
74.
Andre dan Bella tiba di kediaman keluarga Geraldy dua puluh menit kemudian.
Pasangan ini pernah sukses membuat seisi keluarga Geraldy terkejut dengan pernikahan dadakan mereka, tapi setelah semua mengetahui apa alasan sebenarnya, hanya rasa syukur dan doa yang bisa mereka berikan sebagai hadiah, berharap agar mereka hidup bahagia selamanya.
Wajah mereka bahagia ketika melewati pintu utama, namun tak berlangsung lama, karena tengah terjadi kepanikan di sana.
"Kalian datang?" Sapa Kevin, wajahnya tampak tak bersahabat.
"Hei kamu kenapa?" Tanya Andre.
Menyadari ada yang tidak beres, Bella segera berjalan cepat menuju sumber masalah.
Dengan dibantu nanny Gadisya tengah panik menenangkan ketiga anak anak nya, Luna terlihat histeris, sementara Daniel dan Darren pun tak mau kalah, kedua kembar laki laki itu tampak menangis meminta perhatian mama nya, padahal mereka tengah ditenangkan oleh nanny mereka masing masing.
"Ada apa Sya?" Tanya Bella.
Gadisya nampak bernafas lega ketika melihat kedatangan Bella.
"Syukurlah kamu datang," ujarnya hampir menangis, kentara sekali jika semalam ia kurang tidur.
"Berikan Luna padaku," pinta Bella berinisiatif memberikan bantuan.
"Daniel dan Darren sedang batuk pilek, jadi aku menjauhkan Luna dari mereka, tapi lihatlah mereka juga sepertinya tak ingin jauh dariku." Jawab Gadisya.
Bella segera mengambil alih Luna, diusap dan di timangnya bayi mungil tersebut, "lalu nanny nya Luna ada di mana?"
"Itulah, nanny nya Luna juga sedang batuk, jadi aku melarang nya mendekati Luna," Jawab Gadisya, kini dengan cekatan tanpa takut, Gadisya mendekap Daniel dan Darren, kedua bayi itu seketika diam, hanya sesekali mereka sesenggukan. "Kemarin pagi mereka baik baik saja, selepas mommy dan papi bertolak ke Singapura, mereka mulai gelisah, dan sering menangis, ku pikir mereka merindukan oma dan opa nya, ternyata tengah malam baru kami sadar, bahwa mereka sedang batuk pilek."
"Sya … mobil sudah siap, ayo ke rumah sakit." Ujar Kevin yang baru muncul dari balik pintu.
"Tapi Luna bagaimana bang? Dia tidak mau jika tidak bersama nanny nya,"
"Tenang kita punya dua nanny cadangan." Jawab Kevin asal bunyi.
__ADS_1
Bella pun tak paham, begitu juga Andre yang sejak tadi berdiri di belakang Kevin.
"Maksud abang apa?" Tanya Gadisya heran.
Kevin tersenyum, kemudian menatap Andre dan Bella secara bergantian. "Mereka yang akan jadi nanny sementara."
Dua orang yang ditunjuk Kevin langsung gelagapan, tapi itu tak berlangsung lama, karena sesudahnya, mereka bahkan tak menyadari, bahwa Kevin dan Gadisya sudah meninggalkan rumah.
Bella menatap suaminya, "bagaimana ini? Aku belum berpengalaman dengan bayi." Ujar Bella, yang masih menimang Luna dalam pelukannya.
Andre pun hanya menggeleng kan kepalanya, "entahlah … aku juga belum pernah merawat bayi seorang diri, dulu ketika Emira masih bayi, aku sering membantu mommy, tapi itu sudah lama sekali, dan aku sudah lupa apa saja yang harus dilakukan untuk menenangkan bayi …"
Bella semakin panik, "lalu bagaimana?" Tanya nya.
Menyadari kepanikan Bella, Andre tersenyum mencoba menenangkan, "kan Kevin hanya ke dokter, nanti sore pasti sudah di rumah lagi," Andre berbisik, ketika membawa Bella ke pelukannya, "ayo kita bawa Luna ke kamar kita."
"Nyonya, biar kami saja yang menjaga nona kecil," ujar salah nanny nya Daniel, ia merasa tak enak karena melihat nyonya mudanya yang menjaga Luna.
Tapi Andre melambaikan tangannya, tanda menolak, "tak apa, biar kami saja, kalian istirahat saja dulu, siapa tahu setelah ini, kalian yang harus begadang menjaga Luna atau Daniel dan Darren."
Andre dan Bella mengangguk pelan, takut Luna kembali terbangun, karena gadis kecil itu sudah mulai terlelap.
"Eh tunggu, kamu tidak ke kerja,"
"Ada om Dimas, aku akan meminta Sherin mengantar ke rumah, jika ada berkas penting yang harus ku tanda tangani." Jawab Andre ringan tanpa beban. "Ini kesempatan emas bagi kita, mari belajar menjadi orang tua, agar tuhan semakin percaya, bahwa kita berdua sudah layak menjadi orang tua."
Keduanya saling tatap, bahkan Bella sudah berkaca kaca menahan rasa haru nya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
usai hilling sejenak, hari ini othor akan jadi robin hood di dunia nyata, apdet lagi nanti malam yah 🤗
.
.
.
.
.
.
hari senin nih gaeees, jangan lupa yang berkenan memberikan vote dan sajen seikhlasnya, othor sangat berterima kasih.
.
.
.
.
.
.
sarangeeeeee 💜💙
__ADS_1