Andre Untuk Bella

Andre Untuk Bella
41.


__ADS_3

41.


Pucuk dicinta ulam pun tiba, lelaki itu menghentikan motor sport nya tepat di depan Emira, ia memakai jaket kulit berwarna hitam, bahkan helm dan motor pun berwarna senada, di pergelangan tangannya ada beberapa gelang yang entah kenapa menurut Emira, motifnya menyeramkan, wajah tampan Arjuna menatap Emira yang tengah menantinya dengan tidak sabaran.


Jika orang orang melihat Arjuna itu anak bandel dan nakal, Emira melihat Arjuna sebagai lelaki baik, karena sejauh ini, Arjuna tak pernah berkata kasar atau bahkan malu berdekatan dengan Emira yang penampilannya membuat sakit mata siapapun yang melihat.


"Aku susah bilang, jangan lagi menungguku, kamu bisa habis di hajar Voni dan Ranti, jika terus terusan begini." Begitulah sapaan Juna setiap pagi, namun itu terdengar merdu di telinga Emira, sebuah perhatian yang hangat, ujar nya suatu kali. 


"Ti … ti … tidak kak, itu tak akan pernah terjadi, ini sebagai ucapan terima kasih ku." Emira menyodorkan sepotong roti dan sekotak fresh milk yang tadi ia beli di minimarket.


"Aku cuma membantumu membawa motor ke bengkel, bukan menyelamatkan dunia, kenapa kamu sampai sebegini peduli pada ku." 


Emira hanya tersenyum, mendengar ocehan Arjuna. 'bukan hanya itu kak, tapi kamu tak pernah mengejekku, atau ikut ikutan membully seperti yang lain, yah walau kamu kerap memanggilku culun, tapi tak masalah selama kamu tak jahil dan jahat seperti yang lain.' Emira bermonolog.


"Aku cuma berandalan nakal yang suka berkelahi, bahkan mungkin tak memiliki masa depan, sementara kamu, pastilah gadis baik baik, kamu pintar dan berprestasi di sekolah," Arjuna menatap Emira, "yah?… aku mohon menjauh lah dariku, supaya nama baikmu tidak rusak, hanya karena berteman denganku." Arjuna bangkit menuju motornya, "mulai besok aku tak akan kemari lagi, jadi jangan menungguku."


Emira menatap pancaran ketulusan dari mata Arjuna, ia semakin yakin bahwa Arjuna tidaklah nakal seperti kata orang orang, dibalik sikapnya yang kasar, Arjuna memiliki sisi kelembutan, yang mungkin hanya Emira yang bisa merasakannya.


Sementara dari seberang jalan, sepasang mata biru tengah mengawasi Emira, dengan tangan terkepal, dalam pandangannya, Emira terlihat sedang tidak baik baik saja, berhubung ia tak bisa menyeberang secara langsung, ia lebih memilih menanyakan langsung pada Emira, ketika nanti mereka bertemu.


Andre kembali melajukan mobil nya, melanjutkan perjalanan nya ke tempat kerja, rasanya baru kali ini ia merasa sungguh berat untuk pergi ke tempat kerja, tentu saja penyebabnya hanya satu, ia meninggalkan istrinya sendirian di rumah.


Andre mend3sah muram, membayangkan Bella kesepian di rumah, dan dirinya kesepian di kantor.


"Kenapa juga dia menolak," 


"Harusnya dia mengiyakan saja, ketika aku mengajaknya ke Twenty Five Hotel," 


"Kan kalau tiba tiba ingin bisa langsung membuka salah satu kamar," 


🤧😂🙈

__ADS_1


Andre terus bermonolog.


Sepertinya pikiran Andre sedang ngawur, karena di kepalanya mulai terbayang adegan ehem ehem bersama sang istri, Andre sendiri jadi tertawa geli ketika mengingatnya.


"Haruskah aku kembali pulang?"


"Tapi hari ini ada rapat penting." 


"Oh tuhan, apa yang terjadi denganku?" 


"Apa secepat ini aku merasa tak ingin jauh dari istriku?"


"Hahahaha ... Padahal kami bahkan belum genap sebulan menikah."


(Lagi anget angetnya 👻)


Plak 


Sang penebar pesona ini, bahkan tak menyadari sedang dalam masa tak bisa berjauhan dari istrinya, bahkan gurat wajah sendu Istrinya yang baru mulai bisa tertawa itu mulai membuat Andre jatuh cinta tanpa ia menyadarinya.


*


*


*


Brak !!!


Linda Huang menggebrak meja kerjanya, urat urat di wajahnya bahkan sampai menyembul ke permukaan kulitnya.


Brad Orion, pria yang selama ini menjadi satu satunya dalam hidup, kini berani bermain main dengan wanita lain, terlebih wanita itu adalah rekan seprofesi nya sendiri.

__ADS_1


Ken, sang asisten hanya diam menunduk melihat kondisi sang atasan, yang juga teman nya tersebut, Ken bukanlah tipe pria yang suka ikut campur urusan rumah tangga orang lain, ia justru sangat berhati hati, manakala suatu ketika ia mulai mengendus ada ketidakberesan dalam diri Brad yang berimbas pada adanya penyelewengan dana yang tidak sedikit. 


Dan kini, tak butuh waktu lama untuk menemukan jawaban pertanyaan tersebut, yakni perselingkuhan Brad dan Mely, wanita yang menurut Ken tidak lebih cantik dari Linda, setidaknya Linda wanita terhormat, glamornya dunia model tak membuat Linda lupa diri dan lupa kodratnya sebagai seorang istri dan ibu.


"Awasi terus mereka, terutama lagi perketat pengawasan terhadap uang perusahaan." Perintah Linda pada Ken. "Buat Brad kesulitan menggunakan uang perusahaan, aku ingin lihat, berapa lama j4l4ng itu bertahan di sisi Brad yang miskin."  Linda tersenyum licik.


Linda bersumpah akan membuat Brad menjadi pria miskin dihadapan selingkuhannya, lalu kemudian membuangnya seperti barang tak berharga, karena bagi Linda, perselingkuhan sungguh tak bisa di maafkan.


.


.


.


.


.


.


selamat menyambut senin gaes 🥰🥰


.


.


.


.


.

__ADS_1


sarangeeee 💟❤️


__ADS_2