
Maira begitu terlelap dengan pules di pelukan Joanna. Joanna yang tidak berhenti memeluk Maira hingga pagi begitu terlihat tampan. posisi miring ke arah kanan dengan maira, maira membelakangi Joanna dengan menutupi wajah nya dengan rambut panjang nya.
"Kamu sudah bangun sayang."
"am..... sudah sayang."
"Masih sakit badannya sayang? "
"Sudah sayang sedikit agak pegal sayang."
"Yasudah yuk,Mau sarapan nasi goreng spesial?"
"Mau tapi gak tau rasanya."
"Yuk kebawa apa harus aku gendong lagi sayang."
"mm... mas joanna."
Maira lalu berjalan perlahan lahan menuju pintu yang langsung disambar Joanna yang balik dari kamar mandi. Joanna menyambar bibir Maira dengan cepat tanpa aba aba.
Joanna mendorong Maira ke atas ranjang dan tidur di sebelah Maira sambil meletakkan tangan di kepala Maira. Mereka tidur beberapa menit dan langsung di boyong ke Dapur oleh Joanna dengan menggendong Maira sambil tersenyum.
__ADS_1
Maira duduk sambil memotong wortel yang akan dimasak, sementara Joanna asyik mengaduk nasi dengan cabai dan kecap. Pagi itu begitu indah dengan ditemani Bunga bunga yang mekar dan wangi.
Ruangan dapur yang indah dengan taman yang cukup luas dan bersih menambah keindahan. Ruangan yang tersusun rapi dan bersih membuat mata nyaman dan tak bosan memandangi.
Maira lalu berdiri dan memeluk sang kekasih dari belakang yang sedang mengaduk nasi dengan bumbu nasi goreng. Maira terlihat sangat senang dan tidak berhenti tersenyum memandangi wajah Joanna yang tengah memasak sarapan untuk nya.
Disaat sedang asyik memasak Ayah nya Maira menelfon dan menanyakan keberadaan Maira yang diketahui sedang tidak ada di rumah. Maira lalu mengatakan bahwa dirinya sedang terjebak hujan di yang memaksanya untuk menginap di rumah teman barunya saat itu.
Ayah hanya menanyakan kabar dan menutup telfon sementara Joanna asyik membalas pelukan sang kekasih yang beranjak mengangkat telfon.
"Ayah bilang apa"
"Nggak ada cuma nanya aku dimana udah doank."
"Yah kami memang begini jarang ketemu jarang ngobrol aku hanya berteman sama Buk Ira yang sekarang lagi libur bersama kedua anaknya."
"Yang bukain pintu buat aku siapa? "
"Itu mbak Naim pembantu baru yang biasanya cuma suaminya yang kerja karena sekarang rumah lagi kosong makanya dia masuk dan bantu bantu lah buat buk ira juga."
"ham mang kamu nggak bisa masak?"
__ADS_1
"Bisa cuma nggak terlalu paham, lagian juga aku sekolah mana sempat buat bersih bersih."
" Hamm gitu yah."
Joanna lalu balik mengaduk nasi dan meletakan Nya di piring cukup besar. Joanna sengaja hanya menggunakan satu piring agar terlihat romantis sama Maira. Dengan hidangan sederhana pagi itu sudah membuat Maira sangat bahagia.
Joanna menyuapi maira secara bergantian hingga habis, susu yang dibuat dengan hangat diseduh berdua sambil mencicipi kue kue yang ada di meja. Joanna lalu pamit untuk mandi sambil menarik Maira ikut dengan nya ke atas dan menunggu Joanna hingga selesai mandi.
Joanna membuka lemari mengambil beberapa pakaian yang akan dikenakannya, membawa ke dalam kamar mandi seraya mengajak maira berbicara sambil membasahi badan nya dengan air.
" Kamu makan aja dulu sambil temani aku mandi."
"Kamu jangan lama lama mandinya sayang."
"Iyah sayang kita mau jalan jalan kemana? "
" ham kita duduk di rumah aku aja gimana? "
"ham boleh sayang."
Dengan jarak kejauhan Joanna mengajak maira berbicara dengan suara keras. Joanna memastikan maira nyaman di rumah nya itu serta nyaman dengan nya agar suasana jadi hangat seperti hatinya saat ini.
__ADS_1
Joanna keluar dengan memakai bokser di atas lutut tanpa memakai baju. joanna mengajak maira untuk mencuci motor terlebih dahulu ya agar nyaman untuk di bawa nanti.