinya juga seorang ibu.


Tapi mendekati Dahlia juga tidak akan dilakukan Arumi.Dirinya tak ingin membuat keributan lagi di depan jenazah.


Dahlia terus saja terisak di atas tubuh Friska yang terbujur kaku.


"Friska,bangun Friska ! Kita harus bahagia,kamu bilang akan menjadi kaya untuk membahagiakan Mama.Kamu harus melebihi Arumi,jadi kamu cepat bangun.Rencana kita sebentar lagu berhasil merebut segala apa yang dimiliki Arumi.Arumi gak pantas mendapatkan itu semua.Kita lebih pantas,ayo bangun Friska kalau kamu masih mau dianggap anak sama Mama".Ucap Dahlia dengan wajah merah.


Semua orang kaget mendengar ucapan Dahlia yang sudah diluar akal.Rifki wajahnya tampak memerah,marah mendengar ucapan mantan istrinya itu.


Rifki kembali bangkit menuju Dahlia yang masih terus mengoncangkan tubuh Friska.


"Heh perempuan s*ndal ! Jangan membuat keributan di rumah ku ini ! Atau aku akan kembali mengusirmu dari sini".Sentak Rifki.

__ADS_1


Dahlia menatap tajam mantan suaminya itu.


"Siapa yang kamu bilang perempuan s*ndal ? Heh pria miskin aku juga gak sudi kembali ke rumah ini.Karena sebentar lagi aku akan kaya dan aku akan menikah dengan Arif.Aku kesini hanya ingin menjemput Friska.Jadi cepat suruh Friska untuk bangun."Ucap Dahlia aneh.


Orang-orang menatap aneh ke arah Dahlia yang berbicara melantur.


"Kamu sepertinya sudah gila Dahlia ? Wah syukur lah perempuan seperti kamu kalau menjadi gila".Ujar Rifki tersenyum sinis ke arah Dahlia.


"Heh siapa yang kamu sebut gila ? Aku gak gila,aku itu kaya jadi gak mungkin gila.Aku juga akan menikah dengan Mas Arif yang kucintai".Ucap Dahlia kembali melantur.


Rifki mengalihkan tatapannya ke arah polwan yang berdiri di belakang Dahlia.


"Bu polwan,mending bawa saja perempuan ini dari sini daripada dia semakin membuat keributan.Kami di sini lagi berduka,tak ingin ada keributan".Pinta Rifki


Dua polwan itu kemudian mendekat ke arah Dahlia dan memegang lengan Dahlia dengan kuat.


Dua polwan itu dengan kuat menyeret Dahlia yang terus saja meronta meminta dilepaskan.Umpatan-umpatan juga tak lupa dilontarkan Dahlia.


Para pelayat menatapnya dengan tatapan menghina.


...****************...


Pemakaman Friska berjalan lancar,semua orang menangis menyaksikan tubuh Friska yang dikuburkan.


Rifki terus saja menangis menatap tubuh putrinya yang hilang dibenam tanah.Putri satu-satunya pergi meninggalkannya.Tak pernah dirinya kira kalau putrinya lebih dulu dipanggil Tuhan.


Rifki bersimpuh di samping kuburan Friska.Dadanya sesak mengingat cucu pertamanya sudah menjadi piatu.Hanya dirinya yang dimiliki bayi kecil tak berdosa itu.


"Om jangan terus bersedih,Friska tidak akan suka melihat Papanya yang terus menangisinya.Om aku yakin Om kuat,apalagi ada bayi kecil yang dititipkan Friska.Ayo pulang Om,hari sudah beranjak petang".Ujar Arumi.

__ADS_1


Rifki kemudian bangkit,meninggalkan pemakaman itu dengan hati penuh kesedihan.Sesekali Rifki menatap ke belakang,ke arah tanah kuburan yang di sana terbenam putri satu-satunya.


'Papa janji Fris akan menjaga Baby Daffa.'


...****************...


Reza masih terus merintih kesakitan.Sudah beberapa hari dirinya di sini,kondisinya malah makin parah.Alat kelaminnya masih membengkak membuat Reza selalu merintih.


Dirinya ketakutan jika senjatanya itu nantinya tidak berfungsi lagi setelah diinjak-injak Arumi.Umpatan terus saja dilayangkannya untuk Arumi.


Pintu ruangannya terbuka,terlihat pria yang tersenyum sinis ke arahnya.Reza menatap pria itu penuh kebencian.


"Hello bro,how are you ? Bagaimana senjata kebanggaanmu itu ? Apa masih bisa berdiri ?".Tanya Abi dengan tatapan mengejek.Abi datang


"Mau apa kamu datang kesini ? Aku tidak menerima tamu."Ujar Reza menatap Abi penuh kebencian.


"Hahaha aku datang kesini hanya ingin tertawa saja.Kamu tidak tahu saja bagaimana ganasnya Arumi jika sedang marah.Bagaimana enakkan di injak-injak ? Kamu harus tahu dari awal rencana kalian Arumi dan Fatih sudah memprediksi apa yang akan kalian lakukan."Ucap Abi


Reza terkejut mendengar ucapan Abi,ternyata Arumi dan Fatih sudah mengetahui pergerakan mereka.


"Jadi kalian menjebak kami ? Dasar kalian gila !".Umpat Reza


"Hahaha menjebak ? Gak salah,kalian saja yang bodoh hingga rencana kalian begitu mudah untuk diketahui.Sudahlah aku tak ingin banyak bicara untuk penjahat sepertimu,aku hanya ingin memberitahu bagaimana pun kamu adalah bayi yang dikandung Friska.Friska sudah melahirkan bayi laki-laki.Alhamdulillah terlahir sehat,tapi karena lahir prematur jadi masih diinkubator.


Tapi aku punya berita buruk,Friska setelah melahirkan maah drop,hingga dua hari yang lalu meninggal dunia.Sebenarnya aku malas untuk kesini dan memberitahumu tentang ini.Tapi memang kamu harus mengetahui bagaimana kabar kekasih dan anakmu.Kalau begitu aku mau pulang dulu,habiskan lah hidupmu di penjara dengan waktu lama".Ujar Abi.


Setelah berbicara,Abi keluar dari ruang rawat Reza.


Reza yang mendengar itu hanya terpaku,tapi kemudian senyum sinis terbit di wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2