
"Pada ngomong apa sih ? Kok serius banget kayaknya".Ucap Arumi tiba-tiba datang dan duduk di samping Fatih.
"Rumi masa' Fatih gak percaya kalau kamu itu aslinya sangar.Kelihatannya aja cewek pendiem dan kalem tapi isinya bar-bar".Sahut Arga.
"Bahasanya Ga."Tegur Fatih tak suka istrinya di katai seperti itu.
Arumi hanya tersenyum saja mendengar ucapan Arga dan Fatih.
"Kamu awal bertemu dengan mantan suami kamu memangnya kamu nyelamatin Abi dari begal ?".Tanya Fatih menatap Arumi yang duduk di sampingnya.
"Iya kak."Balas Arumi.
Fatih tertegun,dirinya kira tadi Arga hanya membual tentang Arumi yang menyelamatkan Abi dari begal.
"Muka mu Fatih kondisikan dong,takut ya liat istrimu yang sangar hahahaha".Ejek Arga tertawa melihat wajah Fatih yang heran.
Fatih yang kesal di ejek Arga melemparkan bantal sofa ke muka Arga.Arga yang dilembar bantal malah makin kencang ketawanya.
"Sudah sudah,tapi pertanyaan ku tadi belum di jawab,kalian ngomongin apa sih ? Aku tadi sempat dengar kalau ada yang diculik.Siapa yang diculik Kak ?".Tanya Arumi lagi.
"Friska dan Mamanya sudah bebas.Aku dan Arga yakin mereka pasti telah membuat rencana untuk menghancurkan kamu sayang.Aku berpikir mungkin Friska dan Mamanya akan datang kesini ngemis-ngemis maaf sama kamu.Setelah kamu percaya dengan mereka dan kamu lengah sedikit mungkin mereka akan mengadu domba kita dan membuat kita bertengkar.Setelah kita bertengkar disitulah Reza akan datang.Aku tahu Reza itu tertarik sama kamu jadi mungkin mereka berencana untuk memisahkan kita.
__ADS_1
Tapi aku takut kalau mereka berencana untuk menculik Lia atau Mamah juga kamu.Jadi aku dan Arga lagi berunding untuk mengungsikan Mamah dan Lia ke tempat yang lebih aman dan mereka bertiga tidak akan mengetahuinya.Gimana menurut kamu ?".Jelas Fatih panjang lebar.
"Rumi setuju Kak.Lia dan Mamah setelah tujuh hari kepergian Abah kita harus mengungsikan mereka.Apartemen ku yang dulu pasti sudah di ketahui Friska dan Mamanya.Kalau ke luar kota kita gak bisa ngawasinnya secara langsung.Apalagi Lia pasti protes kalau jauh dariku dalam waktu lama."Pikir Arumi.
"Gimana kalau di villa aku yang ada di pinggiran kota.Kita juga bisa ngajak Mama Widya ke sana.Atau bahkan para tetua keluarga besar ke sana.Itu properti baru ku yang aku beli dua bulan yang lalu.Dan kita bertiga di sini mengawasi Friska dan cecunguknya itu.Kita juga gak bisa biarin para tetua keluarga besar di sini.Aku takutnya mereka malah menyerang para tetua.Kita juga harus memberitahu saudara kita yang lain Rumi.
Dan kita juga bisa mengajak Abi untuk mengawasi mereka bertiga.Bagaimana pun Abi juga sudah baik hati memberitahu kita tentang Reza dan Friska."Usul Arga.
Fatih dan Arumi pun setuju atas usulan Arga.
...****************...
Sudah dua minggu dari kabar Friska dan Dahlia telah bebas.Syukurnya Friska,Reza dan Dahlia belum bergerak melakukan rencana mereka.
Keluarga besar semua setuju atas usulan Arga.Para tetua pun berangkat menuju villa Arga yang terletak di pinggiran kota.Tak ketinggalan juga Mama Widya dan Lia ikut ke sana.Arumi sebenarnya merasa berat di tinggalkan Lia dalam waktu yang belum di tentukan.Sampai Friska dan Dahlia menyerah untuk menyakiti Arumi,Mamah juga Lia maka keberadaan Mamah Fitri dan Lia masih harus di sembunyikan.
Abi juga telah di beritahu akan rencana mereka untuk menghentikan Friska dan komplotannya.Meski sebenarnya Abi masih belum rela melihat Arumi telah dimiliki oleh pria lain tapi Abi juga tak mau Arumi dan Lia di sakiti Friska.
Lagi pula meski Abi dan Fatih masih canggung jika bertemu setidaknya mereka sudah tidak adu otot juga adu suara jika bertemu.Hubungan Abi dan Arumi juga tampak lebih baik,Arumi sekarang sudah tidak bersikap dingin dan ketus lagi ke arah Abi.
"Meski sudah dua minggu belum ada pergerakan dari Friska dan cecunguknya itu tapi kita harus tetap waspada.Aku punya firasat sebentar lagi mereka akan mulai bergerak.Ini adalah perang antara keluarga kita dengan Friska.Kamu Fatih sudah siap dengan para pengawal yang akan mengawasi Arumi dan para keluarga di villa ?".Tanya Arga saat berkumpul dengan Arumi,Fatih,Abi juga para saudar sepupu keluarga Dinata selain Friska.
__ADS_1
Friska dan Dahlia memang sudah dicoret dari daftar keluarga Dinata.Mereka berdua memang tidak pernah disukai di keluarga besar itu.
"Iya aku sudah mengerahkan para pengawal untuk Arumi juga di villa.Beberapa pengawal sudah menyamar menjadi karyawan restoran juga para pekerja di rumah.Aku juga sudah menyiapkan CCTV yang sulit terdeteksi dengan mata.Aku juga sudah menyogok pembantu di kontrakan Reza untuk menjadi mata-mata.Juga ada anak buah ku di sekitar tempat mereka tinggal.Jadi kalau sewaktu mereka bergerak kita sudah mengetahui pergerakan mereka".Ujar Fatih dengan wajah serius.
"Kamu Abi sudah menyadap ponsel Friska ?".Tanya Arga kepada Abi.
"Sudah.Cukup mudah dengan meminta Friska bertemu di cafe.Dan aku menyuruhnya untuk tidak memberitahu Mamanya juga Reza.Saat Friska ke toilet di situlah aku bergerak.Syukurlah ponselnya tidak terkunci dengan password."Balas Abi sekarang duduk di samping Reyhan,salah satu sepupu Arumi.
"Baguslah.Rumi kamu siap kan sewaktu-waktu jika mereka melakukan kekerasan ?"Tanya Arga dengan menaik turunkan alisnya ke arah Arumi bermaksud menggoda sepupunya itu.
Arumi memutar matanya malas mendengar godaan Arga ke arahnya.Semua orang yang berkumpul termaksud Abi tertawa mendengar godaan Arga itu.Semuanya tahu bagaimana sangarnya Arumi melawan para penjahat.Pedang saja tak membuat Arumi merasa sakit.
Fatih berusaha menahan ketawanya,tak ingin membuat istrinya itu marah ke arahnya.Istrinya ternyata sangar membuat Fatih juga takut.
"Kalau mau ketawa,ketawa aja Kak.Dari pada jadi penyakit".Sindir Arumi ke arah Fatih.
Fatih langsung terdiam,menatap Arumi dengan tatapan melas.Arumi kalau ngambek gak mau bicara dengannya.
Yang lain malah ketawa melihat Fatih yang di sindir Arumi apalagi melihat tatapan melas Fatih ke arah Arumi yang sekarang membuang muka.
Abi juga tertawa,dirinya tahu sekali gaya merajuk dan ngambeknya Arumi yang akan diam saja,tak mau bicara dengan orang yang membuatnya kesal .Meski masih merasa cemburu melihat kemesraan Arumi dan Fatih tapi Abi juga senang kalau Arumi saat ini telah bahagia dengan kehidupannya.
__ADS_1
Abi sekarang sadar diri,tak mau lagi mendekati Arumi mengajaknya untuk rujuk.Toh kalau diajak rujuk,pastinya sudah tak bisa karena Arumi sekarang sudah punya suami.