Antara Cinta & Luka

Antara Cinta & Luka
Bab 23


__ADS_3

Baru sampai depan pintu saja ayah Maira sudah menelfon dan menanyakan keberadaan Maira saat ini. Ayah ingin mengenalkan Maira ke wanita yang jadi ibu sambung bagi Maira. jantung nya seketika berhenti berdetak saat ayahnya menyebutkan wanita yang menjadi ibunya tengah hamil muda dan ingin bertemu dengannya saat ini.


Maira langsung tak ingin pulang menemui ayah nya dan akan pergi sejauh mungkin dari ayahnya karena batinnya belum bisa menerima orang baru apalagi sudah hamil saat dirinya baru mengetahui kalo ayahnya sudah memiliki istri sebelumnya.


Maira ingin segera dinikahi oleh Joanna tanpa meminta restu dari ayahnya. Joanna langsung terkejut dan menampar wajah Maira yang sudah tak menghargai ayahnya. Maira sempat terpental ke ujung dinding karena tamparan yang kuat.seketika mata Joanna memerah dan Meninggalkan Maira seorang diri diluar.


Tak ingin melihat wajah Maira, Joanna memilih tidur dan mengundur waktu untuk membersihkan mobilnya, sementara Maira masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih bersih dan memakai selendang yang hanya menutupi tubuh bagian atas hingga lututnya saja.


Maira tak memiliki baju saat pergi ke sana, untung saja ada selendang di sana yang bisa digunakannya sebagai baju. kamar yang ada hanya satu membuat Maira harus tidur lagi disebelah Joanna yang sedang marah padanya. Maira berbaring di ujung kasur membelakangi Joanna yang juga menghadap arah samping.


"Kamu nggak mau makan Ra."

__ADS_1


"Nggak mas, nggak lapar."


"Makan lah dulu aku sudah pesan makanan untuk di bawa kesini."


"Aku nggak mau mas."


"Yasudah aku aja yang makan nanti."


"Maafin aku yah sayang, mana yang sakit sini aku obati."


"Nggak sakit lagi mas."

__ADS_1


"sini lihat aku sayang, maaf yah karena aku lagi emosi aku jadi lakuin itu sama kamu."


"Iya nggak apa apa mas."


"Sini dong menghadap ke arah aku sayang."


Joanna lalu menarik tubuh Maira ke arahnya dan tidur menyamping ke arah Maira dengan posisi tangan menahan kepala. Joanna memandangi tubuh dan wajah Maira dengan manja.Sesekali menautkan bibirnya ke Maira, saat Maira sudah mulai tenang dan tidak marah lagi Joanna langsung menyesatkan bibirnya ke bibir Maira sambil tangan nya berolahraga di salah satu gundukan Maira secara berganti.


setelah selesai di sana, tangan Joanna lalu pindah ke biji kecil di bawah sana yang tidak ditutupi oleh pakaian. pakaian dalam Maira yang kotor terpaksa dibuka Maira saat mandi tadi.Joanna membelai bagian demi bagian rambut halus di bawah sana, saat ingin naik Perut tiba tiba ada orang yang memanggilnya namanya, joana lalu keluar dan menambah waktu sewa rumah itu beberapa hari ke depan.


Joana lalu masuk dan membawa beberapa makanan untuk Maira dan dirinya. susu, roti, sup dan makanan lainnya terletak di atas meja kamar mereka. tak menghiraukan makanan itu Joanna lalu menutup pintu dan berjalan ke arah kasur mendorong tubuh Maira ke atas kasur saat Maira ingin berdiri mengarah ke makanan tersebut.

__ADS_1


Joanna lalu mendorong tubuh maira naik ke atas kasur kembali dan naik ke atas tubuh maira dengan posisi kaki maira sedikit ngangkang karena joanna berada di antaranya. bercanda gurau bak seorang pengantin baru mereka bercanda di atas ranjang dengan romantis.


__ADS_2