Anak Broken Home Menemukan Cintanya

Anak Broken Home Menemukan Cintanya
Sean Yang Tampan


__ADS_3

Ken dan Nyonya Lista berbincang kesana-kemari hingga Ken mengutarakan niat nya kemari untuk bertemu dengan putra nya.


"Nyonya apakah saya bisa bertemu dengan putra saya?" Tutur Ken berharap.


"Tentu saja, Sean putra mu dan sudah seharusnya Sean mengetahui ayah nya" Balas Nyonya Lista tersenyum.


Nyonya Lista memanggil baby sister untuk membawa Sean bertemu dengan Ken, dan tak lama datang baby sister dengan pria kecil di gendongannya.


Ken beranjak dari duduk nya memandang pria kecil yang tampan dan mirip dengan nya, pria kecil yang tak lain ialah Sean. Sean turun dari gendongan baby sister, dengan sigap Ken menghampiri nya.


Sean sedikit takut sehingga bersembunyi pada Nyonya Lista, tak lama Zen datang denga tergesa-gesa karena berlari.


Sean yang tahu Zen tiba langsung berlari memeluk nya.


"Mommy" Teriak Sean.


Zen memeluk Sean kemudian mencium nya.


"Sean dengar mommy, Sean selalu bertanya daddy kemana kan? Nah itu adalah daddy" Tutur Zen menunjuk Ken.


"Daddy?" Balas Sean bingung.


"Yes daddy" Tutur Zen.


Ken mendekat pada Sean dengan berjongkok mensejajarkan dengan tinggi Sean. Ken memandang Sean lekat kemudian memeluknya.


"Maaf kan daddy karena tak pernah berkunjung menemui mu nak" Tutur Ken memeluk Sean dengan tangisan.


Zen dan Nyonya Lista ikut menangis terharu karena Sean telah bertemu dengan ayah nya, Ken melepaskan pelukan Sean kemudian memandang nya lekat.


Sean menghapus air mata Ken membuat hati Zen terenyuh karena ikatan ayah dan anak itu membuat Zen menyesal akan keputusan nya dahulu.


"Don't go again dadd" Tutur Sean dengan terbata.


"Daddy akan terus ada di sisi mu nak" Balas Ken senang.


Usai adegan haru itu Sean dan Ken bermain bersama, Zen memandang kedua pria yang ia sayangi meskipun sekarang Ken hanyalah mantan suaminya. Zen menangis kenapa dulu ia begitu bodoh.


Nyonya Lista menghampiri Zen yang tengah menangis melihat kebahagian Ken dan Sean.


"Apa kau menyesal" Tutur Nyonya Lista.


Zen menghapus air mata nya, berpura-pura bahwa ia tak menyesal dengan keputusan nya kala itu.


"Aku tak menyesal nek!" Balas Zen meninggalkan Nyonya Lista.


Mobil warna hitam datang ke area halaman rumah Nyonya Lista, keluarlah dari dalam mobil Tari beserta suaminya yang baru pulang dari supermarket.


Tari melihat pria sedang bermain dengan Sean, Tari langsung menghampiri Sean.

__ADS_1


"Sean!!" Teriak Tari.


Sean berlari menuju Tari kemudian memeluk nya, Ken pun menoleh membuat Tari tak percaya bahwa Ken datang menemui putra nya.


"Ken" Tutur Tari.


"Nyonya" Balas Ken tersenyum.


"Grandma, itu daddy" Tambah Sean.


"Sean sama granpa masuk ke dalam yah, grandma mau pinjem daddy Sean" Tutur Tari tersenyum.


"Oke grandma" Balas Sean.


Suami Tari membawa Sean masuk ke dalam rumah, Tari dan Ken berbicara di bangku taman.


"Sudah lama Ken tak berjumpa, terakhir berjumpa saat kau dan Zen resmi bercerai" Tutur Tari.


"Saya pulang kembali ke Paris Nyonya" Balas Ken.


"Jangan panggil Nyonya, panggil aku ibu" Tutur Tari tersenyum.


"Baik bu" Balas Ken.


"Ibu harap kau tak punya dendam atas keputusan yang Zen ambil karena salah paham" Tutur Tari.


"Saya tidak menyimpan dendam, saya kemari karena ada bisnis dan tak sengaja bertemu dengan Zen" Balas Ken.


"Saya masih beruntung bisa bertemu dengan Sean walaupun dengan keadaan begini" Balas Ken.


"Jagalah Sean walaupun kau dan Zen sudah tak bersama" Tutur Tari memegang tangan Ken.


"Itu sudah pasti, karena Sean adalah putra ku" Balas Ken.


 


Di dalam kamar Zen menangis meratapi kebodohannya, Zen membuka kotak lama yang telah usang di dalam lemari nya. Nampak banyak foto pernikahannya dengan Ken, cincin kawin, dan juga barang pemberian Ken.


Aku terlalu egois, aku terlalu bodoh. Jika dulu aku tak pecemburu buta mungkin saat ini Sean akan hidup bahagia dengan ayah ibu nya yang lengkap. Batin Zen menangis.


Zen memandang ke arah jendela kamar yang menampilkan taman tempat tadi Ken dan Sean bermain. Nampak Ken tengah duduk sendiri di bangku taman.


Apa yang sedang pria itu pikirkan sekarang? Aku bodoh!!!! Aku banyak melukai hati nya. Batin Zen menyesal.


Ken yang tengah duduk sendiri menatap kearah jendela kamar Zen, tatapan Ken dan Zen beradu.


"Ciihh!! Senyuman mu selalu di umbar!" Gerutu Zen menutup jendela kamar nya.


--

__ADS_1


Kenapa Zen menangis? Apa kehadiran ku melukai hati nya?. Batin Ken.


Ken berjalan menuju dalam rumah untuk bermain bersama dengan putra nya.


--


Vanka baru tiba di apartemen nya, nampak Vio tengah tertidur dengan pulas. Vanka mencium kening Vio kemudian melangkah menuju kamar mandi.


Keluar dari kamar mandi nampak Arul yang tengah berkutat dengan laptop nya.


"Sudah aku bilang jangan bawa pekerjaan ke rumah!" Tutur Vanka.


"Ini proposal sangat penting sayang" Balas Arul.


"Apa pengasuh Vio sudah pulang?" Tanya Vanka.


"Ya dia baru saja pulang" Balas Arul tanpa menoleh.


"Oh ya, ada berita penting hon" Tutur Vanka menghampiri Arul yang tengah duduk di sofa.


"Apa? Apa kau mau bergosip?" Balas Arul.


"Zen dan Ken bertemu" Tutur Vanka.


"Apa?!!!" Balas Arul menoleh pada Vanka dengan terkejut.


"Apa kau ini tuli?!!!" Teriak Vanka.


"Aku mendengar nya, barusan aku terkejut" Balas Arul.


Vanka menceritakan semua kejadian bagiamana Zen dan Ken bertemu tanpa di sengaja, Arul dan Vanka mendoakan yang terbaik untuk Zen dan Ken semoga saja mereka ada niatan rujuk demi Sean.


--


Zavanya mendengar percakapan ayah nya dan juga Arul bahwa Ken kembali, Zavanya senang setengah mati karena pasal nya sekarang Ken duda anak satu. Usia Zavanya kini pun sudah bertambah dewasa, Zavanya sudah siap jika harus mengambil hati Ken.


Usai mendengar percakapan ayah nya, Zavanya kembali ke kamar nya. Di dalam kamar Zavanya bersorak gembira.


"Apakah ini hari keberuntungan ku? Pria yang aku dambakan kini kembali" Tutur Zavanya senang.


Zavanya bersiap untuk pergi menemui Ken di apartemen nya dulu, Zavanya berharap apartemen Ken masih di tempati oleh Ken.


--


**Jangan lupa yu voten, like nya buat Ken dan Zen, author berusaha up lagi di musim ke 2 ini buat kalian yang rindu akan kisah Zen dan Ken, author harap kalian membantau author dengan cara like dan juga vote. Bagia author satu klik like dan beberapa vote dari kalian membuat author senang sampe pengen jungkir balik🙏


Dan buat yang pengen banget kenal sama author lebih dekat lagi boleh ikut author di akun media sosial author, mau chat juga boleh jangan malu-malu karena author pasti akan menanggapi kalian, yuu yang kita shering bareng.


fb: Rsmnttan dan Tann Rsmnt

__ADS_1


ig: @rsmttan**_


__ADS_2