AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS

AKU TAHU PERSELINGKUHANMU MAS
Bab 77


__ADS_3

Dahlia sejak kembali dari rumah Rifki bersikap aneh.Dirinya selalu memanggil-manggil nama Friska,bahkan salah satu teman di selnya bahkan sampai di peluk Dahlia dengan erat sambil memanggil-manggil nama Friska.Teman satu selnya itu bahkan sampai trauma dan tak mau satu sel dengan Dahlia.


Kondisi Dahlia semakin lama semakin memburuk.Dahlia bahkan tak mau makan,jika diajak bicara pun sudah tak nyambung.Pihak kepolisian pun melakukan tes kejiwaan untuk Dahlia.Dan hasilnya terbukti Dahlia mengidap gangguan kejiwaan dan akhirnya Dahlia dirawat di rumah sakit jiwa.


Jiwa Dahlia sudah tak sehat saat mendapati Arif,pria yang dicintainya menikah,obsesinya terhadap Arif memang sudah sangat parah.Bahkan kehidupan putrinya pun dikorbankannya untuk obsesinya itu.Keinginan untuk memiliki Arif pupus sudah saat mendengar pria yang didambakannya menjadi suami pupus sudah saat mendengar pria itu meninggal.


Kejiwaannya makin terganggu saat menyadari semua rencananya yang diharapkan berhasil malah menjadi boomerang untuknya dan membuatnya kembali mendekam di penjara.Sekarang kejiwaannya benar-benar sudah terganggu saat mengetahui putri satu-satunya meninggal.


...****************...


"Ada apa Kak ? Kok mukanya seperti kaget begitu ?".Tanya Arumi saat menyajikan teh dan camilan untuk suaminya yang sedang bekerja.


Fatih menoleh ke arah istri tercintanya itu dan menatap wajah Arumi.


"Rumi,aku dengar Bibi Dahlia sekarang di rawat di rumah sakit jiwa.Setelah Friska meninggal,polisi mengabarkan jika Dahlia bertingkah aneh dan membuat satu teman selnya trauma dan tak mau satu sel dengan Bibi lagi.Dan setelah dilakukan tes kejiwaan trrbukti kalau memang Bibi mengidap gangguan jiwa.Apa kita harus mengabarkan ini sama Om Rifki ?".Ucap Fatih.


Arumi menghela napas pelan,turut kasihan mendengar nasib Dahlia sekarang.Tapi apa yang harus dilakukannya ? Sedangkan tak mengidap gangguan jiwa saja Dahlia sudah sangat ingin menghancurkan dan menyakitinya apalagi sekarang ?.


"Ya udah Kak dikasih tahu saja sama Om Rifki,meski bagaimana pun Bibi adalah mantan istri dan Ibu dari anaknya."Ujar Arumi menyenderkan kepalanya di bahu Fatih.


Fatih tersenyum manis mendapati Arumi yang sekarang lebih sering bermanja-manja padanya.Istrinya yang tangguh dan tegas itu ternyata bisa juga manja.


"Oh ya Sayang,aku sudah mengatur jadwal untuk bertemu WO yang akan mengurus resepsi pernikahan kita.Aku mau semua orang tahu kamu istriku.Sekarang masalah Bibi dan Friska sudah selesai,aku mau bulan depan aku bisa mengikrarkan diri telah menjadi suami kamu.Apalagi teman-temanku belum tahu aku menikah".Ucap Fatih mengelus rambut Arumi.

__ADS_1


"Kamu gak mau menikah dengan janda ? Aku takut kamu dihina karena menikah dengan janda seperti aku Kak".Sahut Arumi menatap Fatih


Arumi yang percaya diri terkadang hilang dna menjadi Arumi yang pesimis dan rendah diri apalagi menyangkut statusnya yang pernah menikah.


"Siapa bilang kamu janda ? Kamu bukan janda Sayang,kamu punya suami dan itu aku.Aku gak peduli sama ucapan orang lain,aku hanya peduli padamu dan Lia saja juga orang tua kita.Kamu tahu kamu adalah tujuan hidupku,kamu adalah bahagia ku.Aku rela menunggu dua belas tahun hanya untuk perempuan spesial seperti kamu.


Sahabat-sahabatku pun aku yakin tak akan merendahkan kamu Sayang.Mereka tahu kamu adalah orang yang paling aku cintai selain Mama dan Papa.Kamu ingat kan teman-temanku yang bertemu denganmu saat aku menjadi pengacara perceraian kamu dengan Abi.Dan mereka malah menggoda ku karena saat itu kamu akan menjadi janda dan akan menjadi istriku.Mereka sahabatku yang baik mendukungku untuk memperjuangkan kamu".Ujar Fatih meraih bahu Arumi untuk menatapnya.


Arumi tersenyum bahagia mendengar ucapan suaminya itu.Bahagia dirinya mendapati suami yang diharapkannya selalu akan mencintainya dan Lia.Dirinya berdoa untuk Fatih selalu mencintainya dan tak akan selingkuh darinya.


"Kak aku berharap Kakak selalu mencintaiku dan tak berniat untuk menduakanku".Harap Arumi


"Iya Sayang aku jamin hatiku hanya untuk kamu dan terkunci untuk kamu".Ucap Fatih mendekatkan wajahnya kepada Arumi


Belum sampai bibir Fatih mendarat di bibir Arumi,gedoran pintu ruang kerja terdengar berikut suara panggilan dari gadis kecil mereka.


"Umma Umma,Papa ! Buka Umma".Suara teriakan Lia yang meminta pintu dibuka membuat Arumi dan Fatih serentak menjauhkan diri.


Fatih mengusap wajahnya,baru saja dirinya ingin memadu kasih bersama istri tercinta sayangnya putri kecil kesayangannya itu tidak membiarkan itu terjadi.


Arumi terkekeh mendapati wajah suaminya yang nelangsa.Arumi mengecup bibir Fatih singkat dan beranjak untuk membuka pintu ruangan itu.


Terlihat wajah Lia yang tertekuk kesal mendapati Ummanya di ruangan itu.Bibir princess kecil terlihat manyun menahan kesal karena Umma dan Papanya lama membuka pintu.

__ADS_1


Arumi tertawa melihat putrinya yang kesal.


"Hey Princess kecilnya Umma dan Papa,kok cemberut sih ? Kamu kok bangun,padahal kan Umma tadi cek kamu sudah tidur."Ucap Arumi


menundukkan tubuhnya sejajar dengan tubuh Lia.


"Papa mana Umma ? Lia mimpi buruk tadi,Lia mau tidur sama Umma sama Papa di kamar Lia".Ucap Lia


Fatih berjalan kearah pintu menyusul istrinya setelah menenangkan sesuatu yang terlanjur berdiri.


"Hey princess Papa kok kamu sudah bangun ?".Ucap Fatih yang meraih tubuh Lia di dalam gendongannya.


Lia meletakkan kepalanya pada bahu Fatih,Fatih terkekeh saat menyadari Lia dan Arumi punya kebiasaan yang sama,suka sekali menyenderkan kepala mereka di bahu Fatih.


"Lia mimpi buruk Papa,Lia mimpi monster kejam yang mengejar Baby Daffa dan Lia.Lia takut Papa,Lia ingin ditemani Umma dan Papa di kamar Lia".Ucap Lia semakin mengeratkan pelukannya di leher Fatih.


Fatih lekas berjalan menuju kamar Lia dengan Arumi mengikuti kedua orang itu dari belakang.Senyuman manis tersungging di wajah Arumi menggambarkan dirinya bahagia mendapati suami yang bukan hanya mencintai dan menyayanginya tapi juga pada Lia.


Dulu Arumi sempat tak terpikir menikah lagi karena khawatir suaminya nanti tidak akan menerima dan menyayangi Lia seperti anak sendiri.Dan kekhwatirannya ternyata tak terjadi,dirinya bersyukur Fatih mencintai dirinya dan putrinya.


Lia juga tampak bahagia jika bermain dan bersama Fatih.Lia bahkan kadang lupa dengan Arumi membuat Arumi terkadang kesal jika dicueki oleh Fatih dan Lia yang asyik bermain.


Tapi kedekatan Fatih juga tidak mengaburkan kedekatan Lia dan Abi.Dengan hubungan mereka yang mulai membaik,Lia terkadang bermain dengan Abi di rumah yang ditempati mantan suami Arumi itu.

__ADS_1


__ADS_2