
Masih Flashback
"Bhahahahahah,gak nyangka ada yang gak kenal ketos paling terkenal SMA 1 ini.Siapa dia Fatih ?".Tanya Haris masih dengan tawa mengejeknya ke arah Fatih.
"Terus aja tertawa Ris.Lebih kenceng aja biar orang-tahu."Sindir Fatih sebal melihat teman sebangkunya itu tertawa mengejeknya.
"Hahahahahaha"Haris yang disindir begitu malah semakin mengeraskan suara tertawanya.
"Aku serius Fatih,siapa orangnya ? aku penasaran siapa orang yang gak tahu ketua osis kita ini".Setelah puas tertawa,Haris mencoba untuk serius melihat wajah Fatih yang terlihat sebal melihatnya.
"Aku hanya tahu namanya Rumi,aku gak tahu nama lengkapnya apa.Dia kelas 10 A."Ucap Fatih.
"Rumi ? kelas 10 A ? Maksudnya Nabila Arumi
Mahira ? ".Tanya Haris seolah dia mengenal Arumi.
"Gak tahu,aku gak tahu nama lengkapnya."Sahut Fatih.
"Kalau gak salah gak ada namanya Rumi selain Nabila Arumi Mahira."
"Kamu kenal Rumi Ris ?"
"Gak terlalu kenal sih,hanya tahu nama dan wajahnya saja.Kamu emang gak tahu dia primadona sekolah kita ? Seperti kamu Fatih,kamu kan pangeran sekolah dia putrinya tapi dia pendiam banget,dia dijuluki ice princess saking dia jarang banget bicara.Kerjanya di perpustakaan terus sama kayak kamu."Haris menjelaskan tentang Arumi yang dia ketahui.
"Terus ?".
"Dari jaman MOS,dia paling jarang berinteraksi.Di marahi sama seniornya aja dia
gak peduli Fatih,bikin anggota osis perempuan yang jadi panitia MOS jadi banyak yang benci sama dia.Memang kamu gak tahu Fatih,kamu kan ketua osis."
"Gak,aku gak ingat".
"Oh iya,kalau gak salah Angel yang nanganin dia,katanya gak mau ketua osis ikut turun tangan.Takut kayaknya kamu naksir Arumi.Eh sekarang kamu memang naksir Arumi."
Fatih terdiam mendengar ucapan Haris.Dia merasa semakin tertarik dengan Arumi.
__ADS_1
...****************...
Fatih sedang sibuk melakukan rapat untuk melakukan perlombaan setelah masa ujian semester 1 dilakukan.Memang tradisi di SMA itu,setelah melakukan ujian akan dilakukan perlombaan seminggu sampai diterimanya raport.Semua kelas diwajibkan akan ikut.
Sudah beberapa hari ini Fatih tidak pergi ke perpustakaan,membuatnya tidak bertemu dengan Arumi.Fatih merasakan perasaan rindu kepada Arumi,tapi tanggung jawabnya sebagai ketua osis membuatnya menahan perasaan rindu itu.
"Fatih !"Panggil seorang perempuan yang melihat Fatih hanya melamun.Tak menyimak semua apa yang telah dibicarakan oleh anggota osis yang lain.
"Hah ?"Fatih tersadar dari lamunannya mendengar namanya dipanggil.
"Kamu melamun Fatih ? Kamu gak apa-apa kan ? Gak biasanya kamu melamundi tengah rapat."Perempuan yang tadi memanggilnya bertanya dengan perhatian kepada Fatih.
"Gak apa-apa Angel.Maaf saya kurang fokus,aku permisi dulu ke toilet."Fatih pun bergegas keluar dari ruang rapat menuju ke arah toilet untuk membasuh wajahnya.
Setelah keluar dari toilet,dia melihat Arumi berjalan ke arah ruang guru.
'Ngapain Arumi ke ruang guru.'
Fatih yang penasaran juga pergi menyusul ke ruang guru.Fatih yang berdiri di depan jendela di depan ruang guru mengintip apa yang dilakukan Arumi di dalam.
****PUKKK****
**Fatih kaget saat ada yang menepuk pundaknya dari belakang.
"Ngapain kamu Fatih ngintip-ngintip ? ".Tanya salah satu guru sekolah yang bertanya.Heran melihat anak teladan di depannya ini yang sedang mengintip ke dalam ruang guru.
"Eh Ibu....hehehehe,sa..saya nyari Pak Hutagaol Bu,mau ada yang saya tanyakan tentang perlombaan yang 3 minggu lagi yang akan diadakan."
"Kamu masuk aja ke dalam.Perasaan Ibu Pak Hutagaol di dalam."
"Hehehe iya Bu".
Fatih dengan kikuk pun masuk ke dalam ruang guru menuju ke arah meja Pak Hutagaol.
"Pak dicariin Fatih tuh sampai dia ngintip-ngintip."Adu Ibu guru tadi kepada Pak Hutagaol.
__ADS_1
"Dia bukan ngintip aku Bu Irma,tapi ngintip butet yang didepanku ini Bu Irma.Seperti tidak
tahu saja anak muda."Gurau Pak Hutagaol tepat sasaran.Membuat Fatih garuk-garuk leher belakangnya.Mukanya juga tampak memerah di depan guru-guru yang menggodanya itu.
"Hahaha,benar Pak.Aku pun heran melihat Fatih yang mengintip.Tak seperti biasanya."Sahut Bu Irma masih tertawa menggoda melihat murid kesayangannya itu malu-malu di depan perempuan.Tak biasa melihat Fatih yang terlihat malu,Fatih biasanya cuek di depan perempuan.
Arumi yang tahu guru-guru yang berada di depannya juga menggoda dirinya,berdiri diam
tak terpengaruh mendengarnya.
"Kau naksir Arumi,Fatih ?".Tembak Pak Hutagaol dengan senyum menggodanya.
Fatih yang ditanya seperti itu,tentu saja gugup untuk menjawabnya.
"Iya eh gak Pak".Fatih keceplosan menjawab ya kepada guru yang masih menggodanya itu.
"Hahahahah".Tawa kedua guru di depannya itu makin kencang,membuat guru-guru yang lain mendekat penasaran.Apalagi melihat Fatih yang berdiri dengan muka memerah karena malu.
Fatih diam-diam melirik ke arah Arumi yang berdiri disampingnya.Terlihat Arumi makin cantik setelah beberapa hari tidak melihatnya.
Arumi yang sadar dilirik oleh pemuda yang berdiri disampingnya itu pun menoleh ke arah Fatih.Hingga membuat kedua pasang mata itu bertatapan.Fatih melihat iris mata coklat yang dimiliki oleh perempuan yang disukainya itu.
"Hmmm hmmmn,kita seperti melihat drama korea ya Bu,melihat pemerannya saling bertatapan penuh cinta.Aihhh jadi bernostalgia ya saat masa-masa cinta jaman SMA."Goda guru yang lain,melihat adegan tatap-tatapan sepasang anak SMA itu.
Guru-guru yang lain semakin menggoda Fatih dan Arumi.Tapi hanya Fatih yang terlihat mukanya memerah karena malu.Arumi hanya terdiam melihat guru-guru di depannya ini yang terus menggoda dirinya dengan cowok yang disampingnya itu.
"Pak,kalau begitu saya undur diri dulu."Kata Arumi yang berpamitan kepada Pak Hutagaol.Arumi sedang kebelet ke toilet.
Melihat Arumi yang keluar dari ruang guru,Fatih terus melihat punggung Arumi sampai punggung itu tidak terlihat.Tidak menyadari tatapan menggoda dari guru-guru yang berada di depannya itu.
"Hmmmm hmmmm,Arumi sudah tidak nampak lagi Fatih,kau gak usah tengok ke pintu itu terus.Katanya kau ada keperluan samaku ya.Ada perlu apa kau sama ku ?"Tanya Pak Hutagaol masih dengan tatapan menggodanya.
"Hmmm ini Pak,soal perlombaan 3 minggu lagi,apakah perlombaan itu sama seperti lomba tahun kemarin ? Apa ada lomba yang akan ditambahkan lagi Pak ?".Tanya Fatih kepada Pak Hutagaol.Pak Hutagaol memang menjabat sebagai penanggung jawab osis.
"Kau tanyakan lah sama teman-temanmu yang lain.Siapa tahu ada yang ingin memberikan ide,kalau sudah terkumpul,baru kau temui aku lagi.Biar kita tentukan apa saja perlombaannya."
__ADS_1
"Baik Pak"