
"ayo masuk, maaf ya apartemennya kecil soal ya biayanya sewanya sesuai dengan budget" Ahmad mempersilahkan masuk ketika sampai di apartemen mawar lantai 10 no.125
" ini sewa Ahmad??" tanya Rahayu dan dianggukan oleh Ahmad.
" ini kamar Sherina, selama kalian disini Sherina akan tidur sama aku dan kalian berdua gapapa kan??"
" sama sekali nggak apa apa kok justru kami senang setidaknya selama dijakarta kita memiliki tempat" ucap Rahayu
" kalian istirahat aja dulu ya, kamar mandi disampingnya dapur aku mau ke kamar dulu mau ganti baju sekalian bersih bersih, Sherina ayo ke kamar biar mereka istirahat dulu"
" ayah tapi aku mau main sama Al"
" Al capek sayang, besok kan masih bisa dan kebetulan Al akan disini sampe beberapa hari"
" beneran??" antusias Sherina
" udah ga cadel lagi??" Al bersuara namun dengan ucapan sinis
" Al.. ih aku udah ga cadel lagi"
" dia di terapi di sekolah"
__ADS_1
" yasudah kami pamit ke kamar ya" dan semuanya menuju kamar masing masing untuk ritual masing masing.
.
pagi menyapa, Rahayu sedang membuat sarapan yang bahannya kebetulan ada untuk pembuatan nasi goreng sosis, ia berkutat sejak jam lima pagi dimulai bersih bersih sampai memasak, yang lain masih tertidur terutama Al yang sepertinya kelelahan.
Ahmad baru keluar kamar rencananya mau membeli sarapan namun saat lihat ke dapur, Rahayu sudah membuat sarapan plus minuman teh hangat
Rahayu tidak mau dibilang hanya numpang mengingat ia tidak membayar sewa selama dijakarta setidaknya ia akan memakai jasa untuk ungkapan terimakasih
" loh Rahayu kenapa kamu masak?? padahal aku mau beli sarapan di bawah?" ucap Ahmad kaget melihat dapur sudah tersedia menu sarapan
" aku lihat masih ada bahan ya masak nasi sebentar nggak lama kok, maaf kalo rasanya kurang berkenan" ucapan Rahayu tulus membuat Ahmad terpana sesaat namun ia segera menyadarkan diri "astagfirullah" umpat dalam hati
" ah nggak, kamu mau ketemu sama sakti hari ini??"
" iya biar aku bisa selesaikan masalah aku secepatnya"
" kamu udah kabarin kantor kamu?? Umar pasti kalang kabut nyariin kamu" Ahmad terkekeh menyebut kata Umar, ia tahu temannya itu sudah beberapa tahun bercerita memendam rasa pada karyawan bagian sample yang sedang berada didepannya.
" nanti aku kabarin, setidaknya SKD aku masih tiga hari"
__ADS_1
" oiya Rahayu duduk dulu mumpung belum pada bangun, aku mau bicara sedikit sama kamu"
" ada apa Ahmad??"
" apa yang akan kamu lakukan selama disini??"
" aku pernah berjanji akan mempertemukan Alvian dengan mamanya sakti, beberapa hari lalu sakti datang meminta tolong untuk aku melakukannya. dan aku akan memenuhinya walaupun hati sakit, tapi darahnya masih mengalir ditubuh Alvian aku akan mencoba berdamai dengan masa lalu. semoga saja aku kuat"
" lalu soal Alvian??"
" itu biar aku yang urus, sebelumnya aku minta tolong kamu, jika aku tidak kembali aku titip Alvian dan kamu hubungi Siti untuk menjemput Alvian, aku sudah memberi arahan padanya"
" apa yang akan kamu lakukan?? jangan bilang kamu mau"
" aku akan melindungi anakku dari apapun meski kebebasanku taruhan nya. aku ga bisa lihat Alvian menderita. sudah cukup penderitaan yang ia terima tanpa ia berkata padaku. saatnya aku yang berjuang untuknya." ucapan Rahayu membuat Ahmad tertegun dan berkata dalam hati " gak mungkin seorang sakti akan melakukan hal konyol dengan melempar salah satu dari kalian ke penjara, prediksi aku lebih baik sakti bangkrut daripada kehilangan kalian berdua ataupun salah satu diantara kalian" ia berkata seperti itu karna pembicaraan yang tak sengaja ia dengar antara sakti dan sang istri Vania
.
tbc
udah Doble up Hari ini aku tuh yakk jangan ditanyain lagi mana lagi oke..
__ADS_1
tolong dong minta recharge semangat aku dari kalian hahaha ga susah cuma like, komen dan vote aja gratis tis tis biar aku semangat buat updatenya. makasih yakk Lope you 😘😘😘
Tangerang, 08 Oktober 2021