
Al selama seminggu ini benar benar dibuat pusing oleh kedua ayahnya bagaimana tidak, dirinya ingin keluar setidaknya menghirup udara bebas bukan udara dari pendingin ruangan hanya saja kedua orang tua itu selalu melarangnya bahkan untuk berbelanja dan mencari makanan saja mereka yang melakukannya.
senang dimanja? tidak Alvian sedari kecil selalu melakukan apapun sendiri.
Alvian selesai mengerjakan draft yang akan di sampaikan Adimas untuk salah satu klien yang di Kalimantan, klien meminta draft langsung dari Alvian sendiri padahal Adimas sudah mengatakan beberapa hari lagi bos besarnya akan menikah namun mereka tetap kekeh hanya ingin dengan Alvian draft itu dibuat agar mereka bisa mempelajari secepatnya untuk itu mau tidak mau Al mengerjakannya sendiri.
kamar adalah ruangan yang dirinya pilih karna sudah pasti tidak akan diganggu dua orang tua tsb.
Al lelah mengerjakan draft tsb sehari semalam karna butuh hampir seratus halaman berbentuk pdf agar bisa di print out Adimas dikantor besok supaya bisa diberikan klien yang sedang berada dijakarta karna lusa sudah kembali ke Kalimantan.
saat sedang beristirahat, Al melihat sosok putri didalam kamar sedang menatapnya penuh cinta, putri menghampiri Al dan tiba tiba menciumnya sekilas,
jujur Al tidak terlalu paham soal ini namun bukan berarti dirinya tidak bisa. ia ingin menghargai putri yang memang belum siap.
namun tiba tiba putri menarik tengkuk Al dengan ciuman panas, bertukar Saliva dengan kenikmatan.
jiwa laki lakinya sedang diuji, dirinya juga mengikuti naluri namun naas ia malah menikmatinya untuk pertama kalinya ada gelayar aneh yang mendesir di sekujur tubuhnya otaknya berkata untuk stop namun nalurinya berkata lanjutkan dirinya hanya pasrah.
putri juga menikmatinya matanya terpejam mengalungkan ke leher Alvian,
putri justru menuntunnya ke ranjang, posisi Alvian berada dibawah putri sekejap ciuman panas tsb berhenti dan keduanya menatap lekat kedua mata masing masing.
setelah sudah siap, keduanya kembali bertukar Saliva namun kini tangan Al tiba tiba meraba dua bukit sintal milik putri, lenguhan terdengar dari mulut manis putri justru membuat Al semangat membuka baju Putri namun putri tidak menolak,
jiwa kelaki-lakian Al akhirnya mengatakan untuk menelusur leher jenjang putri yang putih, dirinya membuat tanda kepemilikan disana merasa tidak ada penolakan dan justru menikmatinya Alvian juga membuat lagi lebih banyak dan Al berkata
" buat untukku satu"
putri yang mendengar permohonan itu memandang mata Alvian dan tersenyum sambil menganggukan kepala tanda setuju dan benar putri membuatnya.
sensasi yang aneh dan nikmat pantas saja putri tidak menolak, kini tangan Alvian kembali memainkan squisi milik putri dan dia melenguh.
tangan Al yang sebelah kini mengelus perut rata putri dan kembali meraba ke bagian intim milik putri dan
" basah" Alvian berkata demikian
__ADS_1
wajah putri memerah namun justru membantu memperdalam sentuhan jari Alvian yang sudah becek.
dan semua aktifitas tsb membuat sesuatu bangkit dari tidurnya, milik Alvian kini menegang menandakan gairah kepada putri.
saat dirinya ingin memasukkan miliknya ke dalam milik putri, dobrakan pintu dari luar terdengar dan...
" astaga," Alvian bangun dari tidurnya.
ia menepuk nepuk pipinya apakah mimpi atau tidak dan keringat sekujur tubuhnya mengalir, ah shitttt belum menikah saja sudah mimpi aneh aneh, dirinya merutuki kebodohannya.
ia membuka selimut tebal yang melingkar ditubuhnya dan merasakan basah diarea celananya.
rupanya dirinya mimpi basah, andai saja papa dan ayahnya tahu sudah pasti akan jadi bahan gunjingan, dirinya lekas mandi di bawah shower air dingin karna masih merasakan gerah yang hebat,
dirinya merenung, apakah dirinya harus jujur kepada putri jika dirinya adalah seorang duda.. karna hanya keluarganya saja yang tahu sedang diluar sana tidak ada yang mengetahui dirinya seorang duda.
walaupun pernikahannya hanya sebentar, tetap saja ia pernah menikah walaupun siri dan meskipun pernikahan tsb adalah sebuah jebakan tentu saja dirinya sudah pernah merasakan apa itu surga dunia bukan?
" sepertinya sebelum aku melakukannya, aku harus jujur jika memang dirinya tidak terima masa laluku aku tidak akan memaksanya" monolog Alvian dalam hati.
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
dirinya melihat ayah dan papahnya tidak ada, sepertinya mereka sedang merindukan istrinya dan kesempatan ini akan ia gunakan untuk keluar.
namun saat hendak mencari kartu akses, dirinya tidak menemukan ditempat biasa ya dan keduanya pun tidak ada
" kemana itu kartu??"
dirinya bahkan mencari ke setiap sudut dan saat mencari didapur, sebuah sticky note tertempel di pintu kulkas
***calon manten nggak boleh keluyuran, jadi kartu nya papah bawa dua duanya.
papah sama ayahmu mau nge-charge badan dulu minta di service sama mama ibu kamu
tertanda
__ADS_1
orang ganteng***
shittttttt bisa bisanya diri nya di kunci di apartemennya sendiri sedangkan mereka yang menjaganya malah ptivate treatment.
ah mengingat treat itu mengingatkan dirinya yang mimpi basah apakah dia akan seperti itu jika melakukan hubungan suami istri dengan putri??
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
disisi lain putri, sedang berada dirumah utama bersama Rahayu dan Afanin.
bercengkrama dan mengenal pribadi satu sama lain namun nampak jelas jika putri masih sangat canggung.
sedang kedua adiknya entah kemana jika boleh jujur, dirinya ingin sekali ditarik paksa dari sini menghindari kedua yang ia sangat segani
" sejak kapan kamu suka Alvian??" eh pertanyaan itu lolos dari Bu Rahayu, ibu kandung calon suaminya tsb.
" emm saya awalnya hanya mengagumi buk karna beliau memberi saya pekerjaan, padahal bisa saja dia mengusir saya dari kantor karna mengganggu ketertiban namun beliau tidak melakukannya"
" syukurlah anak itu masih memiliki empati" Rahayu tersenyum anaknya memang sangat kaku dan sulit mengekspresikan wajahnya hanya saja sifatnya ternyata tak seperti wajahnya.
" nanti adek kamu mau di sekolahin dimana?? saran ibu mending pindah Deket sini" Afanin berucap dan dijawab dengan putri " kami akan bicarakan setelah selesai dan bertemu Bu"
sangat sulit memang menjalani proses pingitan ini, keduanya masih canggung mengenai komunikasi pesan maupun telpon bagaimana tidak, mereka awalnya hanya berhubungan soal pesanan kue sedangkan selebihnya tidak dilakukan. meski keduanya menerima hubungan yang menjenjang ke arah serius namun keduanya masih sangat kaku tapi mereka pun yakin akan hubungan ini bahkan keduanya bertekad untuk saling terbuka setelah menikah nanti.
.
tbc
nggak pernah bosen buat promo chat story berjudul grup chat : tetangga masa gitu
sekuel cerita bergenre komedi yang membahas isu sehari hari jika para ibu sudah berkumpul baik di grup chat maupun keseharian dan sudah ada sekitar 15 chapter
ini pap lama yakk kalo penasaran cuss lah mampir mampir karna lagi ada event mohon dukungannya dan jangan lupa tinggalkan jejak baik berupa komen, vote dan likenya karna tanpa kalian karya aku bukan apa apa.
__ADS_1
ayo ramaikan untuk menghujat jeng Dwi yang hobbynya nyinyir tetangga yang punya barang baru dan mewah 😂😂😂😂
thank you .