Antara Cinta & Luka

Antara Cinta & Luka
Bab 62


__ADS_3

Mereka menghabisi Lila secara bergantian hingga mereka puas. Tanpa meninggalkan satu pun ruang kosong yang tersisa. Saat giliran Bisma, Lila bangun dan mabuk tiba tiba, Lila mabuk karena Bisma langsung menutup mulut Lila dan memasukan Cairan alkoholnya ke dalam mulut Lila. Lila tiba tiba mabuk dan menikmati serangan manja dari Bisma.


Belaian demi belaian dan manjaan dibalas dengan sempurna oleh lila yang berada di depan Bisma yang menikmati hasrat dalam kungkungannya. Lila malahan mendesah lebih indah ketimbang bersama Wira. Disaat Bisma ingin pergi, Lila menarik kerah baju Bisma mengulangi permainan kembali.


Bisma memanggil pasukannya sambil mengikuti gerakan lila menarik tubuh nya ke atas badan Lila. Bisma naik ke atas dan menggenggam kuat Gundukan Lila, sedangkan Rigo menerobos Sarang yang sudah lecet dan dua lainnya melihat terlebih dahulu hingga mendapatkan giliran.


Saat sedang berada di atas, Joanna datang dan mendobrak pintu tersebut dan bertepuk tangan. Lila yang ditemukan sudah terkulai lemas akhirnya ditinggalkan sendirian tanpa busana sehelai pun. Bisma dan pasukannya pergi bersama Joanna menikmati hari yang cerah itu. Mereka pergi ke cafe yang tidak jauh dari Rumah Maira.


Saat menuju Cafe, Joanna menelfon Maira untuk datang menyusul dirinya ke cafe tersebut. Maira bergegas dan berdandan untuk kesana, Saat hendak memanggil Lila, Dirinya menemukan Kamar Lila yang kosong dan ponsel yang tergeletak di lantai. Maira terus menerus Ayahnya dan mengatakan kalau Lila sudah tidak ada di rumah tersebut.


Wira segera pulang meninggalkan Naim dan Edward di rumah sakit. Saat hendak menuju lorong rumahnya, Wira menemukan Lila yang sedang turun dari mobil sekarang pria yang tidak dikenalnya. Wira berhenti dan menunggu Lila hingga Lila sedikit jauh dari tempat dia berhenti. Setelah sedikit jauh, Wira pun melakukan mobil nya dan memberikan tumpangan kepada Istrinya yang sedang berjalan sendiri.

__ADS_1


" Dari mana saja kamu hah, Maira menunggumu di rumah. "


" Iyah mas."


Wajah datar Wira membuat Lila takut atas apa yang dilakukan tadi bersama pria yang dulu sering bermain dengan dia. Lila tidak tau apa yang sudah terjadi namun saat ini dirinya merasakan ada aura aneh yang mendekati dirinya. Tidak lama setelah itu dia menerima pesan dari nomer baru yang langsung memblokir dirinya.


Nomer itu mengirim video panas nya bersama Bisma dikamar tadi. Lila langsung terkejut dan melempar ponselnya ke belakang. Wira berhenti mendadak karena hal itu membuat jantungnya berdebar. Tatapan sinis nya membuat Lila takut dan tertunduk ke arah bawah.


" Iyah mas."


" Dia anakmu jangan pernah kau sentuh sedikit pun."

__ADS_1


" Iyah mas."


" Dan jangan pernah hubungi aku saat aku diluar."


" Tapi mas."


" Diam."


Lila hanya diam dan memalingkan pandangannya ke arah Jendela. Tidak berapa lama kemudian Ponselnya berdering yang sengaja tidak diangkatnya karena Tau itu dari Maira anak tirinya. Wira lalu mengambil ponselnya dan mengangkat telfon Maira tersebut.


Setelah mengangkat telfon tersebut, Wira pun melempar ponsel itu kebelakang. Wira semakin kesal lagi disaat dirinya melihat sendiri kelakukan Lila kepada Maira yang tidak salah sama sekali. Malahan Maira sudah banyak berkorban untuk Lila mengenai perhatian Wira yang sudah jauh berubah. Namun Lila tidak paham dan malah merasa iri disaat Joanna memanjakan Maira lebih dari yang didapatkan dari Wira.

__ADS_1


__ADS_2