AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 66


__ADS_3

"Aku yakin mbak,lagi pula kalau bukan aku yang kerja siapa lagi mbak.Aku sama Mas Abi sudah pisah,Mama juga sudah tua gak akan sanggup lagi kalau bekerja.Reza juga sudah balik ke Malaysia.Aku juga belum menikah sama Reza jadi dia gak mungkin nafkahin aku dan Mama.


Mbak please terima aku bekerja di sini Mbak.Jadi pembantu di rumah mbak juga gak apa-apa mbak.Aku bisa kalau beresin rumah kok.Kalau meminta sepupu kita yang lain,mereka semua sudah benci sama aku.Bahkan melihat wajahku saja mereka gak akan sudi Mbak".Ucap Friska sambil memasang wajah sedih.


Dahlia merasa kesal disebut Friska sudah tua.Meski memang umurnya sudah setengah abad tentu saja dirinya tidak terima dikatai tua.


"Tapi maaf ya Friska,tapi mbak gak bisa.Kamu hamil besar,terus kalau kamu bekerja siapa yang ngawasin ? Gimana pun aku dan Kak Fatih itu sibuk bekerja."Ujar Arumi.


"Tenang aja Rumi,biar Bibi yang ngawasin sambil bekerja di rumah kamu juga.Bibi juga mau bekerja di rumah kamu.Bibi gak bisa biarin Friska sendirian bekerja."Balas Dahlia juga memasang mimik muka sendu.


Arumi dan Fatih saling berpandangan.Tatapan mereka seolah saling berbicara satu sama lain.Mereka berdua sudah memperkirakan semua ini.


"Baiklah.Besok kalian datang ke rumah ku yang dulu saja.Aku tunggu besok pagi".Ucap Arumi lagi membuat keputusan.


"Loh bukannya kalian tinggal di rumah yang dibelikan Fatih ?".Tanya Dahlia heran.


Tentu saja dirinya heran.Sudah beberapa kali dirinya pergi ke rumah yang dulu Arumi dan Abi tempati.Tapi rumah itu terlihat sepi dan kosong.Tadi juga Arumi sudah bilang kalau dirinya sekarang tinggal di rumah Fatih.


"Iya Bi.Kami disana cuma tinggal dua minggu saja.Nanti malam kembali tinggal di rumah ku karena di rumah itu dekat kemana-mana.Terus rumah yang sekarang kami tempati jauh kalau ke tempat kerja".Sahut Arumi mencari alasan.


Tentu saja dirinya gak akan semudah itu memberikan alamat rumah yang sekarang mereka tempati.Lebih aman untuk kembali ke rumah Arumi dulu.


Dahlia dan Friska mengangguk mengerti.


...****************...


Sesuai dengan pembicaraan mereka kemarin.Pagi ini Friska dan Dahlia sudah muncul di rumah Arumi.Tatapan bingung mereka layangkan di rumah Arumi.Bagaimana tidak,di rumah itu terlihat banyak laki-laki berbadan kekar dan gagah.Wajah para laki-laki itu terlihat menyeramkan seperti preman membuat Friska dan Dahlia merasa ngeri dan takut.


"Ma,kok di rumah Arumi banyak preman seram kayak gitu ya.Perasaan dulu gak ada deh".Bisik Friska di telinga Dahlia.


Tatapannya terus tertuju pada sekumpulan pria kekar itu.


"Iya Fris,Mama juga bingung.Terus Mama juga takut kalau di rumah si Friska banyak begini orangnya,gimana menjalankan rencana kita ?".Ucap Dahlia juga sambil berbisik.


Para pria kekar itu juga menatap mereka dengan tatapan tajam makin membuat Friska dan Dahlia makin ketakutan.


"Mau apa kesini ?".Tanya salah satu pria kekar itu kepada Friska dan Dahlia.

__ADS_1


"I...i...ini ma...ma...u ca...ri A..rumi"Ucap Dahlia terbata-bata.


"Bicara yang benar !".Ucap pria itu lebih keras kearah mereka berdua.


"Mau cari mbak Arumi".Ucap Friska mewakili Mamanya yang kaget karena dibentak.


"Tunggu sebentar di sini".Ucap pria itu berbalik dan masuk ke dalam rumah Arumi.


"Dasar pria tidak punya sopan santun.Sama orangtua pake bentak-bentar!".Umpat Dahlia dengan perasaan keki.


Beberapa pria kekar yang mendengar umpatan Dahlia menatap ke arah Friska dan Dahlia dengan tatapan tajam membuat kedua perempuan itu kemudian terdiam.


Tak lama kemudian,Arumi muncul dari dalam membuat Friska dan Dahlia menghela napas lega.


"Bibi,Friska ayo masuk ke dalam".Ajak Arumi mempersilahkan Friska dan Dahlia untuk masuk ke dalam rumahnya.


"Rumi,kenapa di rumah kamu banyak preman ?".Tanya Dahlia dengan wajah penasaran saat dirinya dan Friska sudah duduk di sofa ruang tamu Arumi.


"Oh buat jaga-jaga aja siapa tahu ada orang yang ingin berbuat jahat sama kami sekeluarga.Kan kalau ada apa-apa para bodyguard langsung menghajar orang itu".Balas Arumi dengan wajah santai.


"Bibi dan Friska yakin bekerja di rumah ini ?".Tanya Arumi melihat Bibi dan sepupunya itu terdiam.


"Ya...yakin Mbak.Aku mau cari uang sendiri untuk melahirkan".Sahut Friska meski dirinya mulai merasa ragu untuk menjalankan rencana yang mereka susun.


"Oh ya sudah.Karena rumah ini tak ada pembantu dan hanya kalian berdua yang bekerja aku harap kalian bekerja sungguh-sungguh.Meski kalian Bibi dan juga sepupu ku tapi kalian bekerja di rumahku.Di pintu kulkas sudah aku tempelkan beberapa jobdesk kalian.Meski aku dan suami ku tak ada disini mengawasi kalian.Tapi para bodyguard itu akan mengawasi kalian."Ucap Arumi tegas.


Dahlia dan Friska saling melirik satu sama lain.Mereka kira akan bebas di rumah ini tanpa diawasi.Padahal mereka berpikir akan mengambil beberapa barang berharga Arumi.


"Bagaimana Bi ? Friska ?".Tanya Arumi karena melihat kedua perempuan yang ada dihadapannya itu hanya saling melirik tanpa mengeluarkan suara.


"Iya mbak.Aku dan Mama mengerti."Ujar Friska akhirnya.


"Baiklah kalau begitu.Aku harus pergi sekarang."Arumi kemudian berangkat kerja meninggalkan Friska dan Dahlia yang sedang termenung di sofa itu.


...****************...


Dahlia dan Friska kemudian bangkit dari duduknya dan melangkah ke arah dapur.Dahlia menuju kulkas untuk melihat apa list yang diberikan Arumi untuk mereka kerjakan.

__ADS_1


"Hah ? Benar-benar si Arumi keterlaluan.Katanya sudah memaafkan tapi kok dia bisa-bisanya bikin list kerjaan untuk kita begini.Dasar ! Kalau saja kita tak ingin balas dendam,gak sudi aku jadi babu begini".Umpat Dahlia dengan suara keras.Dirinya lupa kalau sekarang mereka sedang diawasi oleh para pria kekar.


"Ehem".Suara deheman dari belakang membuat Dahlia dan Friska melonjak kaget.


"Wah ini kerjaannya mudah-mudah banget Fris".Ucap Dahlia pura-pura senang.


Friska kemudian mendekati kulkas itu,ingin membaca list yang diberikan Arumi untuk mereka.


Mata Friska melotot saat melihat list tersebut.


List yang dituliskan Arumi adalah \=


Untuk Bibi Dahlia hari ini \=


1.Bersihkan kolam ikan di belakang


2.Potong kebun belakang dan samping.


3.Menyiram tanaman samping dan depan.


4.Membersihkan kandang kucing.


5.Sikat dan bersihkan kamar mandi belakang dan atas.Tidak perlu kamar mandi kamar utama.


Untuk Friska hari ini \=


1.Mencuci baju para bodyguard.


2.Menyapu dan mengepel seluruh rumah.


3.Membersihkan kaca aquarium


4.Bersihkan kaca jendela seluruh rumah.


Kalian tidak perlu masak.Masak saja untuk Bibi dan Friska.Para bodyguard akan makan dari restoran.


Arumi

__ADS_1


__ADS_2