
hari hari berlanjut, tak terasa kehamilan Rahayu sudah week 38 itu artinya jika tidak meleset dua minggu lagi sang jagoan lahir, ya anak Rahayu dan Ahmad yang dikandung sang istri adalah berjenis kelamin laki laki. Ina sebenarnya menginginkan adik perempuan dengan alasan ingin punya teman bermain, namun setelah diberi penjelasan oleh kedua orang tuanya bahwa apapun yang diberikan Tuhan patut disyukuri, alhasil jadilah sang anak turut senang dengan hadirnya baby boy.
sedang Al apapun ia akan terima asalkan bayinya sehat dan kuat. Al selama ini terkadang tinggal di Rahayu dan terkadang di rumah sakti, Vena senang karna sang cucu sudah mau berbaur dengan keluarganya bahkan rasa bencinya hanya tinggal kenangan saja.
sakti, sedang sibuk sibuknya wara Wiri keluar kota dan negara, perusahaan properti dan ia merambah ke bisnis ritel e-commerce bernama Santara E-commerce, perusahaan ritel tersebut bentuk kerja sama antara Ahmad dan Sakti guna untuk masa depan Al. perkara bisnis, Al kini mulai belajar bahkan mencintai bisnis dengan berkutat seharian di ruang baca sang papa tentu sakti sangat senang bukan mainn
Al, Sherina, Ahmad, Siti dan Rahayu sedang berbicara di ruang keluarga sambil menikmati kartun negeri Jiran si dua bocah kepala botak beserta kawan kawannya, Al lebih mmainne ati laptopnya sedang mencari peluang bisnis di blackmarket tanpa sepengetahuan Rahayu sedang Ahmad, sudah memberi petuah jika pekerjaan merugikan salah satu atau beberapa pihak agar jangan diambil biar bagaimanapun berselancar didunia maya adalah suatu hal yang mustahil ditinggalkan Ahmad, namun Ahmad mengendurkan peraturan khusus untuk Al mengingat kemampuan Al sangat genius.
Sherina terkadang malas dengan Al lantaran walaupun mereka berdua kini bersaudara, namun Al lebih menyukai laptopnya dibanding dirinya. namun ketika Sherina dengar Al akan kuliah di luar negeri, ia akan sedih.
" mas,, nama anak ini sudah kamu siapin??" tanya Rahayu pada sang suami
" sebenarnya sih sudah, emmm Al, mau namain adik barumu nggak?? atau Sherina??" Ahmad bertanya kepada kedua anaknya
" Ina mau namain prince Ken ayah" antusias sekali anak gadis itu membuat kedua orang tuanya geleng geleng kepala
" kamu Al??"
" Devandra untuk belakangnya bebas"
" oke nanti ayah umumkan setelah dedek ya lahir okay??" ucapan Ahmad dianggukan semua orang
.
.
satu Minggu kemudian Rahayu yang sedang memasak dikejutkan dengan pecahnya ketuban. dirumah hanya ada Siti sedang kedua anaknya sekolah dan Ahmad sedang dinas, dia sedang di sewa team cyber polri untuk menangani kasus besar yang melibatkan dunia transaksi di blackmarket. Siti terus menelpon Ahmad namun tak ada jawaban. Siti panik dan ia hanya mengingat satu nama
" hallo tuan sakti ini Siti pengasuhnya Al"
" iya Siti saya tahu ada apa menelpon saya??"
" tolong pak ibu Rahayu ........"
__ADS_1
.
tak ada lima belas menit sakti sampai rumah, ia langsung menggendong Rahayu ala bridal style ini untuk pertama kalinya ia menemani seseorang melahirkan karna waktu Vania ia sedang dinas keluar kota.
" kenapa kamu yang nolong saya???" tanya Rahayu sambil menahan sakit
" Siti telpon saya, mungkin Ahmad sedang sibuk menangani kasus"
" tapi..." ucapan Rahayu langsung di bungkam sakti
" kita teman bukan?? teman akan selalu menemani kawannya baik suka maupun duka" sakti terus menggendongnya hingga sampai mobil sedang Siti menyiapkan perlengkapan kelahiran yang sudah disiapkan oleh Rahayu beberapa hari lalu.
.
.
" keluarga pasien"
" saya pembantunya dok"
" saya yang ...." ucapan sakti menggantung namun Ahmad keburu datang
" saya suaminya dok"
" baik begini pak, bayi ibu Rahayu terlalu besar dan ketuban semakin habis saya takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, jadi lebih baik dilakukan operasi secara Caesar. jika setuju silakan buat pernyataan didalam" Ahmad tanpa basa basi langsung menghampiri dokter untuk membuat pernyataan. dalam hati ia mengumpat sakti sekaligus dirinya bisa bisanya sakti mengambil kesempatan dalam kondisi seperti ini.
setelah selesai Ahmad keluar dan menunggu diruang tunggu depan ruang operasi. Ahmad mukanya sudah tak bersahabat dan sakti melihatnya
" tadi Siti telpon saya katanya kamu nggak bisa dihubungin, tolong jangan salah paham, saya sudah tidak ada perasaan apapun pada Rahayu selain rasa pertemanan sekaligus mama dari Alvian, hanya itu"
Ahmad beristigfar berulang kali bisa bisanya dikuasai api cemburu jika memang sakti berniat jahat sudah dari dulu dia melakukannya
" maaf, terimakasih sudah menolong istri dan calon anak saya, maaf karna saya cemburu sama anda, biar bagaimanapun kalian pernah ada rasa dan masa lalu sekali lagi saya minta maaf"
__ADS_1
" nggak alay, jika posisi saya di kamu saya juga akan seperti itu, lagipula salah satu cara menunjukan rasa cinta adalah cemburu bukan??" sakti tersenyum dan Ahmad menatap dengan entah apa yang dipikirkan
" suami dari nyonya Rahayu" ucap petugas rumah sakit
" saya sus" Ahmad bangkit dari duduknya
" selamat anaknya laki laki dengan berat 4.100 gram dan panjang 52cm secara Caesar dengan keadaan normal, sekarang sedang dibersihkan jika selesai, anda bisa mengadzankan" ucapan petugas membuat semua berkata Hamdallah
" terimakasih sus" Ahmad memeluk sakti, dulu ketika Rahayu melahirkan, ia melewati momen ini, menyesal dan sesak tentu saja, walaupun ia yang mengadzankan Alvian namun itu secara sembunyi-sembunyi. sakti haru sekaligus sakit hati ia lebih baik segera pergi dari sini
" Ahmad, selamat anak kalian dah lahir, aku pamit ada pekerjaan yang mesti di selesaikan"
" sekali lagi terimakasih banyak sakti" Ahmad memeluk sakti, dan sakti segera pergi dari rumah sakit menahan sesuatu yang sedari tadi ia tahan.
.
sampai mobil sakti menangis, ia dia menangis entah karna menyesali atau bahagia untuk sang mantan istri ia sudah lelah berandai andai. kini tujuan hidupnya hanya satu sang putra tunggal. saat ia ingin melajukan mobilnya, ia tidak sengaja hampir menabrak wanita yang menyebrang
ckiittttt.... untung saja rem nya berfungsi dengan baik, sakti ingin melihat keadaan wanita tadi, ternyata ia masih terduduk di depan mobilnya, sakti keluar dan menghampirinya
" maaf, saya tidak sengaja"
wanita berhijab lebar menggunakan baju terusan dan hijab senada berwarna merah maroon tsb menatapnya, namun segera beristigfar karna menghindari zina mata
" astagfirullah maaf mas, saya tidak apa apa"
" mari saya bantu" namun segera ditolak
" maaf, saya menjaga wudhu saya mas, tolong pengertiannya" sakti mengerti ia tidak bodoh, ia bangun dan wanita itu juga bangun ada desiran yang sudah lama mati terbangun. entah apa ini yang dinamakan Love at first sight maybe.
" oh sekali lagi saya minta maaf, jika berkenan anda bisa ke rumah sakit untuk memastikannya" sakti berucap sebagai bentuk tanggung jawab namun ditolak wanita tsb
" saya tidak apa masnya, hanya kaget saja insya Allah saya baik baik saja. saya pamit permisi assalamualaikum" wanita itu pergi dan sakti hanya menatap punggung wanita tsb hingga menghilang. jika dilihat tadi sekilas tidak ada cincin melingkar tapi dia tidak mau mengartikan sesuatu ia takut sakit hati, semoga jika berjodoh ia akan dipermudah dalam menemukan wanita tsb semoga saja.
__ADS_1
tbc
maafkeun semalem eyke nggak update karna nggak enak body ditambah lagi ada yang kerja dirumah jadi capek sangat. ini eyke cicil semoga malam ini bisa up lagi ya.. makasih saranghae ❤️❤️❤️