Alvian Tungga Putra

Alvian Tungga Putra
Episode 25 : dijebak


__ADS_3

Hari persami tiba, sehari sebelum nya Alvian sudah memohon kepada mamanya agar tidak mengikuti persami hanya saja mamanya selalu bilang bahwa itu juga baik untuk Alvian agar bisa mengenal dan mendekatkan diri pada kehidupan sosialnya.


dan dengan sangat terpaksa akhirnya ia mengikutinya. bukan tanpa alasan ntah lah feeling Alvian mengatakan ia tidak akan baik baik saja.


Sabtu tlah tiba dimana semua murid sudah berkumpul untuk persami. hanya dari kelas tiga sampai kelas enam saja yang mengikuti. Alvian sedang berkemas merapikan bawaannya beserta teman sekelompoknya


" Al nanti kita tidurnya aga mojok aja kali ya " ucap teman yang lumayan dekat dengannya dikelas bernama Riko


" boleh deh"


" aku sebenarnya malas ikut beginian cuma mami aku rese banget katanya biar ga main PS Mulu" ucap Riko mengeluh pada Alvian sedang Alvian hanya manggut-manggut saja mendengar penuturannya


" yaudah kita cari yang lain di lapangan" ajak Al pada Riko


semua murid malam ini akan diadakan malam api unggun dimana semua murid berkumpul membentang mengelilingi api unggun lalu akan diadakan tarian dan hiburan.


Al yang sedang dilapangan bertemu dengan Bu Fitri wali kelasnya ia masih merasakan perasaan yang gelisah entah hanya feeling atau memang Al saja yang tak biasa jauh dari mamanya.


" Bu Fitri boleh minta nomor telpon yang ada wa nya nggak??" tanya Al


" buat apa Al??" tanya Bu Fitri


" mama tadi minta Bu" sebenarnya memang benar mamanya menyuruh Al meminta nomor wali kelasnya hanya saja kepentingan kali ini berbeda


" yaudah ini nomor ibu kamu bawa hp atau pulpen??" tanya Bu Fitri


" nggak Bu sini saya liat aja saya hafal kok"

__ADS_1


" yasudah 08XX XXXX XXXX"


" makasih Bu" Alvian langsung mengontak Atik smart watch yang ia gunakan dengan mengatifkan GPS dan menghubungkan ke nomor Bu Fitri. ia tidak bisa meminta tolong pada Sherina karna gadis itu tidak ikut persami.


setelah berjalan mencari sekeliling ia di tepuk seorang murid kelas 3 yang berbeda kelas dengannya"


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


" nih kunci gudangnya" ucap Mario pada Daffa


" dapet darimana??"


" gw ambil dari sekuriti udah aman pokoknya" ucap phillip


" tali gimana??" tanya daffa


" oke gw cari perangkap dulu" tak lama mereka mencari seseorang yang berbeda kelas dengannya kebetulan murid kacamata bernama Adit tsb lewati mereka karna ingin ke toilet


" mau kemana elo??" ucap Daffa


" ma..ma...u ke toi....iillleettt" ucap Adit takut karna dirinya sendirian


" gw ada kerjaan buat Lo kalo nggak mau kita siksa disini gimana?? elo sendiri kita berlima" ucap Mario


dan tanpa berpikir panjang Adit langsung mengiyakan


mereka membisikan sesuatu pada Adit dan hanya di anggukan saja oleh Adit.

__ADS_1


" paham kan Lo??"


" i...iya"


" awas kalo bocor dah sana" ucap Phillip sedikit mendorong Adit


" elo yakin berhasil.?"


" anak itu kan ngga ada yang temenin pasti aman selama si cupu tadi nggak bocor" ucap Daffa meyakini


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


" elo Alvian kan??" tanya Adit pada Alvian


" kenapa.." tanya Al pada Adit


" tadi Bu Fitri manggil Lo katanya suruh ke Deket gudang minta tolong tapi ga bilang minta tolong apa mending Lo kesana deh" ucap Adit langsung pergi meninggalkan Alvian.


Alvian bingung kenapa Bu Fitri tidak bilang apa apa padanya ketika dirinya minta nomor telponnya tadi.


ia langsung mengaktifkan GPS dan sinyal sos lalu langsung menemuinya. berharap semoga baik baik saja.


.


tbc


17 September 2021

__ADS_1


__ADS_2