Antara Cinta & Luka

Antara Cinta & Luka
Bab 59


__ADS_3

Pagi pagi Lila sudah tidak ada di rumah, Wira terpaksa mandi dan cari mencari baju sendiri. Sejak sebelum pernikahan Maira gerak geriknya memang mencurigakan. Naim sempat mendengar Lila menerima telfon dari orang yang seperti nya ada niat jahat kepada hubungan Joanna dan Maira.


Pagi itu Naim membangunkan suaminya untuk bergegas mengikuti Lila diam diam. Namun karena Sudah dibangunkan, akhirnya Naim bergerak sendiri menuju pintu luar rumah. Saat hendak menaiki motornya, Joanna datang dan menghampiri Naim sambil melambaikan tangan.


Naim lalu mendekat dan turun dari motornya lalu menarik tangan Joanna untuk membawa motor tersebut. Memasangkan helm yang berbeda dari yang ada di rumah tersebut. Naim yang memakai pakaian laki laki dan kaca mata hitam disertai Masker menunjukkan jalan yang akan mereka tuju.


Joanna tidak paham apa maksud dari perkataan Naim namun dia tidak sempat menanyakan itu karena Naim terus saja memaksa nya untuk fokus mengejar mobil yang ada di depannya. Saat mobil itu berhenti, Naim memegang tangan Joanna dan mengendap di balik pohon yang tidak jauh dari sana.


Dari sana terlihat jelas Lila dan Aluna bertemu sambil membawa Jiwa anaknya. Naim memegang tangan Joanna saat Joanna hendak menghampiri orang tersebut. Dengan wajah yang kesal Joanna mengikuti Gerak Naim dengan mengambil video dari percakapan mereka.


Naim mengirim langsung Video itu ke Maira sambil mengendap kembali lebih dekat ke sana. Naim menyuruh Joanna jadi umpan saat itu. Joanna datang dengan wajah santai melebarkan tangannya ke arah Jiwa yang berlari mengejar nya. Aluna saat itu ber ekting seakan Dia tidak ingin menyakiti Hati Maira namun itu tidak berlaku lagi bagi Joanna yang sudah tau kedoknya bersama Lila.


" Hey ibu mertua kenal juga yah sama Aluna, dan ini anak kami yah kan Luna."


" Oh nggak tante nih bukan anaknya Joanna."


" Oh kamu gak usah nutupin ya Luna jiwa aja manggil aku Dady dia anak aku dong."


" Hehe nggak tante Joanna bohong."


" Hey Aluna sayang, aku siap kok menikah kamu demi anak kita ini."


" Eh kamu jangan sembarangan kamu yah Joanna lalu akan kamu apakan anak gadis saya. "

__ADS_1


Joanna pun mendekat dan berbisik ke telinga Lila.


" Diam kau bedebah pelacur tak bermoral kau hanya pasang topeng untuk menghancurkan aku jadi teruskan drama mu."


Cuh....


Joanna lalu pergi meninggalkan Aluna dan Lila di sana. Membawa Jiwa masuk kedalam mobil yang berdiri di sana yang lain dan tidak bukan adalah mobil ayah mertuanya, membawa Jiwa pergi. Disaat ditengah jalan Jiwa sesak nafas dan harus mendapatkan penanganan khusus. Joanna langsung menelfon Aluna untuk segera ke rumah sakit.


Setelah mengantarkan Jiwa ke rumah sakit Joanna meninggalkan Jiwa sendirian di sana lalu pergi. Saat berada diluar Joanna bertemu Aluna dan Lila yang hendak masuk ke dalam, Aluna memegang Tangan Joanna untuk tetap berada di sana hingga Jiwa siuman. Joanna menolak dan melepas paksa genggaman tangan Aluna di tangannya.


Aluna menangis dan bersujud di kaki Joanna namun langsung di hentak oleh Joanna yang langsung jalan ke arah mobilnya. Joana juga melempar wajah marah ke arah Lila yang berdiri di samping Aluna. Joanna lupa suatu hal dan berbalik lagi ke belakang. Joanna merobek baju Lila di bagian dada yang membuat Lila malu dengan orang banyak.


Lila pun berlari mencari tempat aman agar tidak terlalu dilihat orang. Joanna menggenggam Bahu Aluna sangat keras sehingga Aluna tak berhenti menangis di depannya.


" Tutup mulut mu Joana."


" Heh justru kau yang harus tutup mulut atas Apa yang harusnya tidak diketahui orang lain."


" Dia anakmu."


" Dia bukan anak yang ku inginkan. Urusi dia jika kau mau jangan libatkan aku didalamnya."


Baby I love you...

__ADS_1


Ponsel Joanna berdering, Joanna langsung mengangkat telpon itu yang ternyata dari Istrinya yang sudah lama menunggu datang.


" Mas kamu dimana aku dah dari mau mandi nih."


" Oh iya sayang, aku segera pulang sayang tunggu yah jangan mandi dulu tunggu aku."


" Iyah mas iyah makanya cepat pulang."


" Iyah my queen. "


" Mas."


" Apa sayang."


" Aku mau jalan keluar mas."


" Iyah abis mandi kita jalan jalan yah sayang."


Joanna memanasi Aluna yang tak beranjak menatap nya dengan sinis. Joanna mematikan telfonnya dan mendekati Aluna sambil berbisik gila di telinga Aluna.


"Kau mau dibayar berapa lagi hah, agar Anakmu nambah satu hasil main gila terlarang mu. Wajah baikmu sangat membuatku lupa dengan akal picik mu yang sangat bagus."


Joanna bertepuk tangan dan melempar uang ke arah Aluna sambil berjalan menuju mobil yang dikendarai nya tadi. Saat sampai di dalam mobil, Joanna menelfon Naim dan menanyakan keberadaan Naim yang tak sengaja di tinggal di jalan tempat dirinya turun bersama Naim tadi. Joanna pun membelikan Naim makanan sehat untuk anaknya sambil membelikan juga untuk Maira yang juga sedang hamil.

__ADS_1


__ADS_2