Andre Untuk Bella

Andre Untuk Bella
55.


__ADS_3

55.


Andre kembali menghampiri Bella, wajah cantik Istrinya itu semakin pucat, dan kini ia hanya terpejam, menahan rasa sakitnya.


"Sherin, apa pesawat nya sudah siap?" Tanya Andre ketika menghubungi Sherin, sementara tangan kirinya menggenggam erat tangan Bella.


"Sudah bos, pesawat sedang dalam perjalanan," 


"Bagus, kamu juga bersiaplah kembali ke Jakarta, mungkin aku akan memerlukan banyak bantuanmu, karena Bima sedang di Singapura."


"Baik bos," 


Andre mengakhiri panggilannya.


"Maaf … aku pasti merepotkan mu, seharusnya berikan saja obat pereda nyeri padaku, aku akan segera membaik sesudahnya." Ucap Bella sangat pelan, nyaris tak terdengar.


Tentu saja hal itu membuat Andre kesal, karena meminum pereda nyeri bukanlah solusi, jika setiap bulan sakitnya akan selalu berulang, tapi ia tak tega memuntahkan marahnya, karena melihat Bella yang tengah kesakitan.


"Jangan bicara begitu, jika terjadi apa apa padamu, aku tak tahu apa yang harus ku katakan pada daddy Brandon dan mommy Felicia, sementara mereka sudah menyerahkan tanggung jawab atas dirimu padaku, jadi apapun yang terjadi, aku akan menjaga dan menyayangimu seumur hidupku, termasuk akan melakukan apa saja, untuk menyembuhkan mu, dan aku harap kamu juga tak lupa, keluarga ku bahkan memiliki rumah sakit terbaik, jadi aku aku pastikan kamu juga mendapat perawatan terbaik." 


Tanpa ia sadari, Setitik air mata kembali meluncur dari kelopak mata Andre kala ia mengucapkan kalimatnya, ia tak menyangka sudah sebesar ini lah cinta yang ia rasakan pada istrinya, kenapa baru sekarang ia menyadari semuanya, setelah sang waktu berlalu begitu saja, dan juga setelah begitu banyak pertengkaran yang harus mereka lalui, kini hanya sesal yang tersisa, kenapa tak sejak dulu ia merasakan cinta sebesar ini pada Bella.


"Hei, Kenapa menangis, ini tak seperti Andre yang kukenal," bisik Bella, wajah mereka berdekatan, karena Andre berlutut, agar wajahnya bisa sejajar dengan wajah Bella, "jika begini, aku merasa seperti menikah dengan Kevin." Gurau Bella.


Andre kembali menangis bahkan kini ia sesenggukan, "maafkan aku, karena sudah menyia nyiakan keberadaan mu, bahkan mengabaikan mu, sekarang baru kusadari, jika aku sangat mencintaimu," 


😭😭 


#(kalian pasti sudah hafal dengan tanda di atas, ketika menulis bahkan beberapa kali merevisi paragraf di atas, othor cengeng kalian ini menangis gaes) 


Meluncur sudah kalimat sakti tersebut, kalimat yang semula ia rencanakan akan disampaikan di tempat romantis, bahkan dengan hadiah spesial yang sudah Andre siapkan, rasanya Andre ingin marah pada keadaan, kenapa kisah cintanya tak kalah tragis dengan Kevin, menikah menggantikan pria lain yang meninggal karena kecelakaan, dan kini bahkan ia menyatakan cinta di Instalasi gawat darurat sebuah rumah sakit, oh sungguh tak pernah terbayangkan dalam kamus seorang Andre Geraldy, sang penebar pesona.


"Jadi kamu harus sembuh, berjanjilah … "


Bella hanya bisa mengangguk dan menangis haru, di tengah rasa sakitnya kini, akhirnya ia bisa mendengar kalimat sakti yang sekian lama ia nantikan, senangkah Bella? Tentu saja, rasanya kecurigaan dan rasa sakit yang sejak beberapa hari ini menyiksanya, musnah menguap begitu saja, berganti dengan bunga bunga bahagia.


*


*


*


Mobil Kevin baru saja memasuki tempat parkir, ketika ponselnya berdering, "iya And?" 

__ADS_1


Rupanya adik kembarnya yang menelepon.


"Apa? … Bukannya kalian sedang bulan madu?" 


"Baiklah, aku kembali lagi ke rumah sakit, iyaaa aku mengerti." 


Kevin kembali memundurkan mobilnya, ketika melewati teras, ia melihat Gadisya sedang menunggunya di depan pintu utama, Kevin berhenti kemudian berlari menghampiri Istrinya. "Menunggu ku?" Tanya nya, ketika memeluk wanita yang kini sedang mengandung anak anak nya.


"Mau kemana lagi, kan baru saja datang?" Tanya Gadisya cemberut.


"Kembali ke rumah sakit, ada keadaan darurat, nanti aku ceritakan, gak papa yah?" 


Walau cemberut, Gadisya tetap mengangguk, mau bagaimana lagi, sejak awal ia memilih profesi sebagai dokter, dan ternyata tuhan pun menghadirkan seorang dokter untuk menjadi pendamping hidupnya, jadi jika sekarang kondisi mengharuskan nya seperti ini, yah Gadisya harus bisa menerima, harus siap kapanpun ada panggilan.


Kevin melambaikan tangannya, ketika ia kembali melajukan mobil, Kevin bukannya tak ingin bercerita pada Gadisya tentang Apa yang sedang terjadi, hanya saja, ia khawatir, karena Gadisya pasti akan memaksa ikut ke rumah sakit, jika tahu Bella lah yang sedang mengalami kondisi darurat, dalam perjalanan, Kevin menghubungi Emergency room, dan bagian Ginekologi, agar segera bersiap menyambut pasien VVIP.


*


*


*


Seperti biasa, Staf rumah sakit yang menangani pasien VVIP sudah bersiaga menyambut kedatangan pasien, Kevin bahkan sudah menanti kedatangan Andre dan Bella di helipad.


Beberapa perawat, sudah siap sedia dengan brankar, yang akan memudahkan mereka membawa pasien ke ruang pemeriksaan.


Dokter Amelia, salah satu rekan Gadisya dan juga dokter yang kini juga mengawasi kehamilan Gadisya, yang diminta Kevin untuk menangani Bella.


Bella segera dibawa ke ruang pemeriksaan, untuk mengetahui ada yang kini dialaminya, sepanjang perjalanan, Andre terus menggenggam tangannya, bahkan menunggu dengan gelisah di depan ruang pemeriksaan, lebih gelisah dan sangat menderita karena rasa penasaran yang membumbung tinggi,  seperti seorang suami yang tengah menantikan kelahiran anak nya.


CUT !!! 


😁😁😁


.


.


.


.


Mulai masuk ke penyesuaian judul yah, Andre memang diciptakan untuk Bella, mendampingi, menyayangi, dan mencintai, apapun yang terjadi pada mereka nantinya, Andre adalah kekuatan terbesar bagi Bella untuk terus bertahan.

__ADS_1


.


.


.


.


Gak akan menyakitkan kok ujiannya, hanya perlu sedikit sabar menghadapi dan menjalani.


.


.


.


.


.


Jadi reader juga harus bersabar untuk menanti eps berikutnya yah … tenang aja, othor gak akan up di jam kunti seperti permintaan kalian.


.


.


.


.


Dan lagi lagi tak bosan othor meminta keikhlasan kalian untuk meninggalkan tanda cinta, like komen vote kembang dan kopi agar othor tetap semangad menulis 🤓📝


.


.


.


.


.


Sarangeeeeee 💟❤️

__ADS_1


__ADS_2