Alvian Tungga Putra

Alvian Tungga Putra
Permintaan Pertama Alvian


__ADS_3

Rumah sakit Permata Husada


Alvian dan Sakti beriringan berjalan, semua pegawai dan pengunjung rumah sakit yang melihatnya seolah tersihir oleh ketampanan keduanya, namun sang empunya hanya cuek dan acuh.


disinilah dia berdiri di ruang nawar VIP. Al dan sakti masuk "assalamualaikum sakti datang" ucapnya ketika membuka pintu dan sepertinya Vena sedang menunggu kedatangan mereka


" hallo sayang apa kabar" Vena dengan senyum pucat pasi menyambut kedatangan sang cucu


" hai" ucap singkat Alvian


" Al hari ini bisa sama kita sampai besok mah Rahayu kasih ijin ke kita buat sama Alvian sampe besok jam dua siang"


" Alhamdulillah" ucap lirih Vena sambil terisak


"before I'm with you guys, can I ask one request??" ucapan pertama Alvian kepada keduanya setelah sampai kerumah sakit, sakti dan Vena melihat satu sama lain seperti mengisyaratkan "apakah dia seperti ini ketika berbicara??"


"oke"


.


.


Rahayu sedang bersih bersih apartemen, sebelumnya ia mengabari Ahmad jika sakti datang dan meminjam Alvian karna bagaimanapun Ahmad sang empunya rumah harus tahu apapun karna selama mereka disini tanggung jawab secara tidak

__ADS_1


langsung di emban oleh Ahmad.


tak lama handphone Rahayu berdering dan nama sakti tertera, sadar anaknya berada pada dirinya langsung diangkat


"assalamualaikum sakti ada apa??"


" waalaikumsalam Rahayu apa kau berada di apartemen"


" iya ada apa?? apa terjadi sesuatu dengan Alvian??" tanya Rahayu bertubi tubi namun justru kekehan yang terdengar membuat Rahayu berpikir apakah dirinya sebuah lelucon??


"sakti jawab aku"


" tenang Rahayu, Alvian juga anak aku kalo kamu lupa, dia baik baik aja tapi ada yang mau ketemu sama kamu, emmm bisakah kamu datang ke rumah sakit Permata Husada??"


"iya tapi ada yang mau bertemu denganmu bersiaplah supir pribadiku pak Supri sedang menuju apartemen aku tunggu assalamualaikum Tuttt..." telpon berhenti sepihak


"halo sakti hallo hallo, duh kenapa ini dimatikan sih" tak lama bunyi bel terdengar, segera Rahayu mengambil kerudung instan dan membukanya setelah menggunakannya


" selamat pagi Bu saya Supri supir pribadi bapak Sakti mau jemput ibu Rahayu"


" oh bapak tunggu di lobby saja, disini tidak ada orang selain saya sepuluh menit lagi saya turun"


"baik Bu saya tunggu"

__ADS_1


tak ada yang banyak dilakukannya selain merias wajah agar lebih segar dan mengganti baju se simple mungkin, baby doll panjang berwarna pastel dan pasmina berwarna dusty pink menemani langkahnya menuju rumah sakit.


setengah jam Rahayu sampai, ia segera melaju ke kamar pasien sesuai dengan arahan sakti di pesan singkat, Rahayu lupa jika beberapa hari lalu mereka juga kesini dengan anaknya dan Ahmad. ia ternyata ditunggu Alvian dan sakti. melihat sang anak baik baik saja ia langsung merenggangkan otot.


" ada apa aku disuruh kesini??" tanya sakti to the point


sakti tersenyum "ada yang sedang menungguku didalam sana, aku harap aku dengar kabar baik setelah ini, aku dan Al akan ke kantin sebentar" sakti tersenyum lalu mengajak Al ke kantin dengan menggendongnya, awalnya Alvian berontak karna Al sudah besar, namun sakti menjelaskan jika ia ingin merasakan bagaimana menjaga Al meski sudah besar, lagipula bagi sakti putranya tetap putra kecilnya, sungguh Alvian sangat dimanja sekali olehnya.


Rahayu dengan ragu membuka pintu kamar pasien VIP tersebut dan melihat sekitarnya


"long time not see Rahayu" ucap seorang wanita paruh baya yang sedang berbaring setengah duduk di brangkar rumah sakit


" nyonya Vena" Rahayu terkejut bukan main


.


tbc


15 Oktober 2021


hello genks.... apa kabar?? semoga kalian sehat semuanya


jangan lupa vote komen dan likenya ya love you all saranghae ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2