Alvian Tungga Putra

Alvian Tungga Putra
ATP S2 : surat perjanjian


__ADS_3

Ayumi terbangun dini hari karna haus, ia membuka pintu kamar tv masih menyalah?? saat hendak mematikan tv, rupanya ada sosok Al sedang tertidur sambil memegang benda pipih persegi favoritnya apalagi kalo bukan laptop.


Ayumi terpana melihat Al yang tertidur tenang sambil duduk, ia ingin membangunkan namun urung, mengambil benda pipih tsb dan meletakkan di meja supaya tidak mengganggu tidurnya, mengambil selimut agar tetap hangat dan mematikan televisi. Amaya terus menatap Al dengan sendu, beruntung dirinya mendapatkan bantuan sosok malaikat sepertinya, ia rella jika dijadikan budak maupun istri oleh Al untuk mengabdi


eh.....


kenapa pikirannya jadi ke istri?? Al?? sempurna kehidupannya baik, tampan, pandai tak sulit mendapatkan pendamping sedang dirinya?? masa lalu kelam itulah hal terburuknya, sebaiknya dirinya tidur ke kamar agar tidak terpergok menatap kakak nya tsb.


.


pagi hari Al terbangun, rupanya dia tertidur di depan televisi namun anehnya terdapat selimut di badannya ia ingat betul sedang mengerjakan pekerjaan yang baru ia terima dari temannya di Stanford namun tertidur, segera ia mengecek cctv dan. tersenyum juga hatinya menghangat perlakuan sederhana Ayumi membuatnya hangat tunggu ada apa dengannya?? sungguh konyol sekali dirinya ini


.


.


" hai Sudrajat, kau tahu kan keponakan cantikmu itu telah kabur dariku?? harusnya aku sudah membawanya ke puncak nirwana namun karna kebodohan nya malah kabur kau ingat satu hal, uang yang 100 juta itu, akan menjadi hutang dan berbunga jika dalam waktu satu bulan kau tidak menemukannya namun sebaliknya jika kau menemukannya dan membawa dalam keadaan baik, bukan 250 juta yang kau dapat melainkan 300 juta paham kau!!' ucapan William seketika membuat Wina berbinar wanita ular mata duitan tsb berbinar dengan harga yang fantastis tsb. ia pasti akan menemukan Amaya sendiri tanpa bantuan suaminya, ia bahkan berencana akan meninggalkan suaminya jika ia mendapatkan uang hasil jual keponakan sialan itu.


Sudrajat dan sang istri mencari ke setiap sudut Jakarta, ia yakin Amaya belum kabut jauh mengingat dirinya tidak memiliki siapapun bahkan teman pun sudah pasti tidak ada yang mau berkenan dengannya selain karna miskin, dirinya juga selalu dikekang untuk selalu pulang tepat waktu oleh paman bibinya jika tidak, maka ia akan di hukum oleh keduanya bahkan pernah sekali mengerjakan tugas kelompok berujung penyiksaan hingga malam hari. tetangga tidak ada yang tahu mengenai masalah ini karna Sudrajat beserta keluarga tidak terbuka oleh sekitar.


.


...surat perjanjian kesepakatan...


...yang bertanda tangan dibawah ini...


...Nama : Alvian Tungga Putra...


...Nik : 3216XXXXXXXXX016...


...Usia : 22 tahun (2017)...


...Alamat : Kompleks Alamanda, Jakarta Selatan...


...sebagai pihak 1...


...membuat kesepakatan dengan:...


...Nama : Amaya Larasati atau Ayumi Haruka...

__ADS_1


...NIK : 3216XXXXXXXXX017...


...Umur : 18 tahun (2017)...


...Alamat : Jalan Kosambi, Tangerang...


...sebagai pihak 2...


...1. pihak kedua berkewajiban memberikan kabar minimal dua kali dalam dua puluh empat jam kepada pihak pertama...


...2. perintah pihak pertama adalah mutlak dan tidak bisa diganggu gugat oleh pihak kedua...


...3. pihak kedua berkewajiban memberitahu pihak pertama kemanapun, apabila melanggar, pihak kedua siap menerima hukuman dari pihak pertama dan tidak boleh menolak...


...4. kesepakatan ini dibuat secara sadar...


...5. kesepakatan tsb berakhir saat pihak kedua dirasa cukup untuk berdiri sendiri tanpa pihak pertama...


...6. biaya hidup pihak kedua akan diurus oleh pihak pertama dan bukan sebagai peminjaman...


...7. apabila salah satu dari keduanya jatuh cinta, bisa dilanjutkan ke jenjang serius dan kesepakatan ini batal...


...demikian surat pernyataan ini dibuat dalam keadaan sadar dan tanpa adanya paksaan...


...Jakarta, 2017...


...pihak pertama...


...(Alvian Tungga Putra)...


...pihak kedua...


...(Amaya Larasati/Arumi Haruka)...


Ayumi sudah membaca semuanya ia hanya pasrah dan menandatanganinya, surat asli disimpan Al di brangkas apartemen miliknya, Al tersenyum gadis itu tidak protes apapun toh kesepakatan itu di buat agar sama sama enak bukan??


" aku pergi, jangan kemana mana kabari aku kalo ada keperluan mendesak" Al berbicara dengan menyondongkan wajah ke Ayumi sambil mensejajarkan tinggi badan Ayumi lalu mengacak rambut Ayumi dengan gemas sambil tersenyum, baru ini Ayumi melihat Al tersenyum seolah menular Ayumi pun tersenyum.


Al telah pergi, rencananya Ayumi akan beberes sembari menikmati kesendirian di apartemen, ia mencoba membuka laptop juga handphone baru nya membuat nya tersenyum seperti mimpi.

__ADS_1


.


"bos saya melihat seseorang mirip nona Amaya hanya saja dia berkerudung dan memakai kacamata" anak buah William memberi tahu William dan senyuman menyeringai tertampil di wajah William si maniak s*xs


" cari tau dulu siapa dia, setelah itu kita kesana"


" baik bos"


tidak sia sia William menjadi seorang yang berkuasa, gadis itu harus berada di puncak kenikmatan nirwana dengannya obsesinya sangat kuat terhadap Amaya


" Amaya, jal*ng kecil itu harus jadi milikku"


.


Ayumi sedang membeli keperluan pribadi seperti pemb*lut, skincare, dan beberapa camilan di minimarket lobby apartemen, seseorang sedang mengikutinya tanpa dirinya sadar.


selesai belanja, ia ingin menikmati es cendol yang berada di sebrang apartment tidak jauh bukan, ia lupa memberi tahu Al kalo dirinya ingin membeli benda keramat tsb lantaran masa periodenya sebentar lagi,


saat ingin menyebrang jalan, rupanya tangannya di cekal oleh seorang pria dewasa dengan perawakan tampan, tumbuh bulu halus di sekitar area wajah dan mata biru jangan lupakan wajah bule yang mendominasi


" hello my sweety" senyum menyeringai membuat Ayumi bergidik ngeri siapa pria tsb?? ia tak pernah memiliki hubungan dengan wajah blasteran


" A...Annndddaaa.. ssiiiapa??" ucap Ayumi terbata


" kamu Amaya kan??" deggg Ayumi kaget padahal dirinya sudah mengubah penampilannya kenapa masih saja ada yang mengenali dirinya


" ma....aaaf sa...yaaa aaayyumii bukan aaammmaaayyyaa...."


" apa ada bukti??" Ayumi mengeluarkan KTP dari dompetnya beruntung tadi pagi Al sudah memberikan KTP yang sudah diganti namanya.


" apa benar anda Ayumi??" buru buru Ayumi menganggukan kepalanya


" oh sorry sepertinya saya salah orang, saya permisi" pria tsb bergegas pergi dan dengan buru buru Ayumi langsung masuk lobby apartemen.


William mengumpat dia yakin itu Amaya namun kenapa KTPnya menjadi Ayumi?? dan penampilannya berbeda ia menelpon seseorang " caritahu seseorang bernama Ayumi yang tinggal di apartemen xxx, kabari aku secepatnya aku tunggu" ia harus mengerahkan tenaga ekstra demi seorang gadis kecil.


.


tbc

__ADS_1


__ADS_2