
jam menunjukan pukul 20.35 artinya perkiraan meleset satu setengah jam. Rahayu terus saja menelpon karna memang Ahmad sengaja mensilent handphonenya mengingat pekerjaannya kali ini sangat penting, sebenarnya semua pekerjaan yang berhubungan dengan dunia cyber tidak boleh sampai ada yang mengetahui.
Rahayu menghela nafas putranya baik walau wajah lelah menghampirinya ia segera membantunya membersihkan badan tentu tidak ada penolakan, jujur Alvian adalah sosok yang mandiri tak mau bergantung dengan orang lain. sebenarnya Rahayu ingin memberitahu mengenai telpon sakti yang meminta ijin membawa Alvian mengunjungi Vena dan rumah utamanya, namun ia urung melihat wajah lelah anaknya. biarlah besok Sakti yang bersikeras membujuk anaknya mengingat sifat kerasnya turun dari dirinya.
.
keesokan harinya, Ahmad sudah berangkat ke kantor karna diminta sakti mengisi beberapa perihal perusahaan dan sekaligus mengantar Sherina ke sekolah, Alvian masih bergeming dengan banyaknya. sedang Rahayu sedang membersihkan apartemen, ia jadi ingat ketika Ahmad bilang serasa memiliki istri, Rahayu tersenyum tunggu apakah ia sedang jatuh cinta untuk kedua kalinya?? ah mungkin perasaan Rahayu saja
tingtong ... bunyi bel apartemen menggema, ia segera mengambil jilbab instannya karna jika tidak ada Ahmad, ia akan melepasnya
" assalamualaikum Rahayu" senyum manis tatkala sakti menampakan batang hidungnya di jam delapan pagi
" waalaikumsalam, kamu ada apa kesini?? Ahmad kan sedang ke kantor" ucap Rahayu ketus karna memang ia sudah membentengi dirinya.
" aish .. pasti kamu lupa kan sa...." ucapannya menggantung ia lupa panggilan sayang nya pada Rahayu hanya berlaku dulu delapan tahun lalu, alis Rahayu naik, ia ingin mendengarkan kata kata selanjutnya dari sakti
__ADS_1
" ah tidak maksud aku kamu pasti lupa semalam aku minta ijin mengajak Al" Rahayu syok ia lupa memberitahu Alvian mengenai hal ini
" maaf aku lupa kasih tahu Alvian soal ini semalam ia pulang larut jadi aku tak tega mengajak nya bicara karna terlihat lelah" sakti memahami kecemasan Rahayu dirinya juga cemas karna takut Alvian menolak. tapi ia sudah bertekad akan mengajak Alvian hari ini juga.
" maaf" ucap sakti lirih
" kenapa minta maaf?? ini memang harus dilakukan Alvian jadi ia bertanggung jawab atas apa yang diperbuat lagipula biar cepat beres agar bisa kembali ke Bandung" Rahayu menggebu dengan semangat namun perubahan ekspresi sakti terlihat karna kecewa
" apa kamu tidak sabar melihat kekasihmu yang berada dibandung??" sakti sebenarnya memancing Rahayu agar ia jujur kepada sakti apakah ia memiliki kekasih atau tidak namun Rahayu terlihat tenang, ia mampu mengendalikan ekspresi wajahnya
" kalaupun ia tidak ada hubungannya denganmu kan, ayo masuk aku panggil Al dahulu tadi dia belum mandi"
" ini diminum dulu aku tinggal sebentar" ucapan Rahayu dibalas dengan senyuman sakti, sepasang lesung pipi yang manis, yang ia selalu banggakan dulu delapan tahun yang lalu.
Rahayu membuka pintu perlahan, ternyata anaknya baru selesai mandi dan sudah mengganti baju, Rahayu menghampiri Alvian "tumben udah wangi" ucap Rahayu dengan lembut
__ADS_1
" gerah" jawab Al sekenanya
" Al.. ada yang mau mama sampaikan, tuan ah tidak maksud mama ayah sakti mau mengajakmu pergi, nenekmu keadaannya belum membaik, kemarin pas kamu datang katanya perkembangan nya cukup baik, bisakah kamu mengu...." ucapan Rahayu langsung dijawab dengan lantang oleh alvian
" tidak mau"....
.
tbc
hello eperibadih .. akutuh lagi kenapa ya. nulis cerita kadang pas mau ngetik feel-nya udah dapet tapi pas eksekusi nulis langsung berasa naik roller coaster down gitu sampe bingung mau nulis apa...
tapi semaksimal mungkin aku akan update setiap hari kecuali Sabtu atau Minggu untuk mengistirahatkan otakku yang rada hareuudaang . karna manusia ini sejujurnya butuh holidey hanya saja ya masih situasi seperti ini jadi agak worry YESS.
oiya aku ucapin makasih sebesar besarnya buat yang komen like dan vote karna tanpa kalian mungkin aku nulis nggak akan sampe sejauh ini. tapi berkat kalian aku tuh terharu dan walaupun aku udah nulis cerita yang lain tapi untuk pertama kalinya loh di cerita ini aku nulisnya konsisten maksudnya nggak pernah break sampe lebih dari tiga hari. so thank you for all.
__ADS_1
luph you all
14 Oktober 2021