
Happy reading all~
Rey mengangkat telpon dari anak nya itu sambil mata Rey tetap fokus pada jalanan.
*Halo kak. Sapa Kanya.
*Ya ada apa kau menelpon ku?. Tanya Rey yang tidak suka bertele-tele.
*Zenaya sudah tiba di inggris siang tadi sebaik nya kakak datang ke Inggris untuk memeriksa perusahaan Zenaya yang sedang kacau itu. Ucap Kanya.
*Aku bahkan sudah akan pergi ke sana malam nanti sebelum kau yang berbicara! Dasar bodoh!. Balas Rey mematikan sambungan telpon nya.
Zen dan Ken memasuki loby perusahaan nya, Zen berjalan ramah dan menjawab sapaan karyawan nya.
Zen dan Ken masuk kedalam lift khusus direktur, Ken menekan tombol lantai atas dimana letak ruangan direktur.
Tinggg....
Pintu lift terbuka, Zen masuk ke dalam ruanga nya di ikuti Ken dan juga Kenya sekretaris nya. Di dalam ruangan sudah ada Nyonya Lista yang berdiri menghadap ke arah jendela memandangi jalan Inggris yang begitu padat.
Zen, Ken beserta Kenya diam mematung di belakag tubub Nyonya Lista.
"Kau tahu perusahaan mu ini di ambang ke bangkrutan Zen?" Tanya Nyonya Lista yang tetap memandang ke arah jendela.
"Yes grandma" Balas Zen menunduk.
"Good, grils smart. Dan apa kau tahu siapa yang menarik saham hingga 50% di perusahaan mu ini" Tanga Nyonya Lista yang kini duduk di kursi kebesaran Zen melihat wajah Zen, Ken dan Kenya.
"Rey Kemal Aryan, nek" Balas Zen.
"Yes good, Rey Kemal Aryan putra pertama dari Kemal Aryan ayah tiri mu Zen. Kemal Aryan membalas kan dendam nya masuk ke keluarga Mahesa Callista, Alm. kakek mu dan ibu mu adalah umpannya Zen" Ucap Nyonya Lista.
"Membalas kan dendam apa nek? Zen tidak berbuat ulah" Tanya Zen.
"Balas dendam kepada kakek mu, karena dulu kakek mu menghancurkan dua perushaan ponsel milik nya di Turki" Balas Nyonya Lista.
__ADS_1
"Why, kenapa harus aku yang menerima balasan nya nek?" Tanya Zen terus-menerus.
"Karena dulu ayah Kemal Aryan memfitnah kakek mu memalsukan dokumen microsof untuk produk ponselnya. Kakek mu di penjara selama dua bulan oleh kepolisian Turki, selang dua bulan pengacara kakek mu terus mencari sumber masalah dan telah di telusuri oleh pengacara berserta Wijaya ayah Ken, ternyata ayah dari Kemal Aryan memfitnah dan memalsukan dokumen microsoft untuk mendapatkan keuntungan yang lebib alhasil ayah dari Kemal Aryan di jebloskan kembali oleh kakek mu seumur hidup dan menghancurkan dua perusahaan milik ayah Kemal Aryan. Karena Kemal Aryan sayang pada ayah nya, Kemal Aryan berniat balas dendam dengan cara menikahi ibu mu dan memasukan Kanya beserta Rey untuk ikut dalam aksi balas dendam nya. Rey mengambil setengah saham dari perusahaan ini memang tidak wajar, Rey memakai jasa hacker yang pofesional sehingga saham mu bobol 30%, dan Rey
menanam kan modal hanya 20% tetapi ia berhasil mengambil saham sehingga 50%" Balas Nyonya Lista berlau dari ruagan Zen.
Zen yang sudah tidak melihat keberadaan nenek nya langsung merebah kan diri di sofa panjang yang ada di dalam ruangan nya.
"Maaf nona, sebagian investor sudah menarik saham nya dari perusahaan ini" Ucap Kenya.
"Argh.. ini semua karena ulah ibu menikahi musuh anak nya sendiri. Kau dan Ken boleh keluar, dan lihat grafik perkembangan di perusahaan kita" Ucap Zen.
"Baik nona" Balas Ken Kenya serentak.
Ketika ingin mengerjapkan mata nya untuk tidur sebentar, ponsel Zen berdering mau tidak mau Zen memeriksa ponsel nya tertera ayah nya Pak Ali yang menelpon, dengan sigap Zen menekan panel dari layar ponsel nya warna hijau.
*Halo Ze. Sapa Pak Ali, ayah Zen.
*Ya ayah ada apa?. Tanya Zen.
*Apa yang terjadi dengan perusahaan mu nak?. Tanya balik Pak Ali spontan.
*Never give up nak, ayah tidak mengajarkan mu menyerah, ayah dan kamu sama-sama pembisnis nak. Ucap Pak Ali menyemangati.
*Ayah.. Ucap Zen menangis.
*You oke Zen, anak ayah yang pintar jangan pernah putus asa masih ada ayah yang akan membantu mu disini, walaupun ayah sudah memiliki keluarga baru tapi anak kandung ayah hanya kamu saja Zen. Balas Pak Ali.
*Ibu jahat ayah, ibu menikahi Kemal Aryan anak dari musuh kakek yah. Rey anak Kemal Aryan mengambil keuntungan 30% dari saham yang ia tanamkan hanya 20%. Ucap Zen mengadu.
"Ayah tahu nak, kita hidup di dunia bisnis. Semua tentang perusahaan yang megah akan ada beritanya nya, kamu tidak perlu khawatir ayah penanam terbesar di perusahaan Kemal Aryan dan putra nya. Dan kemana nenek? Kenapa nenek tidak membantu mu nak?. Tanya Pak Ali.
*Apa benar ayah? Nenek sudah cukup membantu ku ayah, nenek membantu ku mendirikan perusahaan ini beberapa tahun yang lalu jadi aku tidak ingin merepotkan nenek lagi. Balas Zen.
*Anak pintar, sekarang ayah yang akan membantu mu. Ucap Pak Ali.
__ADS_1
*Apa aku boleh bertemu ayah setelah masalah saham ku beres yah. Tanya Zen.
*Benarkah? Ayah sangat ingin berjumpa dengan mu, beberapa hari yang lalu ayah ingin menemui nu namun sayang ibu mu berkata jika kamu sedang Skotlandia. Balas Pak Ali.
*Sure daddy, aku baru pulang dari Skotlandia menghadiri pernikahan teman ku. Ucap Zen menjelaskan.
*Baiklah datang ke kantor ayah, ayah menetap di Belanda bersama istri ayah. Kau datang saja nak nanti ayah akan mengirim jemputan untuk mu, jika ayah yang kesana pasti ibu mu melarang ayah untuk berjumpa dengan mu. Balas Pak Ali antusias.
*Baiklah ayah, Zen tutup telpon nya karena ini sudah waktu nya jam pulang kantor. Ucap Zen.
*Baiklah gadis besar ayah. Bye. Balas Pak Ali menutup telpon nya.
Zen beserta Ken pulang dari kantor, seperti biasa Ken mengantar Zen pulang dan kemudian Ken pun pulang ke apartemennya.
Zen telah tiba di rumah Nyonya Lista, Zen masuk ke dalam dengan wajah lesu karena belum makan.
Zen yang tadi ingin makan bersama di meja makan mengurungkan niat nya karena ada sesosok pria tampan.
"Hai nak kamu sudah pulang?" Tanya Bu Tari ramah.
"Siapa dia?" Tanya Zen menunjuk pria tampan itu.
"Oh dia anak tiri ibu kakak nya Kanya, namanya Rey Kemal Aryan" Balas Bu Tari tanpa dosa.
"Apa ibu sudah gila? Dia membuat perusahaan ku di ambang ke bangkrutan" Ucap Zen marah.
"Im sorry grils, ibu tidak tahu" Balas Bu Tari.
"Hai adik ku Zen mari ikut makan" Timpal Rey tenang.
"Argh.. Aku akan ke belanda tinggal bersama ayah!" Teriak Zen berlalu.
Bu Tari menangis anak nya akan pergi meninggalkan nya, kepercayaan Zen pada ibu nya pudar perlahan seperti Bu Tari membantu keluarg Kemal Aryan untuk menghancurkan keluarga nya sendiri.
Nyonya Lista menghampiri Tari yang mematung dengan derai air mata.
__ADS_1
"Ibu sudah berkata pada mu jangan coba-coba membawa orang asing ke rumah ini, dan ini lah apa yang ibu takut kan. Kau di benci oleh anak kandung mu sendiri Tari" Ucap Nyonya Lista berlalu menuju kamar nya.
Bu Tari menyesal karena waktu dulu ia memilih bercerai, bukan kebahagian yang Bu Tari dapat setelah bercerai namun kebencian anak kandung nya pada Bu Tari membuat hati Bu Tari hancur namun Bu Tari menerima nya karena ini juga hasil perbuatan nya