Andre Untuk Bella

Andre Untuk Bella
45.


__ADS_3

45.


Andre berjalan kembali menuju Villa yang ia tempati untuk menginap bersama istrinya.


Rasanya ingin sekali ia bergegas menjumpai Bella, padahal baru saja, ia dan Linda membicarakan Mely, tapi anehnya, ia justru semakin merindukan Bella.


Andre kembali mempercepat langkahnya, lagi lagi bibirnya bersenandung. 


Tanpa sadar wajah ceria dan ekspresi bahagia Andre, tengah diperhatikan oleh sepasang mata, dia hanya melihat dari kejauhan, seseorang yang sudah sangat lama tak menyapanya.


Mely tergugu, tatapannya tak bisa lepas dari sang mantan kekasih, setelah lama tak bertemu, entah kenapa ia tiba tiba merindu, dia pria yang dulu sangat memuja nya, menghadiahkan banyak cinta dan perhatian, tapi Mely yang serakah justru mencari kehangatan di pelukan pria lain, 'ah iya … setidaknya aku harus menyapanya, aku yakin dia pun tengah merindukanku, dia tak pernah bisa berlama lama jauh dariku,' pikir Mely.


(Hei kuyang … heterrs mu banyak di sini, jangan coba coba senggol mantanmu, bisa kena santet kau ☠️😤)


*


*


*


Andre tiba kembali di kamarnya, syukurlah tadi ia sempat membawa kunci cadangan, karena ternyata Istrinya tengah tertidur dengan tablet di pelukannya.


Tanpa berpikir panjang, Andre pun ikut bergabung, dipeluk ya erat erat tubuh yang kini menjadi penghangat ranjangnya, dihirupnya aroma alami yang kini mulai terasa candu baginya, ia tersenyum geli, siapa sangka gadis cantik berwajah campuran bule melayu ini, kini menjadi istrinya, betapa bersyukurnya Andre mendapatkan wanita baik seperti Bella.


Merasakan tubuhnya tengah di peluk erat, Bella pun membuka matanya, sayup sayup ia mendengar suara nafas naik turun dengan teratur, 'kapan dia datang?'. gumam Bella.


“Sejak beberapa menit yang lalu,” Andre berbisik di antara riak riak rambut Bella.


“kenapa tidak membangunkanku?”

__ADS_1


“kamu sendiri? katanya mau berenang? kenapa malah tertidur?” 


Bella berbalik, kini mereka berpandangan dengan jarak begitu dekat.


deg 


deg


deg


Tak perlu waktu lama bagi mereka untuk langsung menyatukan bibir, diiringi suara detak jantung yang saling bersahutan, serta hembusan angin yang menari membawa aroma sawah dan rerumputan, keduanya semakin terbuai dalam manisnya perasaan, membawa kembali debaran jantung yang kini berdetak kencang setelah mati suri beberapa waktu, Bella tengah menikmati manisnya sebuah penantian, sementara Andre tengah merasakan sebuah sensasi baru, sesuatu yang selama ini belum pernah ia rasakan pada wanita wanita yang dekat dengannya, ternyata pada Bella ia mendapatkan semua yang ia inginkan.


*


*


*


Sore hari yang cerah, usai berolahraga di atas tempat tidur, Andre dan Bella menanti detik detik matahari terbenam, yah akhirnya mereka berdua menikmati makan siang yang terpaksa ditunda, mau bagaimana lagi semalam sesuai perkiraan Andre, kevin dan Gadisya membuat nya tak bisa bermanja manja dengan Bella, karena setelah kekenyangan Gadisya justru tak ingin pulang, jadilah mereka berdua menginap, rasanya Andre ingin sekali mebangun rumah di antariksa, agar tak lagi terganggu dengan hadir nya Kevin, entah kenapa Kevin kini terlihat sangat menyebalkan dimatanya. 


Ketika menikmati makan siang, Keduanya sengaja duduk di tepi kolam, sementara kaki mereka bermain main dengan riak riak yang tercipta, sesekali Andre menyuapkan buah semangka ke mulut Bella, kemudian dengan sengaja ia melahap bibir yang tengah sibuk mengunyah semangka tersebut, tentu saja semua itu ia lakukan karena sensasi memakan buah semangka jadi terasa berbeda, walau beberapa kali Bella memprotes ulah nya, tapi Andre tak peduli, ia terus menerus melakukannya hingga buah semangka di piring tak lagi tersisa.


(ada yang mau coba, cara makan semangka ala anak sultan?🙈)


Hingga acara berenang tak lagi berjalan sebagaimana mestinya, karena kedua nya sibuk bermesraan di tepi kolam, bahkan hingga di dalam dinginnya air kolam, adegan tersebut tak juga terhenti, justru jadi semakin panas, karena kedua tangan Andre semakin tak bisa dihentikan.


Riuh canda tawa, dan pekikan manja terdengar menyakiti telinga seseorang, Mely yang semula ingin datang dan menyapa sang mantan kekasih, justru melihat adegan mesra sepasang pengantin baru tersebut.  


Beberapa saat yang lalu, Mely mengetuk pintu tapi tak mendapatkan jawaban, ia pun berjalan ke samping Villa, barangkali Andre tengah berada di belakang, benar saja, Andre memang ada di belakang Villa, tengah menikmati makan siang, rupanya Andre tak sendiri, ada wanita yang kini tengah bermesraan dengan nya, ‘dulu ia bahkan tak mau menyentuhku, tapi lihatlah, betapa munafiknya ia kini, pria yang katanya menjunjung tinggi kesucian sebuah hubungan, kini terlihat bersama seorang wanita di dalam Villa,’ Mely yang mengintip dari balik celah celah pagar kayu, hanya bisa mengepalkan tangannya, kemudian ia berlalu pergi, berusaha memikirkan cara licik agar tambang uangnya kembali ke pelukannya.   

__ADS_1


Readers : Mely berharap balik sama Andre?


Mely : iya, kenapa?


Readers : ngimpi … bangun woooiiii, ambil tuh pacar kardus mu.


🤪🤣


.


.


.


.


.


seperti biasa like 👍komen 📝vote🥇 kembang💐 dan kopi☕ seikhlasnya🧘


.


.


.


.


.

__ADS_1


sarangeeeeee  ❤️💟❤️💟


__ADS_2