Andre Untuk Bella

Andre Untuk Bella
39.


__ADS_3

39.


Andre berdiri tertegun di depan cermin, menatap wajah tampannya, mata biru pucat dan rambut coklat dari mommy Stella, serta wajah tampan nan rupawan dari daddy Alex memang sangat lah pas dan serasi, "aku memang tampan, tapi kenapa tuhan menciptakan sepasang wajah tampan seperti ku, kan jadi tidak limited edition." Gerutu Andre, kebiasaannya mengkoleksi barang limited edition sepertinya mulai membuat pikirannya agak tidak waras.


😂


Belum lagi jika ingat dulu ia harus bertengkar dengan saudara kembarnya, gara gara wajah mereka mirip, si gadungan dan si wajah pasaran, hahaha, Andre jadi tertawa geli mengingat pertemuan pertamanya dengan Kevin di sekolah.


Andre kembali menggosok rambut basahnya dengan handuk, sebelum menuju lemari kemeja, pandangannya menatap seperangkat pakaian kerja yang tergantung di tengah walk in closet, lagi lagi pria itu tersenyum, pasti istrinya yang siapkan, Bella bahkan sudah menyiapkan aksesoris nya, walau tak pernah menjadikan Bella sebagai kekasih, namun lebih dari lima belas tahun berteman baik, cukup membuat Bella tahu siapa Andre, apa saja yang disukainya, kebiasaan baik, kebiasaan buruk, tak ada yang bisa ia sembunyikan.


"Senangnya punya istri …" ujarnya dengan senandung lirih, entah lagu siapa yang ia tirukan, Andre hampir mengancing kemejanya ketika Bella datang dengan segelas air putih di tangannya.


Bella meletakkan gelas tersebut di meja kemudian menghampiri nya, "apa kamu suka pilihanku?" Tanya Bella mencoba menelisik apa yang diinginkan suaminya.


"Mulai sekarang aku akan memakai apa yang kamu siapkan." 


Bella mengangguk dengan senyum di wajahnya, "baiklah … anggap sebagai ganti, karena kamu sudah bersedia memasak untukku." 


Bella mendekat kemudian membantu Andre memasangkan kancing kemejanya, tentu saja Andre bersorak dalam hati, tak lupa ia mencuri curi pandang, mengintip sesuatu di balik gaun yang Bella kenakan, berharap agar bisa menyegarkan pandangan matanya, karena pagi ini Bella benar benar berpakaian sangat minim.


"Berhenti mengintip, atau aku akan mencongkel kedua matamu." Ancam Bella, ketika menyadari tubuhnya sedang diamati oleh suaminya.


"Hahahaha, ketahuan yah, tapi coba saja kamu berani mencongkel kedua mataku, maka aku akan menjadikanmu tongkat untuk membantuku berjalan seumur hidupmu." 


Bella jadi merinding membayangkannya, "makanya, itu mata dijaga, jangan jelalatan," 


Kini Bella mengancing manset kemeja, "kan aku melihat istriku, bukan mengintip istri tetangga, apa itu salah?" Sungut Andre.


"Salah sih nggak, hanya saja bukan saat yang tepat,"


"Padahal sudah suami istri, tinggal serumah, bahkan kita sudah saling melihat semua, kenapa aku masih dilarang ini dan itu, lagi pula wajar kan, kita masih pengantin baru, harusnya malah kita tidak bekerja di luar rumah, pekerjaan utama kita saat ini adalah di atas tempat tidur." Protes Andre, tak terima kesenangannya diganggu.


Bella terbelalak, "lagi?" Tanya nya sambil menelan ludah, bahkan mereka baru mengakhiri aktivitas ranjang tiga jam yang lalu.


Namun Andre tak peduli dengan keterkejutan istrinya, ia justru menikmati wajah panik tersebut. "Iya, itu juga tujuan utamaku membawamu ke tempat kerjaku, aku bisa langsung memangsamu kapanpun aku …" Andre menyadari Bella tengah menatap tajam ke arah nya 

__ADS_1


"Aaaahhh ternyata itu tujuanmu yang sesungguhnya." 


Andre hanya menyeringai.


"Kalau begitu, hari ini aku ingin di rumah saja."


"Yaaaa … kenapa?"


"Tubuhku masih pegal, aku harus istirahat, dan berkonsentrasi membuat desain baru, jika aku ikut denganmu ke tempat kerja, aku justru tak bisa membuat satu desain pun," gerutu Bella, ketika memasang jam tangan rolex favorit suaminya.


"Bukankah seminggu ini kamu tidak melakukan apa apa di rumah utama, kenapa tidak membuat desain? Apa saja yang kamu kerjakan di rumah?" Tanya Andre penasaran, karena selama seminggu di rumah utama, Bella membawa tablet nya kemana mana, tapi tak berhasil membuat satu desain pun, padahal Bima dan nona Betty sedang menunggu desain terbaru rancangan Bella.


Bella tersenyum tipis, kini ia mulai membuat simpul dasi, "aku hanya melihat Gadisya makan, dia selalu menemaniku, dan aku pun selalu menemani dan melihatnya makan, banyak sekali yang ia makan, pipinya jadi terlihat bulat dan menggemaskan." Kini Bella mengamati penampilan suaminya dari atas sampai bawah. "Karena itulah aku belum berhasil membuat satu desain pun."


Andre tertawa geli mendengarnya, "para wanita memang sulit dimengerti." 


Bella ikut tertawa mendengar gerutuan Andre.


Kini sentuhan akhir ia membantu Andre memakai jas kemudian mengancingnya, "perfect…" gumam nya.


Andre merentangkan tangannya, "kenapa diam saja? ayo kemari !!!" Perintahnya.


Begitupun Andre, "aku sangat menyayangimu, aku selalu berdoa agar secepatnya tuhan menghadirkan cinta diantara kita." Bisiknya di telinga Bella.


Bella mengangguk pelan.


Akhirnya drama memakai baju kerja pagi itu berakhir.


Usai Andre berangkat ke Twenty Five Hotel, kini Bella menatap ke sekeliling ruangan, "ternyata sendirian di rumah sepi juga yah?" Pikir Bella, namun ia tak ingin ambil pusing.


Kemudian menuju dapur dan mulai mencuci piring dan peralatan bekas sarapannya dan Andre.


Tadi usai sarapan Andre mengatakan bahwa hari ini akan ada orang yang datang  untuk membersihkan rumah, jadi Andre sudah melarang Bella melakukan pekerjaan rumah, namun Bella mengacuhkannya.


Ketika Bella sibuk dengan cucian piring, terdengar suara bel berbunyi, dan dua orang wanita berusia awal tiga puluhan menyapa Bella dengan ramah, ketika Bella membukakan pintu untuk keduanya.

__ADS_1


Mereka adalah dua orang asisten dari rumah utama, yang juga dipekerjakan untuk membersihkan rumah baru Andre dan Bella.


Karena Andre tak ingin repot repot mencari asisten untuk meringankan pekerjaan rumah, jadi dia memakai asisten dari rumah utama, untungnya mommy Stella mengizinkannya.


Dan lagi Andre tak suka dengan keberadaan orang asing yang mungkin akan merusak suasana romantis antara ia dan Bella. 


.


.


.


.


.


seperti biasa like👍 komen 📝vote 🥇kembang 💐dan kopi☕ seikhlasnya 🤗🤓


.


.


.


.


.


amunisi untuk othor semedi 🧘


.


.


.

__ADS_1


.


sarangeeeeee 💟❤️


__ADS_2