
Joanna membuka mata dan melihat ponsel yang ada di sampingnya, jam menunjukan pukul 9:30 pagi, Joanna telat membangunkan Maira. mereka rencananya mau ke suatu tempat tanpa ada Wira dan Lila. Joanna sengaja tidak mengajak Wira dan Lila agar Dirinya bisa menghabiskan waktu berdua sama Maira.
Saat membuka WhatsApp, Joanna melihat pesan dari Wira yang sudah dihapus Wira, Joanna lalu mengambil Ponsel Maira dan membuka whatsApp milik Maira. Wira mengirim alamat tempat dirinya berada. Joanna lalu membangunkan Maira sambil melilitkan handuk di pinggangnya.
Pertempuran yang panas semalam membuat tubuhnya lengket karena keringat yang mulai mengering. Joanna membangunkan Maira beberapa kali namun tak kunjung bangun, Joanna akhirnya menggendong Maira ke kamar mandi dan perlahan meletakan Maira ke lantai yang dingin.
__ADS_1
Membasahi wajah Maira dengan percikan air yang membuat Maira membuka matanya dengan perlahan. Maira duduk dan Maira meremas handuk Joanna seperti orang menahan sakit, Joanna lalu menatap Mata Maira menanyakan apa yang sedang terjadi. Maira menceritakan hal hebat yang dilakukan Joanna semalam saat Joanna mengobrak abrik miliknya.
Saat Maira ingin melanjutkan cerita, Joanna langsung mengunci mulut Maira dengan sentuhan hangat di bibirnya. Memainkan dengan lembut bibir ranum itu hingga Maira tak mampu menolaknya. Maira yang hanya memakai lingerie membuat Joanna tak mampu menahan hasratnya. Joanna dengan perlahan menarik tubuh Maira untuk berbaring dengan posisi baik. Naik dengan perlahan dengan bibir yang masih bertautan. Joanna membuka handuknya secara perlahan dan memasang posisi untuk perang.
Memainkan gundukan yang mulai besar itu dan bibir yang belom lepas bermain. Setelah beberapa menit bermain di atas sana, Joanna perlahan mendorong miliknya ke area milik Maira yang sudah didapatkan Dia semalam. Menggerakkan dengan perlahan ujung rudal yang cukup dan menahan mulut Maira yang hendak bersuara keras.
__ADS_1
Setelah semuanya terbenam, Joanna mendorong keluar masuk miliknya dengan sangat pelan karena tidak mau menyakiti Maira yang masih belom terbiasa dengan itu. Suara alami keluar dari bawa sana akibat sentuhan hangat yang mereka ciptakan. Setelah beberapa menit dengan gerakan lambat, Joanna lalu menambah gerakan di bawah sana yang membuat Maira semakin mendesah sangat keras dan nafasnya tersengal.
Maira meremas punggung Joanna gerakan yang diberikan Oleh Joanna kepadanya. Joanna memainkan salah gundukan maira dan tidak lupa meninggalkan bekas lagi di sana. Joanna berhenti sejenak melepaskan lelah tanpa mencabut rudal yang masih nyaman di dalam sana. Menikmati tubuh bagian atas dengan tangan dan bibirnya.
Suara lembut Maira semakin membuat Joanna bersemangat. Saat akan melanjutkan permainan,mulut mereka kembali bertautan. Joanna menghentak habis Rudal keluar masuk milik Maira yang masih sempit. Maira meremas kuat Punggung Joanna yang lebar dan menutupi wajahnya. Maira mendesah lebih keras dan berulang kali melakukan penolakan dengan menggerakkan badannya.
__ADS_1
Karena tak ingin berhenti ditengah jalan, Joanna menurunkan lengannya dan menahan tangan dan tubuh Maira untuk tidak bergerak lagi. Hanya Tubuh bagian bawah yang berguncang, Joanna melakukan peran dengan sangat mantap dan rapi. Joanna melanggar janjinya soal tak akan mengambilnya sebelum menikahi Maira, dengan tidur satu ranjang dan diperlihatkan body yang seksi membuat Joanna menahan lebih lama lagi dan merampasnya dari Maira.