Alvian Tungga Putra

Alvian Tungga Putra
Perbincangan


__ADS_3

"kamu apa kabar Rahayu?? sepertinya permintaanku bertemu denganmu mengejutkanmu ya" Vena melihat raut wajah Rahayu yang sulit untuk ditebak.


" seperti yang anda lihat nyonya" Rahayu mengucap dengan sedikit bergetar


" aku tahu perjalanan hidupmu pasti sulit, Rahayu (Vena bangkit dan memegang kedua tangan Rahayu karna memang Rahayu berdiri didekatnya) maafkan kesalahanku" Rahayu terkaku mendengar ucapan nya apa dia tidak salah meminta maaf kepadanya dimana nyonya Vena yang ia kenal arogan, sombong, selalu membanggakan apa yang dia punya


"maksudnya??"


" aku tulus dari hati yang terdalam mengucap permohonan maaf sebesar besarnya kepadamu atas perlakuanku selama ini, sejak sakti bangkrut, kini aku sadar siapa yang memang berada di sampingku mana yang tulus bersamaku mana yang tidak peduli mana yang hanya numpang tenar ntahlah aku hanya punya sakti, hanya sakti yang aku punya" Rahayu menatap Vena yang menangis tersedu, ia miris tubuh kurus pucat pasi dan air mata yang terus mengalir di mata tajamnya tidak ada kata makian yang seperti biasa dulu dia kenal


" iya nyonya, saya sudah memaafkan dan ikhlas, sekarang jangan menangis lagi," Rahayu menghapus air mata di pipinya Vena berhenti terisak dan tersenyum merentangkan tangan kepada Rahayu, seperti mengerti kode tsb langsung saja Rahayu berhamburan memeluk kedua tangan Vena.


.


" kamu pasti sulit menjalani hidupmu dulu" tanya Vena pada Rahayu


"saya mencoba kuat nyonya"


" bisa kau ganti panggilan nyonya dengan sebutan mama?"


" bukan kapasitas saya memanggil seperti itu"


"tapi kau ibu dari cucuku"

__ADS_1


" aku akan memanggilmu ibu kalo begitu"


" lebih baik, apakah kamu benar benar mau memaafkanku Rahayu atas apa yang aku perbuat??"


" insya Allah aku sudah ikhlas"


"kalo begitu, emm maukah kau kembali pada sakti anakku??"


Rahayu jujur bimbang, dulu orang yang berada didepannya adalah penyebab dirinya bercerai, sekarang beliau meminta kembali, sakti pun begitu harusnya ia bersyukur tapi rasa itu sudah ia kubur dalam dalam


"aku sudah memaafkanku Bu tapi untuk kembali aku tidak bisa, ada hati yang harus dijaga, istri sakti"


" sakti sedang urus perceraiannya jika kau takut menyakiti hati Vania"


"istri sakti sekarang"


" perasaan saya kepada sakti tidak sama dengan delapan tahun lalu Bu"


"kamu sudah memiliki kekasih?? atau calon??"


"tuhan sudah menyiapkannya Bu namun belum dipertemukan"


"bisa saja sakti orangnya sayang"

__ADS_1


Rahayu tersenyum "jika memang sakti orangnya, akan ada waktunya kami bersatu Bu, setidaknya saya lebih nyaman seperti ini"


"menjadi single parents?? kau tidak lelah?? Alvian butuh orangtuanya yang lengkap"


"Alvian memang memiliki kedua orang tua lengkap bu, hanya saja tidak satu rumah, doakan saja yang terbaik untuk ketiganya, sekali lagi saya mohon maaf atas ulah anak saya anda jadi sakit begini" Vena tersenyum, benteng Rahayu terlalu kuat dan kokoh. ia menyerah


"tidak sepenuhnya salah nya Rahayu berhenti menyalahkan diri sendiri. aku bersyukur Al menyadarkan ku lewat itu semua. sekarang aku mencoba merendah doakan yang terbaik untuk perubahan pada diri saya"


" pasti" akhirnya obrolan tsb terus berlanjut , sedang kedua orang yang diluar sedari tadi menunggu hanya tersenyum dan datar,


"bagaimana sayang jika mamamu sudah memaafkan nenekmu??" tanya sakti pada putranya


" i'l be better"


"itu yang kamu mau, sekarang papa mau tanya apakah kau setuju jika aku kembali dengan mamamu??" sakti bertanya pada anaknya dan Alvian langsung melihat ayahnya dengan datar "aku tak akan menjawab, itu urusan hati mama jika ia tak mau kembali pada papa jangan memaksanya"


"jika begitu, papa mohon padamu bantu papa bersatu dengannya" pernyataan itu langsung dijawab dengan gelengan kepala Alvian "tidak, biarkan mama cari kebahagiaannya sendiri dengan caranya, jika mama tak mau kembali pada papa tolong hargai keputusannya, aku hanya mau lihat mama bahagia" Alvian pergi menuju keluar dan diikuti sakti, sakti akan mencoba mendekati Rahayu kembali karna secara tidak langsung Alvian mengijinkan melakukan pendekatan kembali meskipun keputusan tetap pada Rahayu.


tbc


hellow genks. kayanya aku ragu mau lanjut event itu karna lima puluh bab lebih aku harus revisi sedangkan feel-nya udah dapet jadi kayanya aku mundur aja deh. nanti aja aku ikut event lagi.


oiya ada kesalahan di bab awal yaitu bab empat dan lima. itu ada Doble karna kemaren aku hapus ternyata di sistem tidak bisa terhapus. jadi ada Doble scene di bab satu dua dan empat lima aku mohon maaf kalo kalian nggak nyaman, aku udah coba hubungi editor katanya nggak bisa jadi maaf kalo aga nggak nyaman. bab empat dan lima kalo kalian baca dari awal bisa di skip ya.

__ADS_1


tinggalkan komen vote dan like makasih saranghae


__ADS_2