Alvian Tungga Putra

Alvian Tungga Putra
Episode 39 : pengakuan sakti


__ADS_3

"sayang Alvian nak, bisa Alvian tinggalkan mama berdua bicara dengannya??" ucap Rahayu setengah berbisik setelah tahu tujuan sakti datang berkunjung ke rumah sakit, banyak sekali pertanyaan yang akan dia ajukan dengan mantan suaminya tsb


" no mam"


" please, supaya nggak ada kesalahpahaman nggak apa apa ya sayang"


akhirnya Alvian menghela nafas dengan panjang dan kasar, mamanya sudah tak terbantahkan ia akan mengikutinya


" oke " Alvian keluar diikuti oleh Siti namun sebelum keluar, Rahayu berkata " jaga Alvian gausah jauh jauh ya" dan dianggukan oleh Siti


saat Siti dan Alvian keluar ruangan, sakti dan Rahayu saling diam beberapa saat, lalu Rahayu memulai nya " apa ada yang mau kamu jelaskan??"


" aku tahu kamu mengandung pada saat usia kandunganku berusia delapan bulan dan aku tidak sengaja bertemu denganmu di pusat perbelanjaan di dago, sejak saat itu aku mengutus seseorang untuk menjagamu dari jauh, saat kamu masuk rumah sakit, aku yang membayar semua biaya rumah sakit, mengadzankan Alvian dan aku membayar Bu Maryam agar dia mau tutup mulut tidak bilang aku selalu mengunjunginya, karna takut Alvian berbicara denganmu, aku berkata padanya jika aku keponakan Bu Maryam. aku selalu memenuhi kebutuhan selama dengan Bu Maryam, jangan marah padanya karna aku yang mengancamnya, dia tak tahu apapun. aku terlalu takut bertemu denganmu tapi sejujurnya sampai sekarang perasaanku tak pernah berubah meski sudah delapan tahun berpisah"


" munafik, istri dan an....."


" aku menikahi Vania karena dia hamil anak kekasih nya yang ditolak keluarganya karena ekonominya tak setara. meski aku menikahinya, anak itu bukan anakku. bahkan saat bercerai denganmu, aku memutuskan untuk KB semi permanen karna tak mau memiliki anak dari orang lain kecuali denganmu hah.. andai saja waktu bisa diputar, aku akan memperbaikinya"


" apa maumu menemui ku??"

__ADS_1


" mama tahu belum lama ini kalau aku punya keturunan anak laki laki darimu, ia mendengar ketika vania dan aku bertengkar, Vania tahu aku punya anak darimu dan sering ke Bandung hanya karna ingin melihatmu dengan alibi perjalanan bisnis. Mama mau aku mempertemukan Alvian dengannya. karena ia mengalami gagal jantung karna kebangkrutan kami"


mendengar kata kebangkrutan, Rahayu ambigu, ia masih belum bisa mencari tahu apakah alvian memiliki hubungan antara kebangkrutan sakti atau tidak,


" tinggalkan nomor ponselmu dan aku akan menghubungimu lagi nanti"


" apa dia tahu bahwa aku ayahnya"


" iya, tanpa aku jelaskan dia tahu siapa kamu"


" sejak kapan??"


" sebulan belakangan"


" seperti yang anda lihat"


" kau kurus sekali.? apa kau bisa merawat dirimu dan anakku??"


" kau tidak ada hak bertanya seperti itu, istri dan anakmu sedang menunggu, lebih baik kau pulang, aku janji akan menghubungimu"

__ADS_1


" kau tahu aku menikah lagi?"


" bahkan seantero negeri tahu karna pernikahan yang kau gelar sangat mewah dan terpenting, tidak ada satupun yang tahu aku mantan istrimu setidaknya itu menyelamatkanku menata hidup ku lebih baik"


" aku akan bercerai dengannya"


" bukan urusanku"


" bisa kita kembali lagi??"


Rahayu melihat sakti yang sedang menatapnya" kau pikir aku apa.. aku sudah aku katakan sebelumnya kan apa yang kamu buang tak dapat kau ambil lagi"


" lalu kenapa kamu belum menikah lagi?? pasti karna kau masih mencintaiku kan"


Rahayu bangkit dan duduk, meskipun kepalanya pening, ia tidak mau menampilkannya " aku tak pernah terbesit masih mencintaimu, aku masih bisa merawat anakku dengan baik dengan tanganku sendiri. aku memang memilih tidak menikah untuk saat ini bukan berarti aku masih mencintaimu"..


" oke aku mengerti, maaf telah mengganggu waktu istirahat mu, aku pamit kabari aku secepatnya" sakti pergi meninggalkan ruangan Rahayu sedangkan ibu satu anak itu menangis karena mengingat kejadian masa lalu kelamnya.


.

__ADS_1


TBC


07 Oktober 2021


__ADS_2