Antara Cinta & Luka

Antara Cinta & Luka
Bab 6


__ADS_3

Aksi pembuka Awal


Joanna dengan perlahan membuka Kaki Maira dan sedikit demi sedikit memasukan kaki nya ke belahan paha Maira dengan sangat baik. Rudal yang sudah menegang menambah Kenikmatan tersebut.


Maira merasakan hentakan Keras di bawah sana, Cairan bening dibawanya sudah mulai memanas untuk keluar. Sementara Joanna masih sibuk dengan permainan di atas dengan kedua belah belahan Di atas yang padat berisi.


Maira sampai menarik alas kasur ke atas karena menahan perih nya cairan yang tertahan di dalam sana. Sesekali ******* Maira keluar dengan lembut, Joanna semakin bersemangat saat mendengar itu hingga dia menambah satu gerakan Aksi nya membuat Maira terlena tak berdaya.


Ah Jo....


Maira semakin mendesah saat Rudal Joanna menendang nendang Tubuh bagian bawah Maira. Joanna lalu membalikan tubuh Maira dan menarik agak sedikit ke atas hingga membentuk gaya jongkok. Joanna memasukkan rudal Junior nya ke bagian Bawah Maira dan menggesek dengan perlahan bagian bawah sana yang sudah Basah oleh Cairan panas tubuh Maira.


Joanna lalu naik ke tubuh Maira yang sedang nungging sambil mengajak Maira bercengkrama dengan nya. Joanna mencari celah agar Maira tenang dan tidak melakukan penolakan.sambil mengajak ngobrol, Joanna memainkan peran di atas dan dibawah sana dengan rudal nya.


Kedua belah tangan memijat lembut dua gundukan padat Maira dan rudal dibawah sana beraksi maju mundur dengan terarah. Sementara Alat berbicara Joanna sesekali menyentuh Leher Maira dengan lembut.


"Gimana sayang, enak? "


"Sedikit ngilu sayang."

__ADS_1


"Tahan yah."


Ah... Sayang.


Joanna memaksa masuk rudal ke cela tubuh bagian bawa Maira. Memasukan rudal gede nya kebagian cela antara ditengah tengah bagian luar Tubuh sensitif Maira. Maira sedikit kaget akibat hentakan tersebut.


hah.....


Suara nafas lega Joanna keluar saat itu, Joanna lalu melihat ke arah bawah sana yang memperlihatkan Bagian sensitif Maira sudah merah dan sedikit memar karena gesekan yang disebabkan oleh Joanna. permainan luar Sarang yang dilakukan Joanna membuat bagian sensitif Maira semakin Merona oleh memar merah yang diberikan sang kekasih.


" Maira gimana kita lakukan yang lebih sengit lagi apa kamu mau?"


"hamm Iyah."


"hamm iya."


"Kamu nungging di ujung kasur sana yang sayang."


Joanna lalu menggendong Maira ke ujung kasur dan lalu mengangkat kedua kaki Maira mengikat di pinggangnya. Joanna lalu naik ke atas tubuh Maira yang telentang. Joanna sengaja membuat Maira nyaman terlebih dahulu baru lah dia melakukan aksi terpanas yang dia ingin kan.

__ADS_1


Setelah bermain sekitar seperempat jam, Joanna mendorong pelan Rudal miliknya ke dalam Gua bantalan belakang milik Maira. Joanna sempat cemas saat Maira tak membuka matanya saat ujung rudal itu masuk.


"Kamu nggak kenapa kenapa kan sayang."


"Ah... sakit sayang."


"Tahan sedikit saja sayang dan kamu akan merasakan kenikmatan nya."


"Sakit."


"Nggak kok cuma sedikit bentar lagi juga enak."


"Ah.... "


"ham... "


"Lagi yah sayang." Rayu Joanna.


"Aku nggak kuat." Ucapan Maira.

__ADS_1


Joanna lalu melepas Rudal dari ikatan itu dan mengulang kembali Adegan manis yang membuat Maira nyaman. Joanna mulai bermain pada benjolan kecil dua di atas dengan jarinya yang berubah dengan Gigitan kecil yang membuat Maira berteriak sedikit genit.


Joanna semakin menambah permainan saat itu, Satu tangan nya sudah mendarat pada benjolan kecil dibawa sana memijit halus dan mulai memainkan peran dengan sangat mulus. Sementara bibirnya sudah sangat nyaman berada di salah satu gundukan tubuh Maira.


__ADS_2