
86.
Setelah mendapatkan apa yang sedang diinginkan sang istri, tentunya dengan cara tidak wajar 🤪, Andre kembali menjalankan mobil kembali ke rumah, hanya butuh 20 menit untuk tiba di rumah, karena lalu lintas tidak padat seperti sore tadi.
Mobil berhenti sempurna di garasi rumah nya, rupanya mommy Stella dan daddy Alex sedang duduk berdua di kursi teras menikmati semilir angin malam, keduanya saling menempel dan berpegangan tangan, masih merasa muda seperti ketika mereka bertemu kembali enam belas tahun silam.
Sementara Andre sedang memapah Bella yang masih mengantuk, tapi menolak digendong.
"Kenapa malam sekali pulangnya?" Tanya mommy Stella khawatir.
"Iya mom, tadi kami kencan dulu," kelakar Andre.
Bella hanya mengangguk, kemudian ikut duduk di kursi teras di depan kedua mertuanya.
"Tunggu sebentar yah, aku ambil manggisnya?"
Bella mengangguk.
Daddy Alex dan Mommy Stella saling tatap heran.
"Manggis? Ada apa dengan manggis?" Tanya daddy Alex.
"Aku sedang ingin manggis dad," jawab Bella menyeringai, sejujurnya ia malu mengakui, kalau dirinya belum pernah makan buah manggis.
Stella tersenyum paham, menantunya sedang ngidam rupanya. "Oh iya apa ada kabar bahagia untuk kami?" Tanya mommy Stella tak sabar.
"Kabar bahagia?" Tanya Bella tak paham, maklum ia baru bangun tidur.
"Iya sayang, dokter bilang apa tentang janin kalian?"
"Kembar dua mom …" jawab Andre bersemangat.
Daddy Alex dan mommy Stella kembali saling tatap, mereka terkejut sekaligus bahagia, karena sebentar lagi, akan ada anggota baru yang meramaikan keluarga Geraldy.
__ADS_1
"Daddy tidak menyangka, keluarga Geraldy, akan bertambah sebanyak ini," jawab daddy Alex haru, pasalnya ia adalah anak laki laki satu satunya, ternyata kini dari dua anak laki laki nya ia mendapatkan cucu kembar yang pasti akan lucu dan menggemaskan. "Sayang, haruskah kita buat rumah baru?"
"Untuk apa kak?" Tanya mommy Stella.
"Tentu saja untuk cucu cucu kita, 'Geraldy Kingdom', sepertinya akan unik jika itu dijadikan nama untuk rumah baru cucu cucu kita." Jawaban tuan sultan pemilik banyak hotel itu tak sedikitpun membuat mommy Stella heran.
🤪 #Tanda tanda hilal novel baru lagi, semoga 🤗
Andre hanya tersenyum, melihat daddy Alex yang terus tersenyum seraya membayangkan hari hari indah ditemani lima cucu, sementara tangannya sibuk mengupas manggis agar bisa dinikmati sang istri.
"Ini …" Andre menyodorkan manggis yang sudah ia kupas.
Bella menerima manggis tersebut dengan pandangan berbinar, kulit buah nya yang berwarna ungu, serta buah nya berwarna putih, bahkan mencium aromanya saja membuat air liurnya tiba tiba terbit.
"Ayo dimakan, kenapa diam saja?"
'kamu tak perlu tahu betapa besar perjuanganku mendapatkan sekilo manggis ini.' gumam Andre dalam hati.
😁
Sementara tiga orang yang ada di sekitar Bella, hanya mengulum senyum melihat sang calon mommy baru tersebut.
Bella mulai menggigit ujung buah manggis, sensasi asam manis segar seketika menyeruak ke seluruh rongga mulut nya.
"Gimana? Suka?"
Bella mengangguk, "ini enak sekali, sepertinya lebih nikmat jika dimakan ketika mual di pagi hari." Lanjutnya.
"Ini makanlah lagi," Andre menyodorkan manggis kedua yang ia kupas untuk sang istri.
Tapi di luar dugaan, Bella menggeleng, "aku kenyang." Jawab Bella ringan tanpa beban.
Sementara Andre, sudah merasa ingin berteriak keras, memuntahkan amarah dan rasa kesalnya.
__ADS_1
"Kenapa tidak mau?" Gerutu Andre dengan nada kesal.
"Bukan tidak mau sayang, aku akan memakannya besok lagi." Jawab Bella, ia jadi merasa bersalah pada suaminya.
Walau Bella mengatakan akan memakan manggis nya esok hari, tapi entah kenapa mood nya juga tiba tiba memburuk.
"Apa kamu tahu betapa susah aku mendapatkan manggis manggis ini?" Imbuh Andre.
Kemudian meluncur lah kisah tak wajar yang harus ia alami demi mendapatkan manggis untuk istrinya, tanpa diduga, Bella, daddy Alex dan mommy Stella tertawa keras, usai mendengar ceritanya.
"Maaf sayang, aku tahu kalau perjuanganmu begitu besar demi mendapatkan manggis ini." Ucap Bella sambil mengusap cairan bening di sudut matanya, usai menertawakan nasib suaminya.
Andre yang sedang kesal pun masuk ke rumah begitu saja, membuat Bella serba salah, ia jadi merasa tak nyaman karena ada daddy Alex dan mommy Stella yang memperhatikan perdebatan kecil mereka, Bella buru buru membereskan manggis yang berserakan di meja.
"Mom dad, aku masuk dulu yah." Pamit Bella kikuk.
"Iya … istirahat lah, ini sudah malam."
"Selamat malam mom dad."
"Selamat malam sayang," balas Stella.
Setelah Bella menghilang di balik pintu kamar nya.
"Aku lupa, kapan terakhir kali kita mendrama seperti mereka." Kekeh Alex geli, ia seperti melihat bayangan dirinya kala masih muda.
"Sepertinya ketika Tragedi gaun 100 jutanya Dimas …" jawab Stella, karena baginya hanya itu kejadian manis yang ia ingat.
"Hahaha … benarkah? Seingatku ada lagi yang lain," jawab Alex.
😂#coba tanya othor bos … siapa tahu othor ingat.
up lagi nanti siang atau sore yah 🧘
__ADS_1
sarangeeeeee 💛❤️