
Tubuh yang masih dalam kungkungan Maira membuat adik joanna menegang dan ingin kembali lagi menjelajah. Joanna berusaha menahan karena tak semua yang dilakukan dengan Maira berhubungan dengan itu. Joanna mengalihkan pikirannya dengan mengajak Maira bercerita soal masa depan yang akan mereka jalani setelah menikah nanti.
Maira bicara buka bukaan dengan Joanna soal dirinya yang tak akan memaafkan Joanna jika Joanna selingkuh dibelakangnya. Joanna membalas dengan senyuman dan memeluk Maira yang sudah berada disampingnya. Joanna pindah saat Maira mulai buka cerita dengannya.
" Ra, seberapa besar cinta kamu untuk ku."
,
" Aku tak tahu seberapa cintanya Aku kepada kamu, tapi Yang harus kamu tau Mas Aku akan berusaha semampu ku untuk jadi orang yang selalu kau cintai."
"Jika Kamu gagal? "
"Tak ada kata gagal dalam suatu hubungan jika kedua belah pihak saling menghargai dan menjaga satu sama lain."
"Bagaimana Kamu yakin itu."
"Gak ada yang sempurna dalam dunia ini termasuk juga aku dan kamu, mungkin saja kadang aku lupa atau kamu yang sudah berubah sifat dari yang sebelumnya yang harus kamu tau tampa harus menyakitiku."
"Jika kamu yang berubah? "
"Apa gunanya kita saling memberi dan mengingatkan apa salahnya kamu bilang semua yang membuatmu Rasanya beda dan tidak seperti dulu lagi."
"Jika kamu tak Terima? "
"Banyak cara yang bisa digunakan, tak ada kesalahan yang tidak ada kata maaf, tidak ada perubahan yang disengaja dalam hubungan saling cinta. Katakan dan selesaikan semua perubahan itu jika memang kita masih saling melengkapi."
"Jika Aku khilaf di belakang kamu apa yang akan kamu lakukan."
" Kamu akan berubah sendiri tanpa harus Aku yang mulai."
" Maksudnya gimana? "
"Yah Aku sudah lakukan semuanya sudah kasih yang terbaik namun kamu masih bermain dibelakang Aku itu resiko kamu bukan Aku, Pergilah jika Dia lebih membuatmu bahagia, Apa gunanya bersama jika salah satunya tak lagi ada rasa cinta."
" Apa tak ada kesempatan untuk Aku untuk kembali bisa memperbaiki semuanya bersamamu Ra,Kamu tau aku adalah laki laki. yang lemah."
__ADS_1
"Tapi kamu bisa berubah Mas, jika memang kamu berniat untuk tak saling menyakiti dengan Aku."
Joanna lalu mencium kening Maira sambil memeluk Maira yang masih tidur disampingnya. Sambil mendengarkan Maira bercerita, Joanna mengelus kepala Maira dengar lembut dan sesekali mengecup kening Maira dengan penuh kasih sayang.
Mereka becanda gurau di atas ranjang hingga tengah malam tiba. Joanna yang harusnya mencuci mobil jadi lupa dan mengulur waktu hingga pagi. Sambil berpegangan tangan Joanna menanyakan hal yang membuat Maira ingin pergi dari rumah dan menikah tanpa sepengetahuan Ayahnya.
" Coba kamu jujur Sama Aku Ra, kenapa tiba tiba kamu ingin pergi dari Rumah dan menikah dengan Aku sedangkan kita belom mendapatkan restu dari Ayahmu."
"Aku tidak mau punya ibu tiri Mas, apalagi Dia sedang mengandung saat ini."
"Apa salahnya jika Ayah memiliki pasangan baru Ra, Dia butuh teman untuk tidur Dia butuh olahraga juga Ra. Kamu nggak bisa egois soal ini kamu juga harus tau ibumu sudah meninggal dan nggak mungkin Ayahmu masih setia hingga saat ini."
"Dengan menikah dengan wanita yang sudah hamil."
"Kita kan nggak tau perjalanan Ayahmu, bisa jadi mereka sudah menikah sebelumnya dan baru sekarang bisa memiliki anak dan mungkin saja Ayahmu baru mencintai nya dengan tulus."
"Nggak mungkin bercinta tanpa ada rasa Mas."
"Mungkin saja bagi kami kaum laki laki Ra, kamu butuh itu kami jadikan itu kebutuhan dan dengan itu kami merasa bahagia dan sempurna."
"Apa serendah itu kami dimata kalian yang menilai wanita dengan fisik dan tempat pelepas nafsu."
"Apa kamu masih ingin bermain di sana di saat ada Aku sudah ada di depan mu."
"Aku tak lagi mau bermain dengan mereka disaat aku sudah memiliki perempuan yang cantik dan sangat Aku cintai."
"Apa kamu mencintaiku dengan hasrat mu? "
"jika tidak mengapa aku memainkan Alatku saat aku bersamamu, Tak mungkin seseorang mencintai pasangannya tanpa hasrat. Orang yang tidak d cintai nya saja dia nafsu apalagi kamu Ra, orang yang Aku sayang jika memungkinkan mungkin Aku sudah bongkar Mesin di bawah sana dengan mudah."
"Apa kamu pernah melakukan kesalahan dan menghamili wanita itu mas."
"Jika aku jawab Aku pernah apa yang akan kamu lakukan."
"Aku akan bertahan dan menerima semua masa lalu kamu mas dengan satu syarat kamu harus terbuka semuanya dengan Aku tanpa terkecuali."
__ADS_1
"Sini aku buka sayang kamu mau lihat? "
"Ih mas bukan itu. "
"Lah terus apa dong sayang."
"Semuanya sayang masa lalu kamu ceritain ke aku sayang. Aku nggak akan mau menerima masa lalu kamu disaat kita sudah menikah besok. Bisa saja disaat kita sedang bahagia Dia datang untuk menghancurkan hubungan kita sayang."
"Aku akan bercerita disaat waktu yang tepat sayang.Sekarang kamu tidur karena besok kita akan pergi ke rumah Ayahmu untuk meminta izin menikah."
"Aku nggak bisa mas, Aku nggak mau."
"Hey Ra, kamu jangan egois Ayah tidak bersalah."
"Beri Aku waktu hingga aku bisa menerima semuanya."
"Dan kita akan tinggal satu atap tanpa status?"
"Yah beberapa hari ini juga kita sudah tinggal satu atap kan mas."
"Yasudah kita urus surat berhenti sekolah besok kamu tinggal minta tolong sama Naim untuk mengambil kan berkas milikmu dan kita tinggal berikan kepada guru besok."
"Apa tidak sulit berurusan dengan guru di sana mas? "
"Nggak sayang, Aku sudah menelfon guru sehari setelah kita libur."
"ham."
"Kita nggak harus sekolah di sana kita bisa buka usaha berdua dengan modal dan usaha yang sudah berjalan hingga saat ini. "
"auh ah mas sakit."
Joanna memasukan Jari tengah nya ke dalam sana saat Maira menggantikan posisi tidur menghadap ke arahnya.Dengan sentuhan lembut sejak tadi maira sudah menikmatinya dan membuat tubuh bagian bawah sana becek dan baunya wangi.
Mendesah dan merangkul joanna dengan lembut dengan mulut yang menghembus wajah joanna ke arah atas. Joanna menikmati semuanya tanpa terkecuali dengan manis. Joanna lalu beranjak duduk dan duduk di tepi jendela sambil menatap bintang yang kian beranjak pergi.
__ADS_1
Maira mendekati Joanna dan memeluk nya dari belakang. Maira tak henti hentinya mengecup kepala Joanna yang wangi dan bikin candu. Rasa sayang dan cintanya semakin bertambah seiring berjalanya waktu. Maira ingin menceritakan masalahnya dengan mantan kekasih nya yang mungkin saja membuatnya trauma saat itu terjadi kembali pada Joanna.
Maira tak mau mengulang luka yang pernah dialaminya dengan Mantannya dulu, makanya maira dengan mudah memberikan tubuhnya ke Joanna agar Joanna mencintainya dengan tulus dan tidak pernah mengecewakan Maira seperti yang dilakukan mantan dulu.