Alvian Tungga Putra

Alvian Tungga Putra
ATP S2 : berita duka


__ADS_3

sakti, Rahayu dan Ahmad segera ke rumah sakit yang berada di RS Mitra Siaga dimana rumah sakit tsb dekat dengan lokasi kejadian. Rahayu sepanjang jalan tak henti hentinya menangis lantaran kabar dari pihak polisi jika yang menjadi korban 3 orang satu diantaranya tewas di tempat membuat semua berpikir yang macam macam


saat hendak masuk ke rumah sakit, sekuat tenaga ke tiganya memasuki lorong rumah sakit. info dari polisi yang berjaga didepan UGD satu korban pria sedang di operasi karna patah tulang pada kaki dan kekurangan darah segera diambil tindakan sedang satu orang wanita selamat berada di UGD hanya saja belum bisa dijenguk pihak keluarga lantaran sedang ditangani.


satu wanita tewas sedang di lakukan otopsi oleh pihak rumah sakit guna kepentingan penyelidikan.


yang dapat ditemui dahulu adalah kamar jenazah untuk memastikan siapa yang tewas. kini sudah ada di kamar jenazah dan Rahayu sempat pingsan.


"permisi sus saya mau melihat korban yang meninggal akibat kecelakaan di tol kali kangkung" sakti begitu tegar karna mengetahui Alvian sedang di operasi.


"mari tuan silakan disini posisi jenazahnya"


saat dibuka, semua harap harap cemas dan yang meninggal adalah...


.


.

__ADS_1


ketiganya bergegas ke ruang operasi untuk mengetahui keadaan Alvian, dokter mengatakan Al mengalami pendarahan di daerah kepala namun tidak membahayakan bagian otak akibat benturan keras sedang tulang kaki kirinya patah akibat terhimpit badan mobil sehingga membutuhkan pemasangan pan guna memberikan pertolongan pada tulang patah. semua bersyukur stok darah yang Al miliki cukup jika disediakan dari pihak rumah sakit.


Rahayu dan Ahmad menuju UGD. sakti ingin menemani anaknya operasi walaupun masih dalam proses adanya dia disini hanya karna Alvian. kini keduanya sedang menuju brangkar rumah sakit dan korban wanita selamat sedang tertidur akibat obat bius yang diterimanya.


menerima jahitan di dahi dan memar di bagian lengan sebelah kanan akibat terhimpit jok mobil depan. tak lama wanita tsb tersadar


" awwsss"


" kamu nggak apa apa sayang"


" mama ayah aku ada dimana??"


" Al bagaimana kondisinya??"


" dia sedang dioperasi akibat patah tulang kakinya. beberapa jam lagi selesai??"


" Ayumi??"

__ADS_1


iya yang selamat dari maut adalah Alvian dan Sherina. kondisi Sherina lebih baik karena dia duduk dibelakang Ayumi. awalnya Sherina ingin didepan menemani Al menyetir namun rasa lelah ya mengalahkan semuanya akibat proses wisuda sedari pagi.


" Ayumi tewas ditempat" Sherina terkejut dia menangis, walaupun dia tidak terlalu menyukai Ayumi namun tidak hari ini kenyataannya dia berhutang nyawa karna jika posisinya dia tetap didepan menemani Al, maka dirinya yang tewas ia mensyukuri masih diberikan kesempatan kedua. tak hentinya ia meminta maaf sadar akan sikapnya pada Ayumi kurang baik selama ini. Rahayu dan Ahmad melihat Ina terpukul membuat rasa bertanya campur sedih jadi satu. kenapa Ina begitu terpukul atas kehilangan Ayumi?? bukannya Ayumi hanya teman Al yang tak sengaja ada didalamnya?? lalu kenapa ada Ayumi didalam rombongan itu..?? sebenarnya siapa Ayumi?? namun pertanyaan itu akan mereka simpan dahulu kini biar bagaimanapun pihak keluarga nya meski mengetahui jika Ayumi telah tiada


" hanya Al yang mengetahui kondisi dan keluarga Ayumi. " jawaban itu yang keluar setelah Ina tenang dari Isak tangisnya.


operasi selesai, Rahayu menemani Ina di ruang rawat inap sedang Ahmad memutuskan menunggu selesainya operasi Alvian dengan Sakti. ia tidak mau istrinya menemani atau ditemani mantan suaminya tsb.


lampu merah padam menandakan operasi selesai, pasien sudah selesai melakukan operasi dan sedang observasi selama dua jam kedepan. setelah itu pasien akan dipindahkan ke ruang rawat inap


" bagaimana keadaan anak saya dok" sakti begitu antusias melihat raut wajah dokter yang terlihat tenang ada rasa senang dan puas didalam dokter tsb.


" pasien saat ini melewati masa kritis hanya saja darah yang kita donor kan untuk pasien ada kendala. respon tubuh Al sedikit menolak padahal golongan darah sama. namun bisa ditangani dengan pembiusan total selama beberapa hari hingga tubuh bisa menerimanya. jadi pasien akan sadar menunggu beberapa hari kedepan jangan khawatir." ada rasa lega campur cemas. sekarang Ahmad harus beritahu Rahayu ia pergi ke kamar rawat inap menghampiri putri dan istrinya setelah pamit dari sakti.


sakti berpikir mengenai pemakaman Ayumi biar bagaimanapun dia teman anaknya, dan sakti adalah walinya sebenarnya ia ingin menanyakan pendapat mengenai ini pada Ahmad setidaknya memberi kabar kerabat almarhumah namun buntu tidak ada yang tahu. sakti hanya tahu Ayumi berubah identitas dari Amaya lalu dijual oleh pamannya dan Al menolongnya hanya sebatas itu.


" apa yang harus aku lakukan??" cemas sakti.

__ADS_1


.


tbc


__ADS_2