Anak Broken Home Menemukan Cintanya

Anak Broken Home Menemukan Cintanya
Bab 19


__ADS_3

Rara banyak menceritakan kisah nya bersama Zen kepada Kanya dan ternyata Kanya juga di perintahkan oleh ayah Kemal Aryan dengan cara Kemal Aryan menghancurkan rumah tangga Tari dan juga Ali orang tua Zen. Setelah Tari dan Ali bercerai Kemal Aryan manikahi Tari dan memasukan kedua anak nya Rey Kemal Aryan dan juga Kanya Kemal Aryan untuk melancarkan aksi balas dendam nya.


~


Pagi hari yang cerah di kota Dublin-Skotlandia, Zen terbangun dari tidur nya karena harus bergegas menghadiri acar pernikahan Vanka sahabatnya.


Zen bergegas mandi, usai mandi Zen berias memakai gaun yang di belinya kemarin bersama Ken. Zen merias wajah nya sendiri, walaupun Zen bisa di kategorikan sebagai anak dari keluarga kaya tapi Zen enggan untuk menghamburkan uang nya apalagi untuk menyewa MUA yanga hanya di pakai untuk satu hari.


Zen sudah siap, pintu di ketuk dengan sigap Zen membuka pintu nya dan ternyata Ken yang sedang berdiri di depan pintu dengan menatap ke sexian tubuh Zen tanpa berkedip.


Nona anda sungguh cantik hari ini. Batin Ken


"Berhenti menatap ku Ken, nanti kamu nafsu" Goda Zen yang melangkah meninggalka Zen.


Lamunan Ken buyar menatap pintu yang telah tertutup dan ternyata Zen sudah meninggalkan menuju lift, dengan sigap Ken berlari menyusul Zen.


Ken tepat waktu pintu lift terbuka, Ken dan Zen masuk bersamaan. Ken menekan tombol 1.


"Aku emang cantik Ken, tapi jangan kaya gitu juga liat nya" Goda Zen lagi-lagi.


"Ah nona, nona memang cantik" Balas Ken malu.


"Aku tau itu Ken" Ucap Zen bangga.


Yu tuhan sungguh nona lah wanita yang pertama membuat saya jatuh cinta. Batin Ken.


Tingg...


Pintu lift terbuka Zen keluar dari lift di ikuti Ken dari belakang nya, khusus hari ini Zen mendatangkan mobil dari Inggris beserta jet pribadi nenek nya karena hari ini juga Zen dan Ken akan pulang ke Inggris mengurus perusahaan nya yang sedang dalam keadaan kacau.


Mobil sport Bugatti Veyron yang dimodifikasi oleh rumah modifikasi bernama Mansory, menggunakan body yang terbuat dari serat karbon dan dilengkapi paket spoiler baru, serta lampu LED yang telah diupgrade. Mobil ini tersedia dalam jumlah yang terbatas, dan mengusung mesin yang mampu mengeluarkan tenaga sebesar 1.200 horsepower. Pada sisi interior Bugatti Veyron mengaplikasikan lampu kabin LED yang terpasang di pintu, serta pada jok dan panel interior dibalut kulit berpadu dengan motif serat karbon


Harganya $3,4 Juta atau sekitar Rp 47 Miliar, sudah terparkir di depan hotel.



Sebenarnya Zen meminta mobil yang biasa ia pakai berwarna kuning, namun nenek nya malah mengirim mobil yang warna do dominasi hitam dan putih.


Zen masuk ke dalam mobil yang super mahal itu, Ken duduk di jok pengemudi sedangkan Zen duduk di jok belakang.

__ADS_1


Ken melajukan mobil super mewah itu menuju berlangsung nya tempat acara pernikahan Vanka, Zen memilih datang ke acara resepsi nya saja karena jika datang waktu akad nikah nya pasti Zen masih tidur.


35 menit di tempuh nya, Ken memarkirkan mobil mewah Zen di parkiran khusus dan di jaga oleh banyak bodyguard, Vanka sengaja memilih tempat parkir untuk setiap mobil dan meletakan bodyguard di setiap penjuru wilayah parkira, Vanka tidak ingin ada kekacauan saat pernikahannya, Vanka takut ada yang coba untuk maling mobil karena bisa di pastikan semua tamu undangan pernikahan Vanka kolegat bisnis dan model ayah dan ibu nya Vanka.


"Mari nona" Ucap Ken membuka kan pintu mobil nya.


Dengan anggun nya Zen masuk ke dalam loby hotel tempat acara pernikahan Vanka di ikuti Ken yang setia di belakan Zen.


Zen dan Ken masuk ke dalam acara megah tersebut, dilihat nya Vanka sedang melakukan foto keluarga.


Zen dan Ken memilih untuk duduk di meja yang sudah di sediakan, Zen mengambil segelas cantik minuman berwarna merah dan meneguk nya secara perlahan, secara tidak langsung ada sepasang lelaki dan perempuan menghampiri nya.


"Halo Mrs. Zenayana Callista" Sapa si wanita tersebut.


Zen sudah tau pria itu ialah Kevin sahabat nya dan bisa di tebak wanita yang bersama nya pasti ialah istri nya.


"Halo" Balas Zen senyum.


"Hai Zen apa kabar, perkenalkan dia Rose istri ku dan yang sedang memotret Arul dan istri nya itu anak ku Zavanya" Ucap Kevin menunjukan anak nya.


"What?! Arul, whe are best friend?" Tanya Zen kaget.


"Permisi Kevin aku harus bertemu dengan Arul dulu kau bisa mengobrol dengan asisten ku" Balas Zen berlari seraya menunjuk Ken.


Zen berlari menghampiri sepasang pengantin yang sedang melakukan foto, Zen kaget ternyata Vanka menikah dengan Arul sahabat nya.


"Arul, Vanka" Ucap Zen berkaca-kaca.


"Zen" Balas Arul dan Vanka serentak.


"Apa kau tahu Zen?" Tanya Arul heran.


"Yes sure, dia sahabat dan atasan ku dulu" Balas Vanka.


"Zen sahabat baik ku, honey" Ucap Arul tersenyum.


"Argh.... " Ucap Zen berlari menghampiri Arul dan Vanka.


"Aku tidak tahu jika kamu sahabat Vanka, Zen. Jika aku tau aku akan memberitahu mu" Ucap Arul.

__ADS_1


"Maaf kan aku juga" Timpal Vanka khawatir karena Zen sudah menangis.


"Aku bukan nangis sedih, aku nangis bahagia karena sahabat baik ku bersatu" Ucap Zen memeluk Arul dan Vanka.


"Jangan nangis Zen, make up mu luntur" Goda Arul.


Zen melepaskan pelukan nya dan meragap wajah nya yang takut jika make up sederhana nya luntur.


"Apa begitu Vanka" Tanya Zen khawatir.


"No.. kau cantik" Balas Vanka menghapus air mata Zen.


"Arul.. " Ucap Zen menatap sinis.


"Sorry friend, just kidding me" Balas Arul tertawa.


"So, kapan kamu menikah Zen? Kevin, Rara dan aku sudah menikah" Tanya Arul memeluk Vanka.


"Cihh.. jangan kalian memperlihatakan kemesraan itu di depan ku" Balas Zen sebal.


"Makanya ayo nikah dong, atau kamu gak laku yah Zen" Goda Arul tertawa.


"Arul please" Timpal Vanka menatap sinis Arul, karena takut jika sahabat nya itu marah.


"Aku belum ingin menikah Arul, aku sedang fokus pada perusahaan ku dulu. Lagi pula umur ku baru 28 masih muda" Balas Zen bangga.


"Jangan terlalu sibuk Zen, pasti kamu juga akan merasakan bagaimana rasa nya ingin ada pendamping" Ucap Vanka.


"Tenanglah honey, jodoh Zen ada di samping nya. Si assiten pribadi yang ganteng dan kekar itu tapi lebih gantengan aku" Balas Arul menatap Ken yang sedang mengobrol dengan Kevin dan Rose.


"Benarkah Zen?" Tanya Vanka.


"Sudahlah Arul aku tidak ingin memiliki suami dulu, aku ingin fokus dulu pada karier dan perusahaan ku. Baiklah selamat untuk kalian aku balik ke Ken dulu" Balas Zen pamit.


"Baiklah Zen, thank's sudah datang ke pernikahan kita" Balas Arul tersenyum.


"Jangan lupa cari jodoh" Teriak Vanka.


Zen berlalu menghampiri Ken dan bergabung dengan Kevin dan Rose yang membahas tentang perekonomian di Indonesia.

__ADS_1


__ADS_2