
"jaga diri kamu baik baik ya Al selama di Jakarta, inget telpon mama setiap hari, mama udah ijin ke sekolah kamu selama seminggu tapi sebagai gantinya akan ada tugas daring dari sekolah, jadi kamu tetep harus kirim tugas ke sekolah iya sayang" Rahayu pamit ketika Alvian dan sakti pamit karna hari sudah malam, sore jam tiga mereka berangkat ke Bandung karna macet, perjalanan memakan waktu hampir lima jam untung sakti membawa supir sedangkan Ahmad, ia harus menemani putrinya disekolah sampai sore karna ada acara sekolah
"yes mam"
"sakti, aku titip Al ya jangan dimarahin kalo dia nakal di tegur pelan saja"
" Rahayu dia juga anakku masa iya aku marahin anak aku yang genius ini"
" maaf aku belum terbiasa jauh dari Alvian" Rahayu tersenyum, sakti merindukan senyuman itu hatinya perih dia telah memilih orang lain
"mas Al," Siti menangis untuk pertama kalinya dirinya menangis karna memang menyayangi Al dengan tulus.
"mba titip mama jangan bawa mas Farhan kerumah" pelukan Al dilepas Siti jika bukan anak majikannya, sudah di sentil dia
"mas Al nih siapa juga yang sama dia, Farhan nya aja yang ngejar ngejar Siti"
"Farhan siapa Siti??" tanya Rahayu bingung Siti pun panik
"nggak Bu jangan didengerin si mas Al ini" mendengar namanya disebut Al hanya memutar bola matanya dengan malas.
.
.
Selasa Kemudian tepat pukul 15.00 wib sesuai info yang diberitahu Abigail, dia pun tiba, Alvian beserta supir pak Ali dan sakti menunggu di terminal 3 kedatangan luar negeri.
sesosok wanita dengan tinggi 173cm rambut panjang pirang lurus, kacamata hitam yang menutupi mata biru bak safir dengan penampilan modis, celana ankle berwarna hitam, kemeja putih panjang dan topi hitam membawa koper melihat ada namanya di salah satu yang menjemput
...Abigail Moremans from Manchester...
poster yang dibawa pak Ali tsb. Abigail yang melihatnya langsung menghampiri.
"hello," Abigail menghampiri pak Ali dan pak Ali pun langsung terperangah dengan kecantikan yang dimiliki, ia baru kali ini dihampiri bule cantik otomatis syok
"helo Miss" ucap pak Ali terbata
__ADS_1
"where is alvin? did he not pick me up?" pak Ali hanya menggarukan kepalanya menandakan ia bingung, ia segera mencari tuannya jika tidak ia tidak mengerti apa yang diucapkan
"wait missis wait" ucap pak Ali
"ah okay"
Alvian dan sakti baru datang dari arah cafe, ternyata sakti membelikan dua kopi dan satu kilo dan sebuah air mineral, Alvian melihat pak Ali sedang berbicara dengan seorang bule walaupun tidak pernah melihatnya ia yakin dia Abigail Moremans
" im Alvian" langsung saja dia mengucap pada bule yang berada didekat pak Ali, dia bingung mesti memanggil namanya siapa
"hai little boy, Turns out you're more handsome than I thought hahaha"
" nevermind" Alvian malas mendengar ledekan dari gadis tua, yang biasa dia panggil ke Abigail
" your call me Abi or sista, yes be better"
" he is my dad, Sakti" Abigail terpana melihat sakti, dia tidak tahu berapa umurnya namun sangat mantly untuk pria ukuran anak satu, tampan bahkan saking terpananya tatapan memuja Abigail sangat terlihat
" hello missis.. " sakti menyadarkannya dan langsung tersadar "hello so sorry you Very handsome" ucap Abi membalas jabat tangan sakti mendengar itu sakti hanya tersenyum .
selama dimobil, Abi hanya melihat sisi kanan dan kiri sambil berbicara, untuk ukuran Al, Abi termasuk bawel dan banyak bicara. sakti sebenarnya penasaran kenapa si bule ini datang
" so sorry Abi, can i ask??" tanya sakti pada Abi dan langsung di anggukan oleh Abi
" Did you come here just because you want to see my son? Or is there another purpose??"
" oh no, If it's just meeting a little boy, the goal is actually a few more months, but I have a work contract with Wijaya Group,"
"Wijaya group??" dan dianggukan oleh Abigail
" wait, are you from Moremans Cyber Company??" dan dianggukan oleh Abi
" my dad is the CEO of that company" ucap ketus Alvian
"really?? waw a very interesting coincidence"
__ADS_1
.
ternyata Abigail sementara ditempatkan dirumah sakti, Vena sudah keluar dari rumah sakit dua hari lalu. Al masih jaga jarak dengan Vena namun masih mau diajak bicara walaupun jawabannya ketus.
Vena saat itu sedang berada di taman. sakti beserta Abi dan Al baru tiba menghampiri Vena
"mama" sakti memeluk mamanya yang berada di kursi roda
" sakti, Al, ini siapa??" Vena menunjuk pada Abi
"kolega baru aku dari Britania, ternyata dia temannya Al di dunia Maya, kita tadi sempet tanya tanya" ya memang selama diperjalanan, Abi menjelaskan maksud kedatangannya untuk melakukan kontrak investasi hanya saja ia tidak menyangka jika rekan bisnisnya adalah sakti, ya Abi sepertinya lupa jika Al belum lama ini meminta tolong mencari investor dari Britania untuk Wijaya grup yang tak lain adalah perusahaan ayahnya.
" hello Mrs, im Abigail call me Abi"
Vena melihat sakti dan Al dengan tatapan bertanya " dia bule tulen mah jadi ngomongnya pake bahasa Inggris" bisikan sakti membuat Vena menjadi paham, ia mengerti namun tak dapat berucap.
.
.
"Abigail's presence in Indonesia and will meet the child" ucap salah satu mata mata keluarga Moremans yang sedang melacak keberadaan Abi
"we change plan, we kidnap the kid to threaten abigail (kita ubah rencana, kita culik anak itu untuk mengancam Abigail)
" Mr. Kenan do you still like Miss Abigail?" (tuan Keenan apakah anda masih menyukai nona Abigail?)
" what's wrong i like it?" (apa salah aku menyukainya)
"haven't you liked it for a long time?? but only rejection do you receive?" (bukannya sudah lama anda menyukainya?? namun hanya penolakan yang anda terima?)
"Don't take care of my problems, just focus on what I ask, follow the kid if there is a chance take him and bring his here" (jangan urus masalahku, fokus saja apa yang aku minta, ikuti anak itu jika ada kesempatan ambil dia bawa kemari)
"what is your goal, Mr. Keenan? always changing" (sebenarnya apa tujuanmu tuan Keenan?? rencanamu selalu berubah ubah) gumam salah satu hacker yang tadi diajak bicara dengan Keenan dalam hati.
.
__ADS_1
tbc