
43.
Pukul tujuh malam, mobil mewah Andre memasuki halaman rumahnya, ia disambut oleh dua orang security yang berjaga di gerbang rumahnya.
"Selamat malam tuan,"
"Hmm … apa hari ini nyonya keluar rumah?"
Tanya Andre.
"Tidak tuan, sepanjang hari nyonya di rumah," pak Joko melaporkan.
"Tamu?"
"Oh iya, hari ini Nyonya besar dan nona muda datang berkunjung."
Andre mengangguk, kemudian berjalan menuju pintu, tak sabar menghampiri sang kekasih yang kini telah bertahta di hatinya, senyum dan senandung terdengar lirih dari bibirnya.
"Sudaaahh kujelajahi isi bumi … hanya … untuk dapat hidup bersamamuuu …"
(Lagu siapa hayooo 🤭, duh ketahuan lagi kalo othor ABG tahun 90 an)
Matanya semakin berbinar dan bibirnya tersenyum senang, manakala melihat sang istri tengah menunggunya di ruang tengah, dengan tablet di tangannya.
"Kebiasaan buruk, kalau sudah menggambar, tak melihat situasi sekitar."
Andre berjalan mengendap, karena ternyata Bella belum menyadari kehadirannya.
Andre langsung menuju kamar dan membersihkan diri, barulah nanti ia mengejutkan sang istri.
Usai mandi dan berganti kaos dan celana santai ia kembali berjalan mengendap, lalu duduk di sisi Bella.
"Aaaaa …" jerit Bella sambil berjingkat, ketika Andre tiba tiba mencium pipinya.
"Kenapa? Ada Yang sakit? Ada yang luka?" Tanya Andre tak kalah terkejut, usai mendengar teriakan Bella.
(Dasar pria modus, pura pura kaget, padahal dia sendiri biang kerok nya 😂)
Plak!!!
Bella memukul pundak suaminya, sambil mengatur nafasnya yang memburu tidak teratur. "Kapan datang? Kok tiba tiba sudah mandi?"
"Lima belas menit yang lalu, kamu tidak lihat aku melewati pintu depan?"
Bella menggeleng polos, "Aku sedang sibuk jadi tak memperhatikan sekitar," Aku Bella.
"Iya aku tahu, itu kebiasaan burukmu."
Bella hanya menyeringai.
"Kemarilah," Andre menepuk pangkuannya.
Bella tahu, suaminya pasti sedang modus meminta belaian, namun Bella dengan senang hati menuruti keinginan suaminya, ia meletakkan tablet di meja, kemudian berpindah duduk di pangkuan Andre.
Andre langsung memeluknya dengan posesif, seakan akan sungguh takut jika Bella meninggalkan nya, "seharian ini, aku merindukanmu, aku nyaris gila rasanya karena sepanjang rapat siang tadi, aku tak bisa berkonsentrasi." Bisiknya ketika menghirup aroma wangi dari leher Bella.
Seketika Bella merinding, namun ia menikmati perlakuan manis yang diberikan suaminya.
Bella pun melingkarkan lengannya ke leher Andre, dan mulai Mengusap rambut coklat yang tengah berada di bawah dagunya, "eh … sudah makan malam?" Tanya Bella.
"Belum, karena itulah sekarang aku ingin memangsamu." Jawab Andre dengan suara parau.
"Iiiihhh … aku serius tanya, kok malah yang lain yang dibicarakan."
"Lah aku juga serius jawabnya," gerutu Andre, "lalu dimana salahku?"
"Disitu, di kata katamu, disitulah letak kesalahanmu."
__ADS_1
Andre tersenyum, ia tak peduli dengan omelan kecil istrinya, sudah biasa baginya mendengar omelan Bella.
"Tadi mommy kemari, dan sebelum pulang, beliau memasak dulu untuk kita." Bella bercerita, sementara Andre masih sibuk men****um area favorit nya.
"Baiklah ayo kita makan dulu," Dengan berat hati Andre menghentikan aktivitasnya.
Tapi sebelum sempat keduanya beranjak, bel pintu berbunyi.
"Siapa lagi yang bertamu malam malam begini? Mengganggu saja."
Gerutu Andre, namun ia tetap berjalan menuju pintu, diikuti Bella yang juga penasaran.
"Surprise!!!" Teriak kedua tamu tersebut begitu Andre membukakan pintu.
"Kunjungan tetangga…" ucap Gadisya.
Bella terkejut, "tetangga?" Tanya nya pada sang suami.
Andre menatap jengah pada kedua tamunya tersebut, lebih tepat nya ia menganggap keduanya sebagai pengganggu, perasaannya mengatakan, malam ini ia tak akan bisa bermanja-manja dengan Bella.
"Oh … aku belum mengatakan nya padamu, rumah di sebelah kita, adalah rumah mereka, karena itulah, di taman belakang ada pintu penghubung."
Bella mengangguk mendengar penjelasan Andre.
"Mau apa kalian malam malam begini?"
"Gadisya merindukan istrimu, dia ingin makan malam ditemani Bella," Kevin menjawab pertanyaan Andre.
Andre sungguh bingung, mana ada ngidam seperti itu, tapi ia juga tak tega pada ketiga keponakannya yang masih berada dalam kandungan tersebut. "Baiklah ayo masuk, kebetulan kami baru akan mulai makan malam."
Dengan wajah berbinar Gadisya masuk, dan langsung menggandeng lengan Bella dengan posesif, meninggalkan suami mereka yang cemberut karena cemburu dan merasa diabaikan.
(🤭🤭😂😂 Sekarang mereka terlihat seperti saudara kembar sungguhan, dengan sifat yang sama sama posesif)
*
*
*
Kini mereka menikmati kudapan ringan di ruang tamu, Gadisya bahkan masih memeluk dan mengunyah potato snack, sementara di belakang nya Kevin membiarkan sang istri bersandar, Kevin sungguh bahagia, walaupun kadang ia masih mual di pagi hari, setidaknya istrinya tak kesulitan makan, agar anak anaknya tetap sehat dan tidak kekurangan nutrisi.
"And, terima kasih sudah mengijinkan aku meminjam istrimu untuk menemaniku makan malam," ucap Gadisya dengan mulut penuh dengan makanan.
"Hei … habiskan dulu makanannya, kamu bisa tersedak jika seperti ini," protes Kevin pada Gadisya.
Gadisaya hanya tersenyum, kemudian mengangguk tanda meng iya kan.
Sementara Bella menatap mereka dengan tatapan bahagia, ia ingat dulu Gadisya bahkan sempat depresi, karena kepergian Kevin, kini melihat pasangan tersebut bahagia, tentulah ia juga ikut bahagia.
Andre hanya mengangguk, dengan senyum canggung, "asal jangan sering sering," gerutu Andre yang hanya didengar oleh Bella.
Hingga cubitan kecil pun mampir di pinggangnya.
"Ish …" Andre meringis, "jangan sekarang masih ada Kevin dan istrinya, tunggu sampai mereka pulang." Bisik Andre di telinga Bella, tentu maksudnya untuk menggoda sang istri.
Bella langsung melotot ke arah nya, sementara Andre hanya menyeringai.
"Apa tak masalah kalau kami sering datang?" Tanya Gadisya.
"Tak masalah, datang saja kapanpun kalian ingin datang, sekalian kami titip rumah."
Perkataan Andre seketika mengundang tanya.
"Memangnya, kalian mau ke mana?" Tanya Kevin.
"Ke Bali," jawab Andre santai.
__ADS_1
Sontak Bella pun menatap keheranan kearahnya. "Kita bahkan belum sepakat untuk itu." Protes Bella.
"Iya, aku tahu, tapi kita dapat undangan untuk acara peresmian Huang Resort, milik keluarga Linda Huang, kamu tahu kan?"
"Tentu saja, siapa yang tidak kenal dengan model cantik sekelas Linda Huang." Jawab Bella.
"Yaaaa … kalau aku merindukan istrimu bagaimana dong?" Keluh Gadisya
"Kan ada aku, sela Kevin, kamu bahkan ku izinkan memelukku semalaman." Bisik Kevin.
Gadisya ingin marah, tapi ia juga menikmati kebucinan sang suami 😁
(Kan jadi sama sama modus 🙈)
.
.
.
.
.
.
Ada apa dengan Linda Huang sampai sampai mengundang rival bisnis keluarga Huang.
.
.
.
.
Apakan masih ada kaitannya dengan rencananya membuat Brad Orion jatuh miskin?
.
.
.
.
Atau memang hanya murni acara pembukaan Huang Resort?
.
.
.
.
Bau bau nya akan mulai ada saling cemburu💃💃
.
.
.
.
Sarangeeeeee 💟❤️💟❤️
__ADS_1