Andre Untuk Bella

Andre Untuk Bella
71.


__ADS_3

71.


"Sudah kamu pastikan?" 


"Sudah tuan, anda tenang saja, saya yakin sekali, bahkan turut memeriksa sendiri perhiasan yang akan launching, seri 'kebahagiaan' dan 'kerinduan' tidak akan di launching malam ini." 


"Bagus jadi kita bisa curi start besok pagi." Laki laki itu tertawa Smirk.


Jeani mengakhiri panggilannya, walau ia melubangi sendiri kapal tempatnya bernaung, tapi sejujurnya Jewelry Star memberinya gaji lebih dari cukup, tapi sifat aslinya mulai oleng ketika ada yang menawarkan nominal yang lebih menggiurkan.


Bahkan hampir sepuluh tahun bergabung dengan Jewelry Star, tak membuat ia berbelas kasih, justru dengan tega nya ia mengkhianati perusahaan yang telah sekian lama memberinya mata pencaharian, jika beberapa tahun yang lalu, hanya Bella yang ia tikung demi bisa naik jabatan, maka kali berikutnya ia mengkhianati perusahaan, tak hanya sekali dua kali, tapi sudah lebih dari lima kali, tentu saja hal itu membuat keuntungan perusahaan merosot drastis, karena desain eksklusif mereka dicuri oleh pihak yang ingin keuntungan secara instan.


Belakangan isu pergantian kepemilikan Jewelry Star, mulai digaungkan, tentu saja ini adalah ulah Bima, ia sengaja menyebar berita tersebut, agar menarik rasa penasaran Jeani Kim, rupanya isu tersebut dengan mudahnya menarik perhatian Jeani, hingga ia pun mulai ikut menyibukkan diri di antara para karyawan dan staf yang akan terjun langsung, biar bagaimanapun ia harus memberi kesan baik di pertemuan pertama mereka nanti. 


Dengan gaya angkuhnya, Jeani Kim berkeliling backstage sekedar berpura pura sibuk mengurus segala sesuatu, karena ia pun harus menampakkan kesan baik pada pemilik baru Jewelry Star, yang kabarnya malam ini akan hadir secara khusus, dan desas desus yang beredar pemilik barunya adalah Tuan Geraldy, sang pemilik Jewelry Star, Jeani sendiri belum pernah bertemu dengan tuan Geraldy.


Sayang nya satu satunya orang yang dipercaya oleh tuan Geraldy saat ini hanyalah miss Betty, dan sejak dulu Jeani memang tak pernah menyukai miss Betty, ketika miss Betty memutuskan resign, Jeani sangat bahagia, namun kebahagiaannya tak berlangsung lama, karena tak lama kemudian miss Betty kembali Lagi ke Jewelry Star sebagai Direktur yang dipercaya oleh pemilik baru Jewelry Star.   


Dan saat ini miss Betty bahkan sedang berdiskusi dengan EO yang menangani acara kali ini.


*


*


*


Pukul enam sore para tamu undangan sudah mulai berdatangan, Bella sangat gugup dan berdebar, ini adalah kali pertama dirinya sebagai CEO, memimpin  peluncuran perdana produk baru Jewelry Star, yang lebih mendebarkan lagi adalah, ia melakukan nya di balik layar, karena kecuali Bima dan miss Betty, seisi Jewelry Star tidak mengetahui bahwa dirinyalah pemilik baru yang sedang hangat menjadi perbincangan.


Walau Suaminya sudah menggenggam erat kedua tangannya, tapi tetap saja tangannya terasa dingin.


"Santai, rileks saja, aku di belakangmu." Andre memotivasi sang istri.


"Iya aku tahu, tapi ini bukan sesuatu yang bisa ku kendalikan." Jawab Bella.


Sesaat lagi acara dimulai.


Musik mulai melengking keras, dan cahaya lampu mulai menyorot panggung, sementara di kursi penonton mulai gelap, hingga tak terlihat apapun.


Kru keamanan bersiaga penuh, karena yang akan dipamerkan kali ini barang asli, bukan duplikat seperti yang sudah sudah, Bella mempertaruhkan semuanya demi kesuksesan acara malam ini dan demi kebangkitan kembali, perusahaan yang sejak lama menjadi impiannya, tentu support dan dukungan penuh dari sang suami, membuatnya semakin yakin untuk melangkah maju.


Satu persatu para model berjalan elok diatas Catwalk, lekuk leher dan tangan mereka bergerak gemulai, menampilkan berbagai macam model perhiasan terbaru, mata para penonton yang mengagumi perhiasan dan barang mewah seolah semakin dimanjakan, dengan kilau warna warni yang memancar dari perhiasan yang kini menempel di tubuh para model.


Tepuk tangan riuh menggema di setiap sudut ruangan tersebut, tubuh Bella bergetar hebat, ia sungguh tak sabar menanti puncak acara yang sesaat lagi akan berlangsung.


Whitney, sang pembawa acara malam ini muncul dari belakang panggung acara.


Wanita cantik itu nampak tersenyum ramah di hadapan para tamu undangan.

__ADS_1


"Selamat malam semuanya …" sapanya kala membuka acara. "Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah bersedia menghadiri acara peluncuran produk terbaru Jewelry star …" 


Suara tepuk tangan menggema, dan lampu sorot kini bergerak tak beraturan.


"Berikut ini adalah produk spesial kami, dua seri yang menjadi andalan, mari kita sambut …" 


Linda Huang berjalan perlahan, berlian hitam yang kini menghiasi leher, telinga, dan pergelangan tangannya, nampak memukau, warnanya terlihat gagah tapi juga elegan dan cantik pada saat yang bersamaan, wajah Linda pun tampak berseri seri,  usai berita perceraiannya, ini adalah kali pertama Linda menampakkan wajahnya di depan publik, dan wajahnya terlihat sangat bahagia.


Usai Linda berjalan dengan anggun mengelilingi catwalk, kali ini di layar lebar menampilkan seri berikutnya, linda Huang tengah mengenakan satu set perhiasan berikutnya, kali ini berlian colourless, begitu menawan dan mewah, berkilau memantulkan banyak warna ketika berada dibawah sorot lampu.


Tak ayal lagi kedua seri tersebut, memukau para tamu undangan.


Kembali tepuk tangan dan suara suara kekaguman menggema membangkitkan sejuta rasa bahagia bagi perancangnya.


"Wow …” Whitney hanya mampu mengucapkan kalimat tersebut, karena nyatanya, rancangan Bella lagi lagi menjadi bintang, mampu memukau banyak mata. "Ini sangat indah nona Linda, saya bahkan tak mampu berkata kata." Ucap Whitney penuh kagum.


Linda tersenyum, "kalau begitu … tolong panggil desainer nya, saya tak sabar ingin berkenalan, dengan si pemilik tangan ajaib, yang mampu memukau banyak mata malam ini." 


“Baiklah, saya sendiri pun tak sabar ingin memperkenalkan Seseorang yang spesial, seseorang yang mendesain perhiasan indah ini, sekaligus wanita di balik terselenggaranya acara malam ini, mari kita sambut CEO baru Jewelry Star, nona Belinda Roger Smith …" 


Dan tepuk tangan kembali menggema, suasana riuh terutama dari rekan rekan seprofesi Bella di Jewelry Star.


Andre berdiri terlebih dahulu, kemudian mengulurkan tangannya, Bella menyambut uluran tangan tersebut, dan sesaat sebelum Bella menaiki Catwalk, Andre mengecup tangan istri nya, "proud of you my dear …" ucapnya.


"Love you," balas Bella.


Keduanya saling melempar senyuman.


Bella berjalan anggun menuju panggung acara, ia disambut hangat oleh Whitney dan Linda Huang.


Linda mengalungkan rangkaian bunga ke leher Bella.


"Sungguh sebuah kejutan, rupanya desainer karya indah ini adalah, sang CEO Jewelry Star," 


Linda dan seluruh penonton bertepuk tangan.


Bella menundukkan tubuh nya, pertanda ucapan hormat dan terima kasih pada seluruh undangan.


"Boleh saya tahu, kedua desain ini terinspirasi dari mana?"  Tanya Whitney.


Bella tersenyum bahagia, pandangannya terpaku pada pria yang sejak tadi menatapnya penuh kagum, serta mendukungnya tanpa ragu, "terima kasih nona Whitney, inspirasi seseorang bisa datang dari mana saja, tapi bagi saya sendiri, satu satunya inspirasi kedua karya ini adalah, suami saya …" 


"Huuuu …" Whitney dan Linda bersorak, pun juga riuh penonton, membuat wajah Bella tersipu malu. "Apa suami anda juga hadir malam ini?" 


"Tentu, boleh saya panggil."


"Silahkan …" Whitney mempersilahkan Bella memanggil suaminya, terus terang ia pun penasaran dengan pria tersebut.

__ADS_1


"Anda mendengarnya, tuan Geraldy dimanakah anda…?" Bella berseru.


Dari barisan penonton, seorang pria tampan berdiri, ia tampak merapikan jas nya sebelum berjalan menghampiri sang istri, aura tampannya membius banyak mata kaum hawa, termasuk sang mantan yang kebetulan juga hadir malam ini, namun ia bersembunyi agar tak sampai berpapasan dengan orang yang tidak diinginkan.


Setelah sampai di panggung, Andre bersalaman dengan Whitney dan Linda, kemudian tanpa ragu melabuhkan kecupan lembut di bibir sang istri, sorak sorai kembali membahana, namun Andre tak menghiraukan nya, kini ia bahagia, karena semakin banyak orang yang mengetahui berita Pernikahan nya.


Tiba tiba, seorang wanita berjalan di tengah catwalk dengan gaya angkuhnya, wanita itu tampak marah, “ini plagiat …” teriak Jeani Kim.


Namun hal itu tak berlangsung lama, karena detik berikutnya, para petugas keamanan yang sudah bersiaga sejak awal acara dimulai, kini berbondong bondong ikut menaiki catwalk.


“Nona Jeani Kim, anda kami tangkap atas tuduhan plagiarisme,” seorang petugas dengan lantang, menjelaskan maksud dan tujuannya.


“Apa maksud anda, seharusnya saya yang mengajukan gugatan plagiarisme tersebut, mereka sudah mencuri desain milik Colour Fantasy, yang akan diluncurkan besok.”


Karena diburu emosi dan kepanikan, tanpa sadar Jeani Kim, membuka kedoknya sendiri.


“Jika baru diluncurkan besok, itu artinya Colour Fantasy yang meniru Jewelry Star,” petugas keamanan tersebut tidak lagi mengindahkan celotehan Jeani Kim.


“Silahkan ikuti kami, dan anda boleh menjelaskan semuanya di kantor polisi.” 


Segera sesudahnya, lengan Jeani Kim di borgol, dan ia dibawa beberapa petugas meninggalkan catwalk.


.


.


.


.


.


.


mohon maaf, othor baru bisa up jam segini, hari ini sungguh luar biasa 🧘


.


.


.


.


.


sarangeeeeee 💟❤️

__ADS_1


__ADS_2