AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 72


__ADS_3

Friska dan Dahlia saling berpelukan,menumpahkan air mata.Sekarang mereka akan menghadapi kasus dengan hukuman yang lebih lama.Apalagi Arumi tidak akan semudah itu untuk melepaskan mereka.


Dulu Reza mau untuk mengeluarkan uang untuk membebaskan Friska juga Dahlia.Tapi sekarang siapa yang akan sudi untuk melepaskan mereka ?.


Abi tak akan mau tahu lagi urusan mereka setelah Abi tahu kalau anak yang dikandung Friska bukannya darah daging Abi.Papanya juga sudah tak mau tahu lagi tentang Friska juga Dahlia karena sepalu dikecewakan oleh mereka berdua.


"Ma,aku tak mau melahirkan di penjara.Aku masih muda,aku gak mau masa depanku dihabiskan di tempat ini.Tolong aku Ma,ini semua salah Mama yang selalu menyuruh ku untuk menyaingi dan membuat Arumi menderita.Bukannya Arumi yang menderita tapi aku ! Aku Ma !".Pekik Friska pilu.


Dahlia semakin mengeraskan tangisannya,dirinya juga menyesal karena hatinya yang penuh benci dan dengki kepada Fitri hingga dirinya sudi melakukan berbagai hal untuk membuat hatinya yang jahat itu puas.Hingga mengorbankan kedua anak,Friska dan Arumi yang tidak tahu apa-apa tentang hatinya yang benci kepada Fitri.


"Aku hanya ingin hidup bahagia Ma.Sejak kecil Mama di depan orang lain selalu menunjukkan kalau Mama sangat menyayangiku tapi Mama selama ini hanya bisa menekanku untuk lebih dari Arumi.Mama setiap saat hanya menyebut Arumi,Arumi,dan Arumi.Karena kebencian Mama sama Tante Fitri hingga Mama rela membuat putri Mama tertekan."Ujar Friska dengan air mata yang semakin deras.


"DIAM ! Bisa tenang sedikit gak ?".Bentak salah satu petugas polisi menegur Friska dan Dahlia.


Friska terdiam,dirinya kembali duduk di samping Mama nya yang masih menangis.Friska kembali terisak,hidupnya akan dia habiskan di dalam penjara.Friska mengelus perutnya yang sudah besar.Dia pikir dengan kehamilannya ini hidup bahagia dengan Abi akan ada di genggamannya tapi sekarang semua hancur tak bersisa.


...****************...


"Kak,komplotan Reza yang ikut menculikku apa sudah tertangkap ? Aku baru sadar kalau saat aku menghajar mereka bertiga,komplotannya itu tidak ada."Ucap Arumi


"Para anak buah ku sedang mengejarnya Sayang.Mungkin sebentar lagi sampai di sini.Tadi orang itu cukup lihai juga kabur dari kejaran anak buah ku".Jawab Fatih.


Arumi,Fatih,Arga dan para bodyguard Fatih sedang makan di warung pecel lele depan kantor polisi.Arumi kelaparan karena tak sempat makan siang.

__ADS_1


"Terus nanti Reza akan ke Malaysia atau gimana Mas ? Dia di hukum di sini atau di sana ?".Tanya Arumi lagi.


"Dia dihukum di sini terlebih dahulu,setelah melakukan hukuman penjara sesuai kejahatannya dia akan dikirimkan ke Malaysia untuk menjalankan hukuman di Malaysia.Hukumannya karena menculikmu paling lama 12 tahun."Balas Fatih


Arumi menganggukkan kepalanya tanda mengerti.Dia puas sudah menghajar pria itu,apalagi menginjak-injakkan alat kelamin Reza yang mungkin saat ini tak akan berfungsi lagi.


"Kakak baru dapat kabar juga di Malaysia,kalau Reza juga pernah melakukan pencabulan kepada anak di bawah umur.Syukurlah kita tahu gerak-gerik mereka dan mengungsikan Lia hingga Reza tidak menyentuh Lia".Ujar Fatih.


Arumi tersenyum,dirinya bahagia suaminya dengan senang hati menerima Lia.Dulu sempat ada kekhawatiran di hatinya kalau Fatih tidak akan mudah menerima Fatih.


"Tapi aku masih ngeri lihat kamu yang injak-injak burungnya si Reza.Ngeri banget kamu Rumi,aku masih merinding kalau mengingatnya.Itu burungnya masih bisa di pake gak ya ? Mungkin tuh burung gak akan bisa bangun lagi".Ujar Arga.


Semua pria yang ada di sana dan ikut menonton aksi Arumi sontak saja memegang alat kelamin mereka masing-masing.Mereka semua juga merasa ngeri saat melihat Arumi yang dengan buasnya menginjak burung Reza.


...****************...


Reza masih terbaring di atas tempat tidur.Dirinya merintih kesakitan,alat kelaminnya meradang dan membengkak karena diinjak-injak Arumi dengan keras.Apalagi Arumi menginjaknya bukan hanya sekali,Reza bahkan tak ingat sudah berapa kali Arumi menginjak alat kelaminnya itu.


Reza khawatir karena aksi Arumi tadi akan membuat burung kesayangannya itu tidak bisa bangun lagi.Bagaimana pun burung itu juga selalu dijadikannya pemikat perempuan yang kurang belaian.


Reza menatap ke arah atap rumah sakit itu.Dirinya menyesali dirinya yang datang ke sini untuk mencari Friska juga ingin mengetahui tentang Arumi.Arumi yang dikiranya perempuan cantik,lembut,dan anggun itu ternyata sangatlah bar bar.


Reza menatap ke arah pergelangan tangannya yang terdapat borgol.Hidup bebasnya sekarang telah usai.Keinginannya yang ingin hidup mewah dengan Arumi usai sudah.

__ADS_1


Reza memang berniat menggaet Arumi untuk hidup foya-foya.Arumi yang cantik dan kaya sangat membuatnya tertarik.Selama ini Reza sangat mudah merayu perempuan-perempuan kaya untuk menghidupinya.Wajah Reza cukup tampan,badannya juga bagus dengan beberapa otot yang terbentuk sempurna.


Reza menatap ke arah jendela yang menampakkan petugas polisi yang berjaga di luar.Reza menghela napas pelan,kebebasannya usai sudah,dirinya tahu masa mudanya akan dihabiskan di penjara.Dirinya akan tua di penjara,bukan hanya menjalani hukuman di Indonesia tapi juga di Malaysia.


...****************...


Friska menatap kosong ke depan.Tampilannya sudah sangat berantakan,wajahnya tampak babak belur karena dihajar Arumi.


Friska mengelus perutnya,terlintas di pikirannya untuk pergi ke alam lain dengan membawa bayi ini.


Dahlia menatap sendu putrinya,putri kecil yang selalu dituntutnya untuk melebihi Arumi.Padahal dari dulu pun,Dahlia sudah tahu dirinya dan Friska tak akan mungkin menyaingi Arumi.


Arumi yang cantik,baik,selalu di sukai oleh semua orang di keluarga Dinata.Arumi adalah cucu perempuan pertama di keluarga besar itu hingga semua orang menyayanginya.


Meski kelahiran Friska,posisi Arumi sama sekali tidak tergeser.Apalagi semakin besar Friska juga menunjukkan sikap yang tak baik membuat semua orang tak menyukainya.


"Sayang maafkan Mama karena membuat kamu seperti ini.Fris bicaralah,jangan membuat Mama semakin bersalah."Ucap Dahlia mengelus rambut Friska dengan lembut.


Friska sama sekali tak menjawab ucapan Mamanya itu.Dirinya masih asyik dengan tatapan kosongnya ke depan.


Dahlia terisak melihat Friska yang sama sekali tak menjawab ucapannya apalagi tatapan kosong Friska semakin membuat hati Dahlia sakit.


"Friska,maafkan Mama karena keegoisan Mama,karena iri hati dan kebencian Mama hingga membuat kamu seperti ini.Mama yang tak bersyukur memiliki Papa juga kamu.Mama salah Friska,tapi tolong jangan hukum Mama seperti ini".Ujar Dahlia terisak.

__ADS_1


__ADS_2