Alvian Tungga Putra

Alvian Tungga Putra
Episode 10 : bertikai


__ADS_3

Alvian dan Siti sampai dirumah, Siti segera mengambil kotak p3k agar membersihkan luka Al kembali.


Al adalah panggilan akrab dari Alvian untuk mbak Siti karna jika dipanggil Alvian terlalu panjang baginya.


" sini mas Al mbak bersihkan dulu"


Alvian mengikuti mba Siti yang sedang menyiapkan alcohol, Betadine dan kasa juga plester.


" lain kali dibalas mas Al jangan diam saja emang mas Al itu mau diinjek-injek sama orang terus"


mbak Siti terus saja berbicara sedangkan Alvian hanya diam melihat apa yang Siti lakukan


" em mbak plester nya jangan dibuang ya??" ucap Alvian dengan suara lirihnya sambil menahan perih ketika diobati Siti


" kenapa??" tanya situ


" itu dari temen baru aku"


Siti tersenyum penuh arti " oh jadi mas Al ini udah punya temen sekarang?? cewe apa cowo?? jujur mba seneng banget loh kamu punya temen ada kemajuan"


Alvian hanya terdiam saja mendengar ocehan mbak pengasuhnya tsb.

__ADS_1


memang benar Alvian tidak pernah punya teman karna semua orang menganggapnya dia aneh.


suka membawa buku tebal dengan kacamata yang bertengger di hidung nya ditambah prestasi akademis yang didapatnya membuat semua orang bergidik ngeri benarkah sosok seperti Alvian nyata adanya??


" trus mau diapain lagi mas Al ini plester nya??" tanya lagi mba Siti sambil senyum meledek


" ntah mungkin Al simpan"


" jangan cuma disimpan mas Al mending dibuat sticker atau gantungan" ucap mba Siti lagi


" memang bisa mba??" tanya Al kembali


" si laminating dulu mas lalu di tambah pin gantungan kunci atau Doble tape lalu tempel ntah di laptop atau di meja belajar apa mau buat gantungan tas saja supaya dia tahu mas Al masih simpan plester yang ada darahnya itu ih ...." ucapan mbak Siti membuatnya mempunyai ide untuk membuat plester tsb sebagai kenangan seorang Sherina


" mas sakti dari mana??" ucap Vania yang sedang duduk di sofa keluarga sambil membaca majalah fashion


" aku kan sudah bilang aku kerja keluar kota??"


" kemana?? ke Bandung?? cari mantan istri dan anak kamu dari mantan istri kamu itu?? mas aku kan sudah bilang kalo memang kamu mau bertanggung jawab sama anak kamu temui dia jangan seperti pengecut hanya sembunyi sembunyi seperti itu. mana anakmu tau kalo kamu ayahnya mas" ucap Vania yang sedikit emosi


" kalau aku menemui nya dan mengaku kalo aku ini ayahnya dan dia memberitahu mamanya apa tidak mungkin aku tidak akan pernah melihat anakku lagi??"

__ADS_1


" setidaknya kamu sudah mencoba bertanggung jawab mas, ingat anakmu bukan dia saja ada Kalista juga. dia juga butuh sosok ayah, kamu selalu saja sibuk dengan anak mantan istrimu itu, jika kamu memang tidak bisa mencintaiku setidaknya cintai buah cinta kita Kalista Maura Wijaya darah daging mu sendiri yang selalu kau acuhkan bahkan dia sekarang sedikit tertutup tidak seperti dulu yang selalu ceria"


Vania sudah mengeluarkan unek unek yang ada di hatinya.


Vania meninggalkan sakti yang masih termenung di ruang tamu, tak lama sakti segera menuju kamar anak gadis semata wayangnya meski bukan anak kandung.


ia ketuk pintu namun tak ada jawaban akhirnya sakti masuk melihat sosok gadis berusia enam tahun lebih sedang belajar disudut kamarnya.


" Hay sayang" sakti mencoba memeluk Kalista namun urung dilakukan karna tak ada respon sama sekali


" apa papa ganggu kamu belajar sayang??" tanya lagi sakti dan hanya dijawab dengan gelengan kepala


" kamu mau bicara sesuatu sama papa??"


" apa benar papa punya anak lain dari wanita lain? apa aku punya mama selain mama Vania??"


" apa yang kamu dengar sayang?? coba sini cerita sama papa" sakti menepuk-nepuk paha dirinya sendiri menandakan agar Kalista mau duduk di pangkuan ayahnya


" kamu mau cerita yang sebenarnya??" dan dijawab dengan anggukan kepala oleh Kalista


.

__ADS_1


tbc


revisi 26 Nopember 2021


__ADS_2