
Joeya sedang berbincang dengan sahabat kantor nya Arva dan juga Sani, mereka sangat mendukung Joeya agar dekat dengan bos besar.
Asik berbincang Ken dan asisten nya melewati ruangan devisi humas, tepat ruangan Joeya dan sahabatnya. Joeya dan sahabatnya menguping apa yang di bicarakan Ken dan asisten.
Joeya dan sahabatnya mendengar Ken akan membeli sebuah mainan untuk anak lelaki nya namun Ken tak tahu harus membeli apa, karena semua jenis mainan sudah Ken berikan pada anak nya.
"Nah kesempatan lu nih Joe buat deketin tuan bos" Tutur Sani.
"Cara nya?" Balas Joeya bingung.
"Dasar cantik tapi bodoh! Lu pura-pura bantuin si tuan bos cari hadiah mainan buat anak nya" Balas Arva.
Arva dan Sani menarik tangan Joeya kemudian menyuruh Joeya keluar, keributan di devisi humas terdengar oleh Ken dan asisten nya. Ken menoleh ke arah pintu ruangan dan nampak Joeya sedang tersenyum.
Perlahan Joeya mendekat pada Ken.
"Tuan, saya Joeya" Tutur Joeya mengulurkan tangannya.
Ken mendelik pada asisten nya, asisten Ken tahu apa yang Ken minta.
"Maaf tuan, dia Joeya karyawan tercantik dan populer di kantor cabang ini. Status Joeya di kantor ini hanya sebagai siswi magang dari Indonesia, walaupun baru beberapa bulan di sini magang, Joeya sudah menjadi wanita populer di kantor cabang ini" Tutur asisten Ken.
"Apa mau mu?" Tanya Ken datar.
"Maaf tuan saya tadi mendengar bahwa anda sedang mencari hadiah untuk anak tuan namun tuan bingung untuk memebeli apa, nah jika tuan tak keberatan saya bisa membantu tuan" Balas Joeya tersenyum manis.
"Nah bagus, cari lah dengan asisten ku" Tutur Ken berlalu.
Joeya kesal karena ia disuruh Ken untuk membantu nya bersama dengan asisten nya, Joeya pikir dia akan pergi berdua ke mall besar.
Susah banget sih deketin tuan bos yang super duper cuek dan dingin begitu. Batin Joeya kesal.
Asisten Ken melihat Joeya bengong memandang kepergian Ken.
"Bekerja lah kembali, aku tak butuh bantuan mu!!" Tutur asisten Ken pergi.
Kekesalan Joeya bertambah saat asisten bos nya itu berkata bahwa ia tak perlu bantuan nya.
"Bos sama asistennya sama aja, sama-sama cuek dan dingin" Gerutu Joeya kembali menuju ruangannya.
--
Zen di sibukan dengan pekerjaan yang menumpak, map coklat lamaran pun masih terus berdatangan sedang kan HRD kantor sedang cuti.
__ADS_1
Kenya pun sama sibuk nya dengan Zen, Kenya harus memeriksa jadwal Zen di tambah dengan map coklat yang tak habis-habis.
"Kapan map ini akan habis!! Padahal aku sudah meminta Kenya untuk menutup lowongan pekerjaan nya tapi map coklat terus saja berdatangan" Tutur Zen kesal, karena baru kali ini Zen harus merekrut sendiri biasa nya Zen hanya di beri 5 map saja oleh HRD karena 5 map itu sudah lulus seleksi HRD.
Kenya datang ke ruangan Zen dengan map yang beragan warna, membuat Zen kewalahan.
"Apa lagi ini?" Tanya Zen.
"Itu data dari setiap kantor cabang nona, nona harus memeriksa dan juga menandatangani nya" Balas Kenya.
"Sebanyak ini? Apa perusahaan cabang ku banyak?" Tutur Zen kesal.
"Ya nona, kantor cabang nona banyak" Balas Kenya.
"Bagaimana dengan asisten yang aku cari?" Tutur Zen berharap.
"Untuk saat ini belum ada nona" Balas Kenya menunduk.
"Ah sial" Tutur Zen menggerutu.
"Baiklah jika begitu saya pamit kembali bekerja, dan nona setelah jam makan siang nona ada rapat dengan perusahaan Wijaya Corp masalah membelian saham" Balas Kenya memberitahukan jadwal Zen.
"Ah pria itu lagi, ya sudah kembali bekerja" Balas Zen.
"Aku harus membeli saham yang di ajukan, aku tahu Ken selalu menang saat menjadi asisten ku untuk membeli saham, jadi aku tak boleh kalah dari pria doyan daun muda itu" Tutur Zen optimis.
Usai menyemangati diri nya Zen kembali monoleh pada map coklat dan juga map berwarna untuk Zen periksa, Zen mendengus kesal lagi karena pekerjaan nya tak kunjung usai.
"Cepat lah kembali kau Bu Sis, aku sudah seperti HRD saja buka CEO lagi. Mata sungguh lelah membaca semua lamaran kerja ini" Gerutu Zen memeriksa perlembar lamaran kerja.
Zen terus memeriksa map coklat yang tak habis-habis nya sampai ketukan di pintu ruangan nya terdengar. Zen memberi intruksi untuk masuk.
Masuk lah seorang pria dengan stelan jas nya yang rapih bersama dengan Kenya di sebelah nya.
"Maaf nona, saya membawa seseorang untuk melamar menjadi asisten pribadi nona" Tutur Kenya sopan.
Zen yang menoleh kemudian memberi senyuman pada Kenya.
"Dia rekomendasi dari tuan muda Satria, kakak nona" Tutur Kenya kembali.
"Ah jadi kau meminta bantuan kakak ku?" Tanya Zen mendelik.
"Maaf nona" Balas Kenya menunduk.
__ADS_1
"Tak apa Kenya, perkenalkan dirinya" Tutur Zen tersenyum.
"Beliau bernama Arkas Arjun, asli orang Indonesia dan beliau mengabdi pada keluarga tuam muda Satria menggantikan ayah nya yang telah lama pensiun" Tutur Kenya menjelaskan.
"Aku mencari asisten dengan kualifikasi Ken" Balas Zen.
"Maaf nona menyela" Arkas angkat bicara.
"Tak apa, silahkan keluar kan suaramu" Balas Zen santai.
"Saya akan bekerja sesuai dengan kualifikasi tuan Ken, karena saya sudah di beri tahu oleh tuan muda Satria bagaimana pekerjaan pak Ken saat di sini" Tutur Arkas.
"Baik jika kau rekomendasi kakak ku, mulai hari ini kau bekerja. Nah sebagai pemanasan memulai kerja hari ini, periksalah ini" Balas Zen memberikan banyak map coklat untuk di periksa.
Arkas menerimanya dengan senyuman.
"Dan kau Kenya, antar dia ke ruangan. Beri tahu apa yang harus ia kerjakan" Tutur Zen pada Kenya.
"Baik nona" Balas Kenya.
Kenya dan Arkas keluar dari ruangan Zen dengan banyak map coklat di tangan Arkas, Zen duduk di kursi kebesarannya dengan santai dan rileks.
"Ahh pekerjaan ku berkurang sedikit" Tutur Zen santai.
Tak beberapa lama Zen mengambil ponselnya menekan nama Kak Satria di ponsel canggih miliknya, sambungan pun terhubung.
*Apa kau suka adik ku hadiah dari ku. Tanya Satria.
*Ah kak, kau ini banyak membantu ku. Balas Zen sungkan.
*Jangan sungkan, kau adik ku. Sudah sewajar nya aku sebagai kakak membatu. Tutur Satria sedikit tertawa.
*Terimakasih kak. Balas Zen.
*Baiklah, jika Arkas bekerja sangat buruk jangan beri dia gajih. Tutur Satria tertawa.
*Kau ini kak, ya sudah aku kembali bekerja ya kak. Balas Zen.
*Baiklah bekerja yang rajin. Tutur Satria menutup panggilan telponnya.
--
Ayo dong gais vote dan like nya mana:(
__ADS_1