
Happy Reading !!
▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Acara makan malam perayaan anniversary pernikahan Ken dan Rara di adakan di salah satu restoran bintang lima di Jakarta
Ken yang sudah jauh-jauh hari mempersiapkannya membooking satu restoran tersebut untuk para keluarga dan teman dekat
Kedua belah keluarga juga sahabat-sahabat Ken dan Rara sudah mulai berdatangan, termasuk keluarga kecil Bayu dan Dinda
"Mami ... " panggil Raisa berhambur memeluk Dinda yang baru datang
"Hai cantik .. Apa kabar?
Ya ampun anak Mami makin cantik aja" ucap Dinda melepaskan pelukannya lalu menyentuh pipi Raisa
"Ah Mami bisa aja, Raisa baik kok" jawabnya
Tak beda dengan Raisa yang bermanja dengan Dinda, Kalila putri bungsu Dinda pun terlihat bermanja dengan Rara
mereka seperti kedua ibu yang sedang bertukar putri
Usai menyapa dan saling bercengkrama dengan Bayu dan Dinda, Raisa memilih memisahkan diri bersama Kalila ke tempat lain
"Hai Sa .. " sapa Kama menghampiri Raisa
Matanya tampak terpesona melihat gadis itu sangat cantik mengenakan gaun selutut berwarna biru muda dengan hiasan wajah naturalnya
"Hai Kak Kama .. " jawab Raisa dengan senyum manisnya
"Cantik banget sih malam ini" puji nya
"Makasih loh, tapi cantiknya cuma malam ini aja?
Berarti kemaren-kemaren Raisa jelek dong" goda Raisa
"Eh .. eh .. enggak kok. Tiap hari juga cantik" ucap Kama gelagapan
Kama terlihat salah tingkah, membuat Raisa terkekeh kecil
"Bercanda kak, enggak usah salah tingkah gitu" ucap Raisa
Raisa memang hobby sekali menggoda Kama yang sering bersikap manis dan malu-malu di depannya
"Sa .. Kak Ravin sama Arka mana? Kok dari tadi gak keliatan?" tanya Kalila
Pandangannya terlihat melirik kesana kemari
"Kak Ravin lagi jemput Kak Nara, kalo Kak Arka gak tau deh kemana" jawab Raisa
Kalila tampak mengangguk-anggukan kepalanya lalu beralih menikmati minuman dan makanan ringan
Tak lama berselang, Arka datang menghampiri mereka bertiga
"Dek .. " panggil Arka
"Kakak , dari mana aja sih. Kok ngilang" ucap Raisa
"Kemana aja lo, baru keliatan" ujar Kama juga
"Dari kamar mandi" jawab Arka
"Kak Ravin belum dateng?"
Raisa menggelengkan kepalanya
"Belum" jawab nya
"Pacar Lo gak di bawa ke sini Ar?" tanya Kalila
Arka menggelengkan kepalanya sambil melirik ke arah Raisa sedang menajamkan matanya
"Kalo gue bawa entar ada yang ngomel-ngomel, noh .." sindir Arka
"Makanya bolehin aku juga punya pacar, jadikan aku gak gangguin" ujar Raisa
"Kalo Raisa di bolehin pacaran, gue daftar paling dulu deh buat jadi calon kandidat" sambar Kama
"Enak aja, jangan mimpi" ucap Arka yang mendapat cebikan bibir dari Raisa
Mereka berempat terus asik mengobrol hingga acara hendak di mulai
*******
Sebelum acara makan malam di mulai, Ken dan Rara mengucapkan terima kasih lebih dulu pada semua kerabat yang sudah datang dan mengucapkan selamat
Sebelum itu juga Raisa, Arka dan Ravin sepakat untuk mengadakan potong kue oleh kedua orang tuanya lebih dulu hanya sebagai simbolis
Raisa yang datang menghampiri Arka pun bertanya tentang keberadaan Ravin yang belum datang
padahal acara sebentar lagi akan di mulai
"Kak Rav mana sih Kak? Kok belum dateng juga?" tanya Raisa pada Arkana
"Bentar lagi dek, katanya udah di parkiran" jawab Arka
__ADS_1
Beberapa saat yang lalu ia baru saja menghubungi Ravin
Tak lama kemudian, Ravin pun baru muncul bersama Nara dan Jojo
"Maaf Tante Om, Nara sama Jojo telat" ucap Nara
Ia langsung mencium tangan keduanya
"Gak papa sayang, acara belum mulai kok" jawab Mama Rara mencium kedua pipi Nara
Gadis itu sudah Rara anggap seperti putrinya sendiri
"Iya Om Tante maaf ya" ucap Jojo juga
"Iya enggak papa Nara, Jo" ucap Papa Ken
Ravin pun ikut menghampiri kedua orang tuanya dan menjelaskan bahwa ban mobil mereka sempat bocor hingga datang terlambat
Mereka masih menunggu cake yang Raisa pesan tadi di bawa
"Permisi kak, kue nya mau di simpan di meja yang mana ya?" tanya seorang waiters wanita
Arka yang sedang sibuk dengan smartphone nya pun mendongkak, melihat ke arah waiters cantik yang sedang mendorong troly kue dua tingkat
bertuliskan happy anniversary kedua orang tuanya
"Di meja yang paling depan ya mbak" jawab Arka
matanya beberapa kali mengerjap kagum
menatap waiters cantik yang memiliki wajah blasteran itu
apalagi dengan riasan dan pakaiannya yang rapi dan formal
"Baik"
Waiters cantik itu pun langsung membawa troly cake yang ia dorong ke meja tempat Ken dan Rara
"Permisi, saya mau meletakan cake nya"
"Oh iya di sini, mbak" jawab Rara
Ravin, Nara dan Jojo yang sedang mengobrol dengan Ken dan Rara pun bergeser dari depan meja
Tapi, ketiga nya di buat terkejut saat melihat waiters yang meletakan cake di atas meja adalah orang yang mereka kenal
"Rachel .. " ucap Jojo
Merasa namanya terpanggil pun membuat si waiters menengok
Ravin dan Nara pun sama terkejutnya saat mengenali Rachel
Begitu pula Rachel tampak sedikit terkejut, tetapi ia tetap mengatur ekspresi wajahnya
Ia mengulas sedikit senyum terpaksa pada Jojo hanya sekedar sikap sopannya sebagai pelayan di sana
"Kamu kenal Jo?" tanya Mama Rara
"Eh, dia satu kampus sama kita Tan" jawab Jojo
"Wah satu kampus .. Kakak sama Nara juga kenal dong?" tanya Mama Rara lagi
Ravin menganggukan kepalanya
"Iya Ma .. " jawab Ravin
Sedangkan Nara hanya diam saja
"Jadi ini keluarga dia" batin Rachel
Mata Ravin yang melihat pada Rachel tidak senagaja bertabrakan dengan iris mata coklat milik Rachel yang juga melihat ke arahnya
"Maaf saya permisi dulu" ucap Rachel yang lebih dulu memutus pandangan keduanya
"Oh iya, terima kasih ya .. " ucap Mama Rara
Rachel menganggukan kepalanya lalu undur diri dari meja mereka sambil mendorong troly yang sudah kosong
"Yaudah ayo kita mulai acara nya" ucap Papa Ken
Yang di iyakan oleh semuanya
*******
Acara makan malam itu berlangsung lancar dan sangat meriah
Semua yang datang pun merasa sangat puas dengan segala jamuan acara yang di buat oleh Ken dan Rara
Mulai dari sambutan, tempat, hidangan, hingga pelayanan di sana
Ken dan Rara benar-benar milih semua yang terbaik dari restoran mewah itu
Acaranya juga lebih terasa intens dan kekeluargaan karena hanya di hadiri oleh keluarga, kerabat dan para sahabat dekat saja
"Nah sekarang ada sesuatu yang spesial nih yang mau di kasih sama Kakak, Arka dan Raisa nih buat Mama sama Papa" ucap Raisa
__ADS_1
Seusai acara potong kue dan makan malam, kini mereka semua sedang bersantai sambil menikmati dessert
Ken dan Rara saling menatap sambil tersenyum penuh tanya akan sesuatu yang hendak di berikan oleh putra putrinya itu
Ravin, Arka dan Raisa pun menghampiri kedua orang tua nya sambil membawa sebuah kotak hadiah di tangan Raisa
"Happy Anniversary, Mama Papa semoga selalu bahagia bersama selamanya. Kita sayang Mama Papa" ucap Raisa
"Happy anniversary Ma, Pa" ucap Ravin dan Arka
"Makasih sayang, Mama sama Papa juga sayang kalian" jawab Rara dan Ken
"Buka dong kadonya" ucap Arka
Keduanya pun langsung membuka kotak kado yang di berikan oleh Raisa
Saat melihat isinya, Ken dan Rara pun saling pandang sambil mengerutkan dahi
"Dua tiket hotel dan pesawat ke Maldives?" ucap Rara
"Iya itu tiket bulan madu ke dua .. katanya Raisa mau punya adik baru" ucap Ravin yang sontak membuat semua orang tertawa
"Emang pinter anak-anak Papa" tawa Papa Ken
"Kalian ini ya ada-ada aja" ucap Mama Rara malu
Selanjutnya yang lain pun saling memberikan kado pada pasangan Ken dan Rara
gelak tawa menghiasi acara tersebut
"Nar, aku ke toilet dulu ya" pamit Ravin pada Nara yang duduk di sampingnya
Nara yang sedang asik mengobrol pun menganggukan kepalanya
"Iya .. " jawabnya
Ravin langsung pergi meninggalkan meja mereka menuju toilet
Selesai buang air kecil, Ravin yang baru keluar toilet tidak sengaja berpapasan dengan Rachel yang juga baru keluar dari toilet wanita
Wanita itu kini sudah tidak mengenakan pakaian kerjanya lagi
Keduanya tidak sengaja bertabrakan
"Eh .. hai .. " sapa Ravin kikuk
sedangkan Rachel tidak menjawab sapaan nya, wajahnya masih saja terlihat datar saja
Ravin yang merasa kikuk pun hanya mampu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Elo kerja di sini?" tanya Ravin
Rachel hanya menganggukan kepalanya sesaat
Ravin dapat merasakan atmosfer yang benar-benar berbeda dekat wanita ini
"Makasih" ucap Rachel tiba-tiba
"Hah? Apa?"
"Makasih buat tadi siang" ucap Rachel
"Enggak masa... " belum sempat Ravin menjawab, sering ponsel dari saku jaket Rachel mengalihkan perhatian wanita itu
Usai menerima panggilan dari ponselnya, Rachel pergi hendak pergi dengan tergesa-gesa
"Mau kemana?" Ravin menahan pergelangan tangan Rachel saat wanita itu hendak pergi
Rachel menatap tajam dan tidak suka pada pergelangan tangannya yang di tahan Ravin
menyadari
ketidaksukaan wanita itu Ravin pun melepaskan cekalan nya
"Sorry .. " Ravin mengangkat kedua tangannya ke samping
"Gue minta tolong sama lo, mulai sekarang lebih baik elo enggak usah sok kenal apalagi ikut campur atau sok jadi pahlawan kesiangan.
Gue enggak perlu pertolongan lo dan gue enggak mau harus ngucapin terima kasih kedua kalinya sama orang lain" ucap Rachel dingin sambil berlalu dari sana
Ravin yang tertohok akan ucapan Rachel sampai mematung kehabisan kata-kata
Dirinya sampai tak habis pikir dengan apa yang ada di pikiran perempuan itu
"Wahh .. bener-bener gila .. !!" ucap Ravin
Kepalanya menggeleng tak percaya sambil masih menatap siluet Rachel yang semakin menghilang
.
Habis baca tolong Like ya semua!
Mari tinggalkan jejak 😊
Vote dan Coment ya juga
__ADS_1
See you next episode ❣️